
Ruang Cht…
Kl: Gue dan Dela ada disingapore,dan bakal lahiran disini,Gue harap kalian akan datang semuanya,But This is not expected anymore, but it is a must, I am willing to be born in Singapore so that all of you come…!
Vio:Sejak kapan kalian tiba di singapore…?
Dl:Sejak Kala memaksa suaminya….
Ss:Gue otw terbang ke singapore….
Kl: HAHAHA
Dl:Lama banget ya sampainya dari canada ke singapore….
Ss:Gue lagi di Malaysia,dan akan terbang sekarang,Gue gabakal mau Ninggalin hari-hari bersama kalian,lagian Gue dan Raka juga sudah bosan bulan madu…
Vio:Fine,stay healthy until here….
Mengakhiri cht dgn stiker penutup.
Halaman rumah.
”Kamu kenapa ketawa-ketawa sih….” Tanya Vano baru selesai mandi…
“Aku,aku hanya lucu membaca mesej dari teman grup aku,aku mengabarkan kalau aku sudah berada di singapore….”Jawab Kala meletakan ponselnya.
“Mau makan sekarang sayang….” Tanya Kala,karena Vano tidak akan makan kalau tidak ditemani.
“Aku baru selesai makan sayang,tadi mama yang ambilin….” Seru Vano
“Ya ampun,kamu kenapa tidak panggil aku saja sih,kamu mah….” Seru Kala segan dengan mama Vano yang mengambilkan nasi untuk suaminya.
“Yaudah sih,gpp,lagian kamu juga hamil besar susah untuk banyak berjalan dan banyak pekerjaan…” jawab Vano,bangkit dari tempat duduk,lalu pamit sama Kala dia akan menyusul Diko ke kantornya.
“Kamu mah,habiskan dulu waktu sama kedua orang tua kamu,ke kantor Diko bisa sorean sayang,Ok…” larang Kala,karena ia ingin melihat Vano menghabiskan banyak waktu bersama Kedua orang tuanya.
Vano menuruti perkataan Kala,ia beranjak dan pergi ke dekat kolam ikan,ia melihat sang Papa lagi mancing,dan duduk bersantai menyandarkan tubuhnya di kursi kecil khusus mancing.
“Kelihatan nya tidak ada masalah,atau Papa dan mama memang mau pindah total ke singapore….” Sindir Vano duduk di sebelah Papa nya.
“Sudah kodratnya seperti itu,dari dulu impian mama kamu ingin tinggal disini,jauh sebelum kamu menikah dengan Kala,wanita cantik dan sempurna di mata Papa Setalah Mama.”
“Tapi tidak perlu bohongi Kala juga pa,Kala selalu berkokok ingin menyusul Papa dan Mama kesini….” Seru Vano.
“Sudahlah van,lagian kalian sudah tiba disini..” Ujur Papa vano memberi pancing kepada Vano.
“Pancing ikan dulu,baru pancing Papa mencari apa masalah sebenarnya….” Ucap Sang Papa tersenyum ke arah Vano.
****
”lo sudah tau pastikan kalau Dela,Kala,And vano ada di singapore….” Seru Vio bertanya kepada Diko
“Gatau Gue,lagian kenapa mereka ke singapore….” Tanya Diko.
“Biasa si Kala,mau lahiran disini,lo gamau lihat Dela….” Sindir Vio berada di kantor Diko.
“Gpp lah,lagian gaperlu juga Gue kesana,akan merusak suasana,Gue mau pulang dulu….” Ujur Diko bangkit dari Kursinya.
“Antar Gue balik ke hotel….” Perintah Vio menyusul Diko.
“Suruh calon lo aja yang antr…”tolak Diko.
“Calon Gue lagi ada urusan di Perusahan sebelah….” Ucap Vio sudah berlari masuk mobil Diko,supaya ia tidak perlu mengeluarkan uang.
“Dasar lalat…” Guman Diko membuka pintu mobil dan menyalakan mobilnya.
“Kami ntr malam bakal ngumpul,lo mau ikut….” Tanya Vio.
“Enggk perlu,Gue Enggk di undang Vano...”tolak Diko.
“Baiklah,Gue harap lo juga g di undang saat pernikahan Dela kelak nya nanti…” ancam Vio melirik Diko.
“Sialan….” Umpat Diko.
“Thank’s,jangan lupa ntr malam,Gue kabari dimana kita akan berkumpul….” seru Vio keluar dari mobil lalu menutup nya.