
luxury hotel
gio , jacob dan juga aline sedang melakukan pertemuan di coffee shop milik hotel tersebut yang letaknya di lobby dekat front office mereka melakukan pertemuan membahas bisnis mereka bersama Mr . Ang yang tak lain ialah rekan jacob .
Sekitar 2 jam lebih mereka berempat membahas masalah bisnis . sesekali dalam perbincangan bisnis mereka di selingi dengan sedikit candaan ,
namun raut wajah gio terlihat tidak tenang seakan ada yang mengganggu hati dan pikirannya , yang ada di pikirannya kala itu hanya istrinya .
" kenapa aku dari tadi selalu memikirkan merry " gumam gio dalam hati dengan tatapan mata yang begitu kosong ,
" gio .. apa kau baik baik saja ? " tanya jacob
" ehm iya aku baik baik saja " saut gio
seusai membahas tentang bisnis mereka , mereka berempat pun menikmati makan malam bersama dengan hidangan yang sudah di siapkan oleh hotel tersebut . sesekali dalam makan malam mereka di selingi dengan obrolan ringan ,
" kekasihku sebenarnya ingin ikut menemani ku kemari , tapi aku larang karna aku kira pertemuan bisnis kita hanya antar laki laki saja , tapi ternyata ada nona aline " kata Mr . Ang
" istriku juga tadi ingin ikut tapi aku larang , jika aku tau tadi nona aline juga ikut aku pasti akan mengajaknya , karna aku kira aku hanya pergi berdua bersama jacob " ucap gio seraya melirik tajam ke arah aline .aline pun mendengar dengan tidak senang .
" Oh .. tuan gio sudah menikah ? " tanya Mr.ang dengan terkejut
" iya mr.ang saya sudah menikah " saut gio
" wah aku kira kau masih lajang , karna kau masih mudah sekali dan ku rasa kita juga seumuran bukan " tutur Mr.ang ,
Gio pun mengiyakannya , Mr.ang juga bertanya tanya tentang hubungan gio dan istrinya , dan gio juga dengan senang hati menceritakan tentang merry kepada mr. ang .
" sepertinya kau sangat mencintai istrimu ya tuan gio " ucap Mr.ang dengan tertawa
" tentu saja Mr.ang .. bahkan melebihi apapun " saut gio .
Semakin lama Aline semakin tidak senang mendengar percakapan Mr. ang dan gio yang membahas tentang merry . telinganya serasa begitu panas mendengarkan perbincangan mereka yang dianggap tidak penting olehnya , dan aline pun berniat kembali pergi ke kamarnya .
" jacob .. apa ini sudah selesai ? aku ingin kembali ke kamarku " tanya aline
" iya sudah .. tapi apa kau tidak menyelesaikan makanmu dulu ? makananmu tersisa masih banyak " tanya jacob seraya melihat ke arah piring aline .
" tidak , aku sudah kenyang " ucap aline
" Mr.ang .. tuan gio , saya permisi kembali ke kamar saya dulu " pamit aline , Mr.ang dan gio pun mengiyakannya , aline pun berlalu masuk kedalam lift kembali menuju ke kamarnya . setibanya di kamar , aline pun masuk dan mendudukan tubuhnya dengan keras diatas tempat tidur ,
" apa baiknya wanita itu sampai membuat gio benar benar jatuh hati kepadanya , sementara aku ? aku lebih cantik dari pada merry , aku menyukai gio sejak kecil tetapi kenapa gio tidak bisa sedikit saja mengertikan perasaanku , kenapa dia malah jatuh hati kepada wanita yang baru saja hadir di dalam hidupnya , wanita yang hadir karna sebuah perjodohan . aku berharap wanita yang di bangga banggakannya saat ini tidak akan pernah bisa memberikannya kebahagiaan " gumam aline kesal
" arghhh merryyyyy aku sangat membencimu " teriak aline , ia melampiaskan kemarahannya dengan mengacak acak tempat tidurnya yang terlihat masih rapi .
seusai makan malam , jacob dan gio kembali ke kamarnya begitu juga Mr.ang ia juga kembali ke kamar yang telah ia sewa di hotel tersebut ,
saat di kamar , gio pun meraih ponselnya untuk mencoba menghubungi merry , karna dari tadi pikirannya tidak tenang . Ia begitu terganggu akan istrinya tersebut .
tut .. tut .. tut .. (menghubungkan )
namun tidak ada jawaban , gio mencoba kembali menghubungi merry bahkan hingga berulang ulang kali namun tetap saja tidak ada jawaban dari merry , karna memang waktu itu ponsel merry tertinggal didalam kamar . gio pun mencoba menghubungi telpon rumahnya , namun juga sama tidak ada jawaban .
" kenapa tidak ada yang mengangkat telponku , kemana semua orang rumah " gumam gio dengan khawatir .
" gio kau kenapa ? daritadi dibawah ku lihat kau begitu cemas ? apa kau sedang ada masalah ? " tanya jacob
" tidak " saut gio .
ting tong ( terdengar suara bell dari luar kamar jacob dan gio )
jacob pun beranjak dari duduknya dan membukakan pintu tersebut .
" aline " sapa jacob , ia memperhatikan aline yang terlihat begitu cantik dengan menggunakan mini nightgown berwarna merah yang berjarak 10 cm dari atas lututnya , malam itu aline terlihat benar benar cantik dengan rambut ikal merahnya yang tergerai panjang ,
" jacob .. apa aku boleh masuk ? aku sangat bosan sendirian di kamar " tanya aline , mata jacob tak berhenti memandangi aline .
" ehm iya ayo masuklah " ajak jacob , mereka berdua pun masuk , aline menyapa gio namun gio tak menggubrisnya , kedua mata gio juga tak lepas memandangi aline yang tampak begitu berbeda dari biasanya .
" jacob .. ayo kita minum anggur malam ini , sepertinya sangat menyenangkan " ajak aline .
" baiklah , aku akan memesankan anggur untuk kita bertiga " saut jacob . ia meraih telpon yang ada di dalam kamar tersebut untuk menghubungi room service namun telpon kamar itu tidak bisa digunakan ,
" aline .. telponnya tidak bisa , aku akan turun kebawah untuk memesan anggurnya" ucap jacob , aline pun mengiyakannya , jacob pun berlalu pergi meninggalkan kamarnya tersebut . dan gio yang tengah merasa risih akan kehadiran aline , ia pun hendak keluar dari kamarnya . namun tiba tiba aline menarik tangan gio .
" gio kau mau kemana ? " tanya aline , gio pun hanya diam dan menghempas kasar tangan aline .
" aww , gio .. kenapa kau bersikap kasar seperti ini kepadaku ? " tanya aline seraya memegangi tangannya yang sakit akibat hempasan tangan gio .
" aku kenapa ? seharusnya aku yang bertanya kepadamu , kau yang kenapa ? aline .. jangan berpikir dengan berpenampilan seperti ini , kau bisa menggodaku , apa kau tau ? Di pikiranku saat ini kau sungguh terkesan menjijikan " celetuk gio
" gio .. siapa yang menggodamu ? aku tidak pernah berniat menggodamu , karna aku tau kau sudah menikah ! Tapi kenapa kau selalu berpikiran buruk seperti itu kepadaku ? " tanya aline dengan memasang wajah yang bersedih . gio pun tak menghiraukan pertanyaan aline , ia mengambil tas , ponsel dan juga kunci mobil miliknya . ia mencoba melangkahkan kakinya keluar meninggalkan kamar tersebut .
" gio .. Kau mau pergi kemana ? " teriak aline. Namun gio tetap tak menggubrisnya . Saat gio keluar dari kamar tersebut , ia tak sengaja menabrak tubuh jacob , seketika jacob pun langsung menegur nya .
" gio .. kau mau kemana ? " tanya jacob , dengan memperhatikan gio yang tengah membawa tas miliknya .
" aku akan pulang ! " seru gio
" kita besok masih ada pertemuan ,kenapa kau pulang ? " tanya jacob , ia begitu heran melihat gio
" aku tidak tenang memikirkan merry dirumah ! Lagi pula selama ada sekertarismu disini aku tidak bisa tenang ! Lebih baik ku batalkan saja , temuilah sendiri rekan bisnismu " ucap gio
" (menghela nafas kecewa) baiklah terserah kau saja , tapi ini sudah malam , lebih baik kau kembali besok pagi saja " tutur jacob , namun gio tak menggubrisnya , ia melanjutkan kembali langkah kakinya untuk pergi dari hotel tersebut .
" gio " teriak jacob , namun gio tetap tak menghiraukannya teriakan jacob .
gio menggunakan lift untuk turun ke basement mengambil mobilnya , kemudian ia pulang dan melajukan mobilnya dengan sangat kencang . karna perasaannya begitu tidak tenang yang ada di pikirannya saat itu hanya ada merry .
" apa dia marah kepadaku karna aku tidak mengajaknya tadi ? Bahkan aku menghubunginya berkali kali tapi dia tetap tidak mau menjawab telponku " gumam gio .
( Beberapa jam yang lalu saat di rumah sakit )
Kala itu rey terlihat duduk menemani merry di dalam ruang rawat tersebut . Sembari menunggu anak semata wayangnya sadarkan diri .
Kedua mata merry pun mengerjap dan perlahan terbuka , kedua matanya menyesuaikan dengan cahaya lampu sekitar .
Yang ia lihat hanya papanya yang tengah duduk di sampingnya dengan menggenggam erat telapak tangannya
" papa " panggil merry
" sayang .. Sudah bangun nak ? " tanya rey lirih .
" mana yang sakit , apa kau masih merasa sakit sayang ? " tanyanya kembali
" kepala merry sangat sakit pa " ucap merry dengan mendesis , ia mencoba beranjak duduk . Namun rey menahannya .
" sudah .. Buatlah istirahat " pinta rey .
" mama mana pa ? " tanya merry
" mama masih perjalanan kemari sayang " kata rey . Baru saja di bicarakan oleh anak dan ayah tersebut . Tiba tiba Kikan sudah terlihat masuk dari pintu masuk ruangan tersebut
" merry sayang .. " sapa kikan
" mama , mama kemarilah peluk merry " pinta merry dengan manja . Kikan pun langsung memeluk anaknya dengan begitu erat .
" merry sangat merindukan mama " sambungnya
" mama juga merindukanmu sayang , bagaimana keadaanmu nak ? " tanya kikan seraya menjulurkan telapak tangannya di dahi merry
" badan kamu masih panas ! apa kepalamu pusing ? " tanya kikan dengan mempercepat pertanyaannya karna terlihat sekali ia begitu panik saat mengetahui anaknya sakit , merry pun mengangguk iya .
" ya tuhan sayang .. Kenapa kamu tidak bisa menjaga kesehatanmu sih nak " tutur kikan seraya memeluk tubuh merry . Namun merry hanya diam saja dengan menundukan kepalanya .
" buatlah istirahat dulu sayang , jangan banyak bergerak " imbuh kikan .
Dan tak lama Kemudian dokter masuk ke ruang rawat yang di tempati oleh merry , dokter itu pun memeriksa keaadan merry kembali .
" nona merry , kau harus lebih menjaga kesehatanmu dan juga kandunganmu meskipun tubuhmu sulit menerima makanan kau harus tetap memaksakannya " kata dokter . Kedua mata merry membulat dan terbelalak lebar ,
" maksud dokter ? " tanya merry dengan bingung .
" sayang .. Kata dokter saat ini kau sedang hamil " saut rey . Merry pun semakin terkejut mendengarnya . Begitu juga dengan kikan ,
" apa papa bercanda ? " tanya merry , ia benar benar tidak percaya.
" tidak nona ! Kau memang sedang hamil dan usia kandunganmu saat ini sudah memasuki usia 3 minggu " saut dokter . Merry terdiam sejenak dan mencerna perkataan tersebut sembari mengingat ingat sesuatu .
" Ehmm tapi dok , beberapa hari yang lalu saya melakukan test kehamilan tapi hasilnya negative karna garisnya samar, karna bulan lalu saya juga menerima hasil seperti itu dan waktu saya periksakan , hasilnya memang negative " ucap merry , ia masih tidak percaya bahwa dirinya tengah hamil . karna dirinya sudah membuang jauh jauh keinginannya , dan tidak ingin berharap lebih lagi .
" menggunakan alat test kehamilan terkadang memang ada yang kurang akurat , tapi hasil yang akurat ialah ketika melakukan test urin di pagi hari saat bangun tidur itu biasanya lebih akurat , tapi kali ini kau memang benar benar positif hamil " tutur dokter
" tidak nona .. Untuk apa saya membohongimu " ucap dokter . Merry pun langsung melebarkan senyumnya dengan begitu bahagia .
" tapi nona merry harus tetap menjaga kondisi , meskipun mual atau merasakan tidak nyaman kau harus tetap memaksa tubuhmu untuk menerima makanan karna kalau berat badanmu berkurang akan beresiko dan sangat rentan mengalami keguguran " tutur dokter . Mata merry membulat kembali dan takut mendengar kata kata itu . Ia pun mengiyakan perkataan dokter , dan dokter pun pamit berlalu meninggalkan ruangan merry . Merry langsung memeluk mamanya dengan begitu bahagia .
" mama .. Merry dan gio akan segera punya anak lagi " ucap merry dengan begitu bahagia
" iya sayang . . Kau harus menjaga kesehatanmu " tutur kikan , rey dan kikan melihat kebahagiaan di wajah merry kedua matanya pun berkaca kaca haru .
" mama . . Merry mau makan " pinta merry , kikan pun mengiyakannya . Ia menyuapi merry makanan yang sudah di sediakan oleh pihak rumah sakit tersebut , merry pun makan dengan sangat lahap meskipun sesekali ia mual dan ingin mengeluarkan makanan yang sudah ia telan dari mulutnya tersebut namun merry tetap menahannya agar makanan yang sudah masuk kedalam perutnya tidak sampai keluar . raut wajah merry tak henti tersenyum bahagia .
" sayang .. Gio dimana ? " tanya kikan
" gio sedang perjalanan bisnis di luar kota ma " ucap merry dengan mulut yang masih penuh dengan makanan .
" apa kau sudah memberitaunya kalau kau sedang di rumah sakit ? " tanya kikan
" belum ma .. Besok saja kalau gio sudah pulang , merry takut dia akan kepikiran dijalan " kata merry .
" baiklah .. ayo cepat habiskan makanannya , kemudian minum obat dan istirahatlah " pinta kikan merry pun mengiyakannya .
(end )
Saat tengah perjalanan menuju pulang ke kotanya , tiba tiba mobil gio berhenti di tengah jalan .
" shit .. Kenapa mobilnya ini " teriak gio dengan kesal . Malam itu jalanan yang gio lewati terlihat begitu sepi karna sudah lewat tengah malam tidak ada kendaraan yang melintas sama sekali di jalanan tersebut .
Gio pun memberanikan diri turun dari mobil dan memeriksa mobilnya .
" sial .. overheat ! padahal hampir sampai " gumam gio dengan menggubrak bagasi mobil miliknya ,
" aku harus bagaimana ? Disini tidak ada bengkel dan kendaraan lewat sama sekali " gio memegangi kedua kepalanya dengan kebingungan .
Ia meraih ponselnya dan mencoba menghubungi seseorang .
Tut .. Tut .. Tut .. ( menghubungkan ) namun tidak ada jawaban , gio mencoba kembali .
Tut .. Tut .. Tut ..
" Hallo gio ada apa malam malam kau mengganggu tidurku ? " terdengar suara dari ponsel milik gio . Ternyata pemilik suara itu tak lain ialah william .
" william .. Kau sedang dimana ? " tanya gio
" aku sedang di apartement " saut william dengan suara yang memalas .
" william apa aku boleh meminta bantuanmu " tanya gio
" apa ? " tanya william .
" mobilku overheat karna kehabisan air radiator , apa kau bisa kemari untuk membantuku ? " pinta gio
" memangnya kau sekarang berada dimana ? " tanya william
" di perbatasan jalan tol " ucap gio
" apa kau sudah gila malam malam begini menyuruhku kesana ? Itu sangat jauh sekali gio " seru william
" jadi kau tidak mau membantuku ? " tanya gio .
" (menghela nafas) baiklah tunggu .. Aku akan segera kesana ! Kau ini sungguh menyusahkan saja " ucap william .
" baiklah terimakasih aku akan menunggumu ! " ucap gio seraya mengakhiri panggilan nya dan ia kembali masuk kealam mobilnya untuk menunggu william .
satu jam kemudian terlihat mobil william berhenti didepan mobil gio , gio yang melihatnya pun langsung turun menghampiri sahabatnya tersebut . terlihat tangan william menggenggam botol yang berisi air accu .
" maaf aku merepotkanmu malam malam begini " ucap gio .
" tentu saja .. kau sangat merepotkan sekali " ucap william dengan menggoda gio , gio pun tertawa . wiliiam mencoba membantu gio untuk memperbaiki mobilnya , seusai memperbaiki mobilnya . gio mencoba menyalakan mesin mobil tersebut dan tak butuh waktu lama mesin mobil miliknya langsung menyala seketika .
william dan gio bernafas dengan lega .
" terimakasih banyak " ucap gio dengan menepuk bahu william ,
" kau sedang apa malam malam disini ? " tanya william dengan penuh keheranan .
" aku sedang ada perjalanan bisnis bersama jacob , tapi aku berniat pulang terlebih dahulu karna aku memikirkan merry , tetapi sialnya mobilku malah mogok " ucap gio
" dasar bodoh ! pulang besok kan bisa .. kenapa harus pulang malam malam seperti ini , jalan disini sangat rawan " seru william . william pun melihat jam yang melekat di pergelangan tangannya . waktu sudah menunjukan pukul 02.49 AM .
" gio sudah jam segini .. lebih baik kau tidur diapartementku " pinta william
" tidak .. aku akan pulang saja " jawab gio
" okay baiklah ! aku akan duluan " ucap william , gio pun mengiyakannya . mereka berdua pun kembali melanjutkan mengendarai mobil mereka masing masing dan posisi mobil william kini tengah membelakangi mobil gio .
dan saat mendekati komplek rumah gio , gio pun mengclackson mobil william bermaksud pamit kepada sahabatnya tersebut . dan sesampainya dirumah ia langsung memarkirkan mobilnya tersebut di halaman rumah .
ia membuka pintu rumah dengan kunci cadangan yang selalu ia bawa di dalam tasnya .
ceklek ( pintu pun terbuka )
gio pun langsung bergegas menuju ke kamar nya namun saat berada di kamarnya , ia tak mendapati merry di dalam sana
" dimana dia ? " gumam gio . ia mencoba memeriksa kamar mandi namun tidak ada . ia melangkahkan kakinya keluar kamar untuk mencoba memeriksa di dapur namun merry tidak ada juga .
" dimana merry ? apa dia di rumah mama " gumam gio kembali . kemudian ia menghampiri kamar bi mia mencoba menanyakannya .
tok .. tok .. tok .. (mengetuk pintu) namun tidak ada sautan dari dalam kamar bi mia ,
" sepertinya bi mia masih tidur " ucap gio , ia hendak melangkahkan kaki kembali ke kamarnya , namun tiba tiba kamar bi mia terbuka . namun yang membukakan pintu tersebut bukan bi mia melainkan bi anne .
" tuan muda .. tuang muda gio sudah pulang ? " sapa bi anne dengan wajahnya yang terlihat mengerjap karna masih mengantuk .
" iya bi .. maaf gio mengganggu tidur bibi . gio mau tanya merry dimana ya bi ? apa dia di rumah mamanya ? karna di kamar dia tidak ada " tanya gio
" nona merry sedang di rawat di rumah sakit tuan dan bibi mia sekarang juga disana sedang menunggu nona merry , tadi siang nona merry pingsan karna demamnya sangat tinggi sekali " ucap bi anne .
deg
kedua mata gio terkesiap bukan main , matanya terbelalak lebar karna terkejut mendengar istrinya masuk rumah sakit .
" di rumah sakit mana ? kenapa tidak ada yang memberitaukan ku ? " teriak gio dengan marah , terlihat jelas kedua alisnya menyatu dengan tajam ,
" ma .. maf tuan saya tidak tau , saya pikir kakak saya sudah memberitau tuan tadi , nona merry di rawat di healthy hospital tuan " ucap bi mia , ia menundukan kepalanya dengan takut karna melihat gio yang begitu marah , tanpa berkata . gio pun langsung melangkahkan kakinya dengan cepat keluar dari rumahnya , ia masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan maximal menuju ke rumah sakit .
.
.
.
.
.
.
author note :
kemarin sudah di beri penjelasan kenapa aku hanya update satu episode doang , tapi tetep aja masih ada yang bertanya ! hmm .. jangan bikin aku gemes dong wkwk 😂😂 .
padahal aku udah update 1 episode panjang bangett .
yang tanya andrew hubungan carrol dan andrew sabar yasss akan aku update di episode selanjutnya .
aku mau kelarin ceritanya gio dan merry dulu 😂
dan untuk yang pada minta crazy up . mohon maaf banget aku belum bisa menuhin permintaan kalian 😩 .
masalahnya itu ngga semudah yang kalian inginkan wkwk ! aku update satu episode perhari aja masih kuwalahan karna kerjaan numpuk banget dan ini aja aku sempet sempetin update biar kalean semua ngga kecewa menunggu episode selanjutnya .
ngga apa sih kalau pada minta crazy up .. tapi aku update - nya satu minggu sekali ya gimana ? wkwk
.
.
jangan lupa tekan like setelah membaca
terimakasih ❤