Merried With You

Merried With You
Datang Kembali.



Vano yang tengah mengajar di kelas C,ia mendengar segerombolan siswa yang membicarakan Kala dan teman-teman nya,Vano yang sangat marah mendengar sang istri di bicarakan tentang hal buruk,Vano memukul meja nya,membuat mahasiswa lainnya terkejut,karena ini pertama kalinya Vano marah dan memukul meja.


Vano menunjuk siswa perempuan itu dengan gengnya.


“Jaga sikap kalian di kelas saya,dan pastikan kelulusan Nantik lama kalian di daftar hitam saya…” bentak Vano menunjuk mereka yang bergunjing.


Mereka terdiam dan kembali Ketempat mereka Masing-Masing.Setelah kelas selesai,Vano dan Diko pergi ke sebuah Cafe untuk istirahat sebentar lalu berbincang masalah kampus dan juga masalah Diko.


“Gimana masalah lo dengan cewe lo….” Tanya Vano memotek roti yang ia beli di Cafe tersebut.


“Gue udah lama mutusin dia van,lagian dia gabakal kembali kehidup Gue lagi…” ucap Diko menjelaskan


“Udah,lo itu laki-laki dan ganteng juga,lihat Noh,banyak cewek-cewek cantik di Cafe ini,dan lagi,teman-teman Kala juga pada cantik-cantik…” saran Vano kepada teman dekatnya tersebut.


“G*LA….” Umpat Diko bangkit dari kursi dan diikuti oleh Vano.


****


”Mbak Sisil,ada yang menunggu mbak Sisil di ruang tamu…” Ucap Bibik kembali Kedalam lagi.


Sisil berjalan Keruang tamu untuk melihat siapa yang datang,melihat siapa yang datang,Sisil sangat ingin menyiram dia dengan air comberan,tapi dirumah nya tidak ada comberan yang ada hanya air kencing a*ing nya


“Ni orang kenapa malah datang sendirian,kenapa nggak datang dengan mama….” Guman Sisil ingin kembali ke Taman belakang dan berniat ingin mengabaikan nya.


Namun pria itu memanggil Sisil dan menarik lengan Sisil,sehingga Sisil merintih kesakitan terdengar oleh Kala dan Dela.Kala dan Dela langsung berdiri dan berjalan Kearah Sisil,mereka berdua berdiri Disamping Sisil seolah menjadi bodyguard Sisil.


“Saya ingin jelaskan ke kamu dulu,saya itu sebenarnya menyukai kamu bukan mama kamu…” jelas pria muda itu kepada Sisil masih memegang tangan Sisil.


“Udah deh,lo itu udah cocok dengan wanita tua(Mama Gue)itu,dan asal lo tau,Gue itu gapunya rasa apapun kepada lo,kenal lo aja Gue gamau…” Ujur Sisil geram dengan tingkah pria itu,namun pria itu masih belum menyerah,ia malah berjalan ke atas untuk masuk Kedalam kamar Sisil,Sisil langsung berlari mengejar pria g*la itu,begitu juga dengan Kala dan Dela,mereka juga ikut menghentikan pria itu,namun saking keras kepalanya,pria itu tidak sengaja ingin mendorong Dela,tapi karena Dela yang didepan,dan Kala dibelakang Dela,Kala juga ikut terjatuh dari tangga yang banyak itu dan terguling-guling,luka yang ditubuh Dela tidak terlalu banyak,luka di tubuh Kala berdarah dan kepalanya juga terbentur ke lantai karena menahan Dela.


Melihat temannya didorong oleh pria lain,Sisil langsung menarik pria itu dan menampar pria itu,lalu meninjunya.


“Eh lelaki g*la…jangan buat kekacauan disini….” Bentak Sisil bersorak memanggil satpam,untuk mengusir pria tersebut,satpam rumah Sisil datang,mereka menggeret Pria itu keluar dari rumah Sisil.Sisil mengobati Dela dan Kala,Sisil benar-benar merasa bersalah dia terus mengatakan maaf kepada kedua teman nya tersebut.Sampai-sampai Dela yang geram,ia menyumbat mulut Sisil dengan tisu yang ada didekat dirinya.


Berbeda dengan Kala,dia terkejut kenapa bisa-bisanya kedua sahabatnya mendapatkan masalah yang sama,Kala yang ikut merasa sedih,dia berjanji akan selalu ada buat mereka berdua.Kala spontan memeluk erat kedua temannya,tak sadar,air mata kala jatuh begitu saja.Saat Sisil dan Dela menanya kenapa Kala menangis,Kala hanya menjawab


“I cry, because my wound hurts when you give a healer…” ucap Kala berpura-pura,lalu tersenyum Kearah keduanya.



Jangan lupa tinggalkan jejak kalian sayang


Like❤️👍


Komen🗣


Shere🤳🏼


VOTE📜💌


Jangan lupa beri gift ya sayang-sayang nya aku🎁🍒