
Merry masih tersenyum melihat raut wajah hellena yang begitu kesal . Jelas sekali kalau hellena sangat tidak menyukai merry terlebih lagi laki laki yang menjadi incarannya semenjak sekolah kini menjadi suami dari merry .
" hellena saja tidak tau kalau kak gio suamimu .. Apa kau sedang membohongi kami ? " tanya belva dan teman lainnya .
" untuk apa aku membohongi kalian " seru merry dengan kesal .
" kalian percaya atau tidak aku tidak peduli " seru merry . ia berlalu meninggalkan teman temannya dan menghampiri gio . merry menarik tangan gio untuk mencoba menjauhkannya dari teman laki laki nya yang kala itu tengah asyik bercanda .
" ada apa sayang ?" tanya gio
" gio ayo temani aku makan " ajak merry .
" bukannya kau baru saja makan ? " tanya gio
" tapi aku masih lapar dan aku ingin sekali makan denganmu " pinta merry .
" sebentar ya aku masih mengobrol dengan teman temanku karna sudah lama sekali kami tidak berkumpul , ajaklah elyn agar menemanimu " ucap gio . namun merry hanya diam saja .
" merry " ucap gio , merry melirik ke arah elyn yang tengah sibuk bercanda bersama kekasihnya .
" (menghela nafas) elyn sedang bersama kak jacob aku tidak mau mengganggunya " ucap merry .
" yasudah aku akan menunggumu " imbuh merry .
" baiklah nanti aku akan menghampirimu " ucap gio . merry menganggukan kepalanya dan berlalu meninggalkan gio . merry melihat ke arah sekitar dengan kebingungan .
" kenapa rasanya aku masih sangat lapar padahal tadi aku sudah makan banyak sekali " gumam merry . tangannya bergerak memegang perut nya yang besar itu .
" nak .. apa kamu masih lapar ? " tanya merry kepada anak di dalam perutnya . tiba tiba anak didalam perutnya serasa bergerak . merry pun tersenyum .
" sama .. mama juga masih lapar , ayo kita cari makan lagi , biarkan saja papamu bersenang senang dengan temannya .
kita bersenang senang saja berdua " imbuh merry seraya tersenyum dan mengelus elus perutnya .
namun saat merry hendak berjalan
tiba tiba hellena menghampiri merry dan menghentikan langkah kakinya .
" kenapa kau sendirian ? apa kak gio tidak memperdulikan dirimu ? " ucap hellena dengan tersenyum sinis .
" dia sangat peduli denganku , bahkan dia sangat sangat mencintaiku " ketus merry .
" benarkah ? tapi lihatlah kak gio lebih memilih berkumpul bersama temannya di banding menemani istrinya yang sedang hamil ini , apa itu yang dinamakan peduli , sungguh kasian " seru hellena dengan tersenyum licik . merry terdiam kedua matanya melirik ke arah gio yang tengah tertawa bersama teman temannya , ada sedikit rasa kesal di hati merry saat ini .
" kenapa kau diam ? Benar kan yang ku katakan ? " tanya hellena . rasanya merry ingin sekali meremas mulut wanita itu . namun merry menghela nafas dan mencoba tak termakan perkataan hellena ,
ia berlalu pergi meninggalkan hellena dan mendekati meja yang berisi sup dan juga es .
merry mengambil satu buah mangkuk berwarna putih
ia menuang satu centong sup panas kedalam mangkuk tersebut . namun saat merry hendak mengambil sendok bebek
tiba tiba ada seorang Laki laki yang menyenggol tubuhnya dengan begitu keras .
" ahhhhhhh panasass " teriak merry seraya mengipat ngipatkan tangannya karna terkena tumpahan sup yang ia bawa .
PYARRRR
Sontak merry yang merasa kepanasan ia langsung menjatuhkan mangkuk itu di lantai hingga pecah berserakan .
Mendengar suara pecahan mangkuk semua mata tertuju ke arah merry tak terkecuali gio .
Merry berjalan mundur karna rasa panas akan terkena sup . rasanya ia tak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya dan hendak terjatuh ke meja yang terdapat panci sup panas itu.
" merrrry " teriak gio ia pun berjalan dengan setengah berlari menghampiri istrinya .
namun tiba tiba ada aline yang menahan tubuh merry hingga merry tidak sampai terjatuh ke arah panci sup tersebut .
" merry .. Hati hati " ucap aline , merry hanya diam saja dan menatap aline .
" sayang apa kau baik baik saja ? " tanya gio dengan panik .
" tanganku tertumpah sup panas " ucap merry dengan mendesis .
Gio meraih tissue dan dengan cepat membersihkan tumpahan sup tersebut dari tangan merry . Hingga tangan merry benar benar bersih dari tumpahan sup itu .
Gio berbalik badan dengan raut wajah nya yang terlihat marah dan darah yang seakan mendidih di kepalanya.
Ia berjalan menghampiri laki laki itu dan tak segan mencengkram erat kera baju laki laki tersebut .
" apa kau tidak punya mata ? Kau hampir saja mencelakakan istriku " teriak gio dengan begitu keras . .
" maaf tuan aku benar benar tidak sengaja , tadi seperti ada orang yang mendorongku " saut laki laki tersebut .
" kalau tadi istriku sampai terluka aku pasti sudah membunuhmu saat ini juga ! " teriak gio dengan geram
" maaf tuan .. aku benar benar tidak sengaja maafkan aku " ucap laki laki itu .
" gio sudahh lah .. aku tidak apa apa " ucap merry . Ia mencoba menjauhkan tubuh gio dari orang itu . Semua mata tamu undangan kini berpusat kepada Gio dan merry . tak terkecuali semua teman teman merry yang begitu terkejut melihat gio yang sebegitu marahnya kepada laki laki itu .
Gio masih menatap tajam laki laki itu dengan kedua bola mata yang hendak keluar , bahkan terlihat jelas urat urat di sekitar dahinya bermunculan .
" giooo ku mohon jangan seperti ini aKu baik baik saja ! jangan membuat kekacauan di pernikahan carrol dan kak andrew " ucap merry . Namun gio masih tak bergemming .
" gioooo ku mohon " pinta merry , ia menarik tangan gio . Gio pun terpaksa mengikuti merry dan mereka berdua mencari tempat duduk . Mereka berdua pun mendudukan tubuhnya berdampingan diatas kursi yang ada di ball room tersebut .
" apa kau baik baik saja ? Kemarikan aku lihat tanganmu " pinta gio .
" aku baik baik saja sayang kau jangan khawatir " ucap merry seraya menyodorkan tangannya .
" tidak khawatir bagaimana ? Kau tadi hampir terjatuh ke sup panas . Dan lihatlah tanganmu merah , tunggulah disini aku akan meminta Air es " ucap gio ,
Saat ia hendak beranjak tiba tiba aline menghampirinya dan membawakan sebuah salep .
" gio pakaikan salep ini biar tangan merry tidak melepuh " pinta aline seraya menyodorkan salep tersebut . Gio mengernyitkan dahinya . Otaknya seakan berpikir hal yang buruk kepada aline . Namun saat ini bukan waktunya ia menuduhnya . Gio menyaut salep tersebut dari tangan aline. Dan ia tak segan dengan cepat mengoleskan salep itu di tangan merry .
" aline terimakasih banyak kalau tadi kau tidak menahan tubuhku . Entah aku tidak tau seperti apa jadinya " tutur merry . Aline pun mengiyakannya Dengan membalas senyuman hingga membuat merry terheran heran .
" merry .. aku permisi tinggal kesana dulu " pamit aline , merry pun mengiyakannya .
Kini gio masih sibuk duduk berjongkok di depan merry dan sibuk mengoleskan salep tersebut . kedua mata merry memperhatikan suaminya itu dengan seksama .
" apa masih sakit tanganmu sayang ? " tanya gio .
" tidak .. " ucap merry . Gio beranjak berdiri dan duduk disamping merry .
" merry maafkan aku .. seharusnya tadi aku menemanimu tidak malah sibuk sendiri bersama teman temanku , kau jadi hampir celaka seperti ini " ucap gio . Seraya memeluk merry dan mencium keningnya . Terlihat jelas ketakutan dan ke khawatiran di wajah gio saat ini .
" gio sudahlah .. Yang penting kan aku baik baik saja " ucap merry .
Dari arah depan terlihat Andrew , carrol , elyn , jacob dan william menghampiri merry dan gio .
" merry apa kau baik baik saja " tanya carrol
" kakak .. Kakak tidak apa apa kan ? " tanya elyn .
" tidak apa apa aku baik baik saja " ucap merry .
" kak andrew .. Carrol .. Maafkan aku karna aku sudah membuat sedikit kekacauan di pesta kalian. " ucap merry .
" merry kau ini bicara apa ? Kau sama sekali tidak mengacaukan pesta kami " ucap andrew .
" iya mer .. Kami justru mengkhawatirkanmu " saut carrol .
" sudahlah aku baik baik saja , lebih baik kalian kembali kedepan banyak sekali tamu kalian yang berdatangan " tutur merry
carrol dan andrew pun mengiyakannya dan mereka berdua pamit kedepan untuk menemui tamu tamunya . sementara gio menemani merry , begitu juga dengan elyn , jacob dan juga william . Mereka juga duduk berjejer bersama merry dan gio .
Sementara Aline terlihat ia mengambil segelas mocktail dan berjalan mendekati hellena . Ia pun berdiri disamping wanita itu .
" hallo nona hellena " sapa aline . Dengan menyunggingkan senyum liciknya . hellena memutarkan kedua bola matanya seakan tak senang dengan kehadiran aline .
" sangat disayangkan sekali rencanamu untuk mencelakakan merry kali ini gagal " ucap aline dengan tersenyum sinis .
" apa maksudmu bicara seperti itu ? Aku sama sekali tidak mencelakakan merry " seru hellena seraya membuang wajahnya .
" atau jangan jangan kau sendiri yang mau mencelakakan merry. Karna bukankah kau sangat membencinya " imbuh hellena .
" aku ? Haha Aku memang sangat membenci merry , aku juga memang tidak menyukainya tapi itu dulu ! Dan bahkan kalaupun sekarang jika aku masih membencinya , aku tidak akan melalukan hal menjijikan seperti yang kau lakukan saat ini " seru hellena .
" aku sama sekali tidak mencelakainya " seru hellena dengan menatap kesal aline .
" Oh benarkah ? kalau kau tidak mencelakainya lalu kenapa kau jadi marah ? " tanya aline .
" karna kau menuduhku ! jelas aku marah " seru hellena .
" hellena .. hellena .. kau pikir aku bodoh ? Apa kau lupa , kau pernah menyuruh temanmu mendorongku di kolam renang ? Dan apa kau lupa kalau kau pernah meninggalkanku di restaurant dengan membayar seluruh bill makananmu ? Kau melakukan itu karna kau taunya aku pacar gio kau belum tau kalau merry adalah istrinya . Kalau kau tau merry adalah istri gio . Mungkin saat itu yang kau jatuhkan di kolam renang dan kau tinggalkan di restaurant itu merry bukan aku ! Dan untuk kekacauan hari ini , sudah bisa dipastikan tak lain karna ulahmu yang ingin mencelakakan merry . Benar kan ? " tanya aline dengan penuh penekanan . Hellena terdiam sejenak .
" kalau memang iya kenapa ? Aku yang mendorong laki laki itu ke arah merry agar merry terjatuh ke dalam sup panas . Apa kau ada masalah ? " seru hellena . Aline hanya mengernyit .
" kau jangan munafik ! Kau juga menyukai kak gio kan ? Bagimana kalau kita bekerja sama untuk memisahkan mereka berdua ? " imbuh hellena dengan berbisik di telinga aline . Aline pun tersenyum mentah .
" nona hellena .. dengarkan aku baik baik ! Aku memang menyukai gio tapi perlu kau tau Satu hal , gio sangat mencintai merry melebihi dari hidupnya sendiri .. Apa kau tadi tidak melihat betapa khawatirnya gio kepada merry ? Apa kau tidak tau yang mendonorkan ginjal untuk merry adalah gio? Dan apa kau tau ? gio menyuruhku berpura pura Menjadi pacarnya karna tak lain hanya ingin membuat merry cemburu . dia melakukan itu karna dia benar benar mencintai merry . mencintai wanita yang saat ini menjadi istrinya ! jadi Meskipun kau bersusah payah mendekati gio atau pun mencoba memisahkan merry darinya . Kau tetap akan terlihat seperti debu sampah dimatanya !
kenapa aku bisa berbicara seperti ini ? karna aku sangat mengenal betul bagaimana gio !" seru aline . Senyuman licik menyeringai wajahnya . Hellena terkejut ia Tak bergemming setelah mendengar kata kata aline.
.
.
.
.
.
nunggu yahhhhhhh 😂😂
jangan lupa setelah baca tekan like ya ❤