My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
Menemani



Gio pun kembali kedalam mobil menghampiri merry, merry pun heran kenapa gio bisa mengikutinya


" kenapa kau kemari bukankah makannya belum selsai " tanya merry dengan ketus


" aku bungkus makanannya , kita makan dijalan saja " kata gio menyodorkan bungkusan yang berisi 2 kotak makanan merry pun menerimanya


" seharusnya kau makan disana,  kenapa dibungkus " celetuk merry


" kau ini terlalu banyak bicara " saut gio sembari menajamkan kedua alisnya.  Gio pun melajukan kembali mobilnya dengan kecepatan rendah,  sementara merry sedang asyik menikmati makanannya


" kau tidak makan ? " tanya merry , namun gio hanya diam saja


" hei brengsek apa pendengaranmu tidak berfungsi?  Ditanya kenapa diam saja?  " teriak merry kesal


" penglihatanmu itu yang tidak berfungsi !!, sudah tau aku sedang fokus mengemudikan mobil mana bisa memegang makanan .. kau ini bodoh atau bagaimana  " ketus gio


" berhentilah didepan , biar aku yang mengemudikan mobilnya " pinta merry


" ngga usaahhhh .. kalau kau yang mengemudikan mobilnya  bisa bisa aku mati ditanganmu " celetuk gio


" kau pikir aku ngga bisa membawa mobil apa " teriak merry kesal karna ia merasa diremehkan


" apa kau bisa diam !!!  kalau kau banyak bicara lagi  akan ku sumbat mulutmu itu " teriak gio , merry pun langsung menutup mulutnya rapat rapat, ia meraih ponselnya dan mengirimkan sebuah pesan kepada temannya carrol , gio fokus mengemudikan  mobilnya dan sesekali matanya melirik ke arah merry


[ Carrol .. orang tuaku sedang di luar negeri , bisakah aku  tidur di rumahmu untuk satu bulan kedepan ? ~ Merry ]


[ Apa kau sudah gila ? kau ini kan sudah menikah , bagaimana bisa kau  tidur dirumahku , yang benar saja apa kata suamimu nanti ! ~ Carrol ]


[ Ku mohon ..  atau kau saja yang tidur dirumahku menemaniku ? ayoo dong carrol .. aku takut nanti disiksa oleh gio ~ Merry ]


[ hahaha .. kau ini lucu sekali , mana mungkin kak gio menyiksamu ,. maaf merry kalau kau belum menikah mungkin aku akan menemanimu ..  tetapi kali ini situasinya berbeda! jadi aku harap kau bisa mengerti ~  Carrol ]


[ sialan kau ini teman macam apa ha ? ~ merry ]


Wajah merry pun terlihat sangat kesal karna carrol menolak permintaan merry , Gio pun melihat wajah merry  ditekuk kesal dengan memegang ponsel ditangannya  , dengan hati yang bertanya tanya , tiba tiba gio merampas paksa ponsel merry


" gioooo kembalikan ponselku " teriak merry , gio pun membaca percakapan yang ada didalam ponsel merry , dan ia mengembalikan ponselnya kepada merry


" haha kau takut aku siksa ? merry ..  tenang saja kalau kau menurut denganku aku tidak akan menyiksamu  ? " ucap gio sembari menyunggingkan senyumnya yang sinis


" kau pikir aku takut apa denganmu , aku berbicara seperti itu biar carrol mau menemaniku  " celetuk merry seolah tak takut , padahal didalam hatinya ia takut , namun gio hanya meliriknya dengan tersenyum sinis


sesampainya dirumah , gio dan merry pun turun ia masuk kedalam rumah , merry langsung pergi kedapur memindahkan  makanan yang tadi tak sempat gio makan ke wadah piring , gio pun menghampiri merry  didapur ia pun duduk ,


" Apa kau bisa pelan sedikit meletakan piring " tanya gio sembari mengernyitkan dahinya


" Kau ini perempuan tapi tidak bisa sedikit lembut seperti  aline " sambung gio kesal


" kalau aline sikapnya lembut , kenapa tidak dia saja yang kau nikahi " celetuk merry dengan kesal ia meninggalkan gio , ia masuk kedalam kamar dan mengambil buku .. ia melanjutkan membaca buku yang tak sempat ia selesaikan semalam , baru saja membaca satu halaman tiba tiba terdengar ketukan pintu dari luar rumah , merry pun menutup bukunya kembali dan bergegas keluar membukakan pintu , seorang perempuan berdiri didepan pintu , ternyata carrol


" ngapain kamu kemari , bukannya tidak mau menemaniku ? " tanya merry dengan kesal


" memang aku tidak bisa menemanimu untuk tidur dirumahmu tetapi kan aku bisa main kemari " saut carrol


" masuklah " ajak merry , carrol pun masuk , merry pun menutup kembali pintunya


" kak gio mana mer? " tanya carrol melihat kedalam rumah merry


" didapur lagi makannnnn ... duduklah , tunggu disini akan  kubuatkan kau minum " pinta merry


" merry aku ikut dong kedapur " saut carrol karna ingin melihat gio , merry pun mengiyakannya , merry mendahului carrol pergi kedapur , terlihat gio sedang makan carrol yang melihat gio ia pun memperhatikannya


" hai kak gio  " sapa carrol  dengan tersenyum centil , gio pun membalasnya dengan senyuman  terpaksa , merry mengambil gelas dan membuatkan sahabatnya itu minuman sementara mata carrol tak lepas memandangi gio hingga gio merasa risih dan memilih tidak melanjutkan makannya , ia beranjak dari duduknya dan hendak pergi dari dapur


" kak gio kau mau kemana ? " tanya carrol


" kamar " jawab gio dengan singkat ia meninggalkan merry dan carrol


" yatuhan merry , kak gio sangat tampan sekali menggunakan kemeja seperti itu  " puji carrol


" setiap malam dia pasti memuaskanmu , aku jadi iri denganmu  " sambung carrol ia  memejamkan mata sembari membayangkan gio , merry langsung menepuk dahi carrol dan membuyarkan pikirannya  , carrol membuka matanya ia melihat  mata merry melotot  seakan hendak memakannya


" Merry aku hanya bercanda hehe  " saut carrol tertawa takut