My Introvert Husband 2

My Introvert Husband 2
menahan rasa



Rey terlihat masih marah kepada kikan karna ia berpikir bahwa istrinya terlalu lancang untuk ikut campur urusannya dengan menantunya.


Kala itu rey tengah duduk di dalam kamarnya dan kikan pun menghampirinya dengan membawakan secangkir teh hijau .


" sayang .. " panggil kikan . Seraya meletakan teh itu di depan meja yang rey duduki .


" jangan bicara kepadaku ! Keluarlah dari sini " seru rey . Ia membuang wajahnya dengan kesal akan istrinya tersebut .


" kenapa kau jadi sampai marah seperti ini ? " tanya kikan .


" karna kau terlalu ikut campur pembicaraanku dengan gio dan aku tidak suka itu ! " seru rey .


" astaga kak rey .. kenapa kau bersikap berlebihan seperti ini ? Seharusnya kau bisa mengertikan posisi gio! Kehilangan orang yang di cintai itu sangat menyakitkan kenapa kau tidak bisa mengertikannya ? Setidaknya anak kita baik baik saja " seru kikan . Namun rey hanya diam saja .


" aku sungguh tidak habis pikir denganmu " imbuh kikan ia pun berlalu keluar kamar . Dan rey masih terdiam . Ia memperhatikan istrinya dari belakang .


* Dikamar


Hari itu rasanya gio dan merry sangat bahagia . kesedihan diantara mereka berdua serasa hilang secara tiba tiba . Meskipun tak bisa di pungkiri bahwa gio masih bersedih akan kehilangan kakeknya . Tapi kesedihannya sedikit mereda . Kini di pikiran dan hatinya hanya ada merry dan calon buah cinta yang akan hadir diantara kehidupan mereka .


Kedua mata laki laki itu menatap senduh wajah wanita yang tengah ada di pelukannya . Mereka berdua mengobrol dan bercanda bersama namun merry terlihat mengantuk karna ia berulang kali menguap .


" gio .. rasanya aku tidak sabar berbagi kebahagiaanku dengan carrol " ucap merry dengan begitu girang .


" iya besok saja kau temui dia . sekarang ayo istirahatlah lagi ! kau sepertinya mengantuk " ucap gio


" tidak .. Aku tidak mengantuk ! " ucap merry


" tidak mengantuk bagaimana ? jelas jelas daritadi kau menguap , ayo tidurlah " seru gio


" kenapa kau daritadi menyuruhku tidur ? Apa kau mau neninggalkanku untuk bekerja " tanya merry . Ia pun menguap kembali hingga matanya terlihat berair .


" tidak ! aku tidak bekerja . Aku akan menemanimu disini, kau harus banyak istirahat ayo cepat istirahatlah jangan kelelahan " pinta gio kembali .


" baiklah .. Aku akan tidur sebentar tapi kau jangan kemana mana " pinta merry ia memegangi tangan gio berharap suaminya tersebut tetap menemaninya . Gio pun mengiyakan permintaan merry dan merry mencoba memejamkan matanya kembali .


namun saat gio merasa merry sudah tertidur . ia mencoba perlahan lahan melepaskan tangan merry dari tangannya . namun satu mata merry tiba tiba terbuka .


" kau mau kemana ? " tanya merry


" aku tidak kemana kemana ! kenapa kau belum tidur juga ? " tanya gio


" aku bilang jangan pergi kemana mana temani aku " seru merry .


" iya aku tidak kemana mana ! akan aku temani . cepat tidurlah ! " seru gio .


" dasar menyebalkan " gumam gio dengan


lirih


" kau bilang apa barusan ? " celetuk merry dengan melototkan kedua matanya .


" tidak bilang apa apa sayang ! ayo cepat tidurlah " pinta gio kembali seraya menutup paksa kedua mata merry


Dan Tak butuh waktu lama merry pun terlelap tidur karna selain pengaruh obat . Ia juga mengantuk karna semalam tidak bisa tidur dan istirahat dengan nyenyak .


Saat ini Ia tidur ditemani oleh gio di sampingnya . Kedua mata gio tak henti menatap raut wajah istrinya dengan begitu dekat ia tersenyum melihat raut wajah istrinya yang ia rasa begitu menggemaskan , tangannya bergerak mengelus elus lembut perut merry . gio tak henti menepiskan senyuman nya . Hari itu rasanya Ia begitu bahagia .


" semoga tuhan selalu melindungimu dan anak kita " bisik gio lirih seraya mencium kening istrinya yang sedang tertidur . Ia mengalihkan ciumannya di perut merry dengan begitu lama .


Tok .. Tok .. Tok .. ( tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dari luar kamar merry)


Saat di rasa merry sudah terlelap tidur . Gio perlahan lahan turun dari tempat tidur berharap agar tidak membangunkannya . Ia melangkahkan kakinya untuk membukakan pintu kamar tersebut . Ternyata yang mengetuk pintu itu ialah papa rey .


" papa " ucap gio .


" apa merry bangun ? " tanya rey .


" dia sedang tidur pa " ucap gio


" keluarlah .. Papa ingin menemani anak papa " pinta rey .


" baiklah pa .. " ucap gio . Ia hendak melangkahkan kakinya keluar dari kamarnya . Namun suara rey menghentikan langkah kakinya


" mandi dan pakailah baju papa " ucap rey seraya berlalu masuk kedalam kamar merry


" baik pa .. Terimakasih " saut gio . Gio pun mandi di kamar mandi yang ada di dekat dapur . Kikan juga memberikan satu pasang baju milik suaminya kepada gio .


" gio .. Jangan diambil hati apa kata papa tadi , papa seperti itu karna terlalu mengkhawatirkan merry " tutur kikan .


" iya ma .. Gio tau ! Gio memang salah , papa memang pantas marah kepada gio " saut gio .


" sudah nak jangan menyalahkan diri sendiri , mama tau posisi kamu kehilangan orang orang sangat di cinta . (menghela nafas) mama juga pernah kehilangan orang orang yang mama cinta secara tiba tiba dan itu memang sungguh menyakitkan " ucap kikan seraya mengingat ingat kematian ibu dan juga ayahnya .


" yasudah ayo cepat makanlah dulu , mama sudah membuat kan makanan untukmu " imbuh kikan .


" terimakasih banyak ma " ucap gio . Ia pun makan di temani oleh kikan seraya berbincang bincang tentang merry .


* Point of view


Carrol dan andrew


Malam lalu .


Carrol terlihat sudah cantik dengan balutan gaun yang di berikan oleh andrew .


Tak lama kemudian terdengar suara clackson dari luar rumahnya . Suara clackson tersebut tak lain berasal dari suara mobil andrew .


Saat ia membuka pintu rumah . Ia melihat andrew sudah berdiri persis di hadapannya .


Mata andrew terkesiap melihat carrol yang teelihat begitu cantik malam itu.


" ayo kak aku sudah siap " ajak carrol


" kau terlihat sangat cantik sekali " puji andrew , kedua matanya tak lepas menatap hangat kedua mata carrol . Namun carrol sudah menjaga pertahanannya agar tidak terbang akan pujian yang andrew lontarkan . Ia hanya menepiskan sedikit senyumannya untuk menghargai pujian andrew .


" yasudah ayo kita berangkat " ajak andrew . Carrol pun mengiyakannya . Mereka berdua jalan beriringa menuju ke mobil andrew . Sesekali jantung carrol berdetak hebat saat tangan andrew mencoba menggandengnya .


" ingat carrol dia hanya menganggapmu teman. Dua sudah memiliki kekasih " gumam carrol seraya membuang nafasnya dari mulut .


Mereka berdua pun menaiki mobil dan andrew melajukan mobilnya menuju ke tempat pesta yang ia maksud .


Setibanya .


Ia menghentikan mobilnya tepat di sebuah mini ballroom .


" ayo turun " ajak andrew .


" ini tempatnya kak ? " tanya carrol


" iya .. Ayo " ucap andrew . Mereka berdua pun turun


Saat masuk kedalam ballroom tidak banyak orang disana mungkin orang yang mengikuti pesta perayaan kecil itu bisa dihitung sekitar 20 orang.


Andrew mengajak carrol duduk dan ia mengambilkan satu gelas minuman untuk carrol .


" carrol ayo minumlah " pinta andrew sembari menyodorkan minuman tersebut .


" terimakasih kak " ucap carrol , ia pun meneguk minuman tersebut.


" ini pesta perayaan apa kak ? " tanya carrol


" pesta perayaan keberhasilan sepupuku " ucap andrew .


" oh " saut carrol . Tiba tiba ada seorang laki laki yang menghampiri meja carrol dan andrew .


" ndrew .. Ayo ku kenalkan kepada semua teman temanku " ajak laki laki itu seraya menarik tangan andrew . Laki laki itu ialah jami yang tak lain sepupu andrew .


" oh iya kenalkan dulu ini temanku namanya carrol " ucap andrew


" hai carrol aku jami " sapa jami dengan menyodorkan tangannya .


" hai jami aku carrol " ucap carrol dengan menjabat tangan jami


" carrol .. Aku pinjam andrew dulu ya ? " tanya jami .


" oh iya silahkan " saut carrol dengan menepiskan senyumannya .


" carrol apa kau tidak apa apa aku tinggal sebentar ? " tanya andrew seraya menyentuh tangan carrol .


" tidak apa apa kak pergilah " ujar carrol . Andrew pun berpamitan kepada carrol untuk ikut dengan jami berkumpul bersama teman temannya .


Carrol pun duduk sendirian menunggu andrew kembali sembari meneguk minuman yang telah di berikan oleh andrew tadi . Ia memperhatikan andrew yang sedang tertawa bersama teman teman lainnya dari jauh .


Tiba tiba dalam pandangan carrol ada sesosok perempuan yang menghampiri andrew seraya memeluk perempuan tersebut .


Carrol pun mempehatikan perempuan itu. Perempuan itu tak lain ialah nancy .


" itu bukannya perempuan yang waktu di mall , dia kekasih kak andrew " gumam carrol . Tiba tiba Andrew menoleh dan menunujukan jarinya ke arab carrol , nancy pun ikut menoleh ke arah carrol dan carrol berpura pura seolah tak melihat mereka berdua . Tak lama kemudian nancy pun melangkahkan kaki nya menghampiri carrol .


" hai carrol ? " sapa nancy


" iya hai " saut carrol . Nancy menyipitkan kedua matanya .


" kita belum sempat berkenalan waktu itu , kenalkan aku nancy " ucap nancy seraya menyodorkan tangannya . Carrol pun memperhatikan nancy dari ujung kaki hingga ke ujung kepala .


" ehmm iya nancy .. aku carrol salam kenal " ucap carrol . Ia mencoba menepiskan senyumannya.


" apa aku boleh duduk menemanimu ? " tanya nancy .


" ten..tu saja silahkan " kata carrol mempersilahkan nancy duduk .


Nancy pun duduk di samping carrol sembari memperhatikan andrew dan teman teman lainnya . Sementara kedua mata carrol di sibukan menatap wanita yang kini tengah duduk di sampingnya .


" dia memakai gaun yang sempat aku pilihkan waktu itu . Atau jangan jangan kak andrew akan melamar dia hari ini " gumam carrol dengan bersedih ia mengehela nafas dengan begitu berat . Karna memang saat ini nancy tengah memakai gaun yang pernah carrol pilihkan waktu di boutique bersama andrew . Ia memejamkan mata dengan menahan rasa sakit .


.


.


.


.


.


maaf ya teman teman reader untuk beberapa hari saya akan slow update karna benar benar sibuk .


jadi harap bersabar ya untuk menunggu kelanjutan episodenya .


jangan lupa tekan like setelah membaca


terimakasih ❤