
“Omg,kita beruntung banget bisa keluar saat salju ini,dan dimalam hari,ya ampun aku senang banget…” seru Kala,kelihatan sangat bahagia.
Vano sudah tau kalau ini akan ada salju,jadi Vano sudah sedia payung,Vano membuka payung putih miliknya dan mereka berdiri melihat salju,lalu setelah beberapa menit,mereka berjalan menyelusuri jalan melihat orang pada duduk bersama pacarnya.
Vano ada melihat toko bunga yang bagus,dia meminta Kala untuk menunggu dan duduk sebentar di bangku Taman itu,Vano berlari menyeberangi jalan dan masuk Kedalam toko bunga itu.
Bunga disana sangat cantik-cantik,Vano membeli buket bunga yang besar dan membayarnya,setelah itu,dia keluar dari toko dan berjalan Kearah Kala.Kala memperhatikan Vano yang berlari dari kajauhan.
Vano memberikan bunga itu kepada Kala. “It is for you…” ucap Vano kepada Kala.
“Really,omg cantik dan indah…” ucap Kala mencium bunga tersebut
“Sama seperti diri kamu,cantik,indah,sempurna…” ucap Vano kepada Kala mencium bibir Kala.
“Omg,thank’s you sayang…” ucap Kala membalas ciuman Vano,lalu mereka berjalan masuk Kedalam tempat makan,memesan ramen dan minuman hangat.
Disela-sela sedang makan,Vano meminta Kala untuk tidur dikamar nya.Namun Kala terkejut dengan keinginan Vano.
“No,Bagaimana nanti mahasiswa lain bisa tau,bisa bahaya…” ucap Kala menggenggam tangan Vano,supaya Vano bisa mengerti.
“Apa perlu saya umumkan kalau kita sudah suami istri,memang salah kalau suami istri satu kamar,Ayolah Kal…” Ucap Vano memohon,namun tidak didengarkan oleh Kala,Kala hanya fokus dengan Makanan nya saja,hari sudah larut malam,mereka kembali ke hotel,Vano masih saja kekeh untuk meminta Kala untuk tidur dikamar nya.
Mau tidak mau Kala harus mengikuti kemaunan Vano,Kala tidur dikamar Vano,dia juga sudah mengirim pesan kepada Dela dan Sisil,karena Vano meminta dia untuk tidur dikamar nya.
Sedangkan Vano tengah asik duduk di balkon sambil melihat salju yang turun.Kala masuk Kedalam kamar mandi,untuk membersihkan wajahnya dan mencuci kaki dan juga tangan.
Setelah itu,dia ikut duduk Disamping Vano,dan mengajak Vano berbicara.
“Kenapa malah melamun sih,nggak baik tau melamun…” ucap Kala kepada Vano
“Nggak ada yang melamun Kala cantik…” jawab Vano mencubit pipi Kala.
“Saya berencana besok akan mengumumkan tentang hubungan kita…” Ucap Vano kepada Kala.Namun Kala langsung membulatkan matanya dan melirik Kearah Vano.
“Vano…”seru Kala
“Kal,kamu malu jadi istri aku…” ucap Vano
“Apaan sih Vano,orang nggak ada hubungannya dengan itu,kamu ini,udah buruan masuk deh,cuacanya dingin nggak baik untuk tubuh…” ucap Kala masuk Kedalam dan duduk di ranjang mengecek ponselnya,namun tiba-tiba dagu Kala di pegang dan m*lum*t bibir Kala,Vano menjatuhkan ponse Kala Kebawah dan tak sengaja terlempar ke bawah ranjang.
Vano meniduri Kala diatas ranjang dan memulai nya,Vano membuka satu persatu kancing baju Kala,Kala juga Memasukan tanganya ke baju Vano dan memeluk tubuh Vano,Vano menindih Kala dengan sangat damai hari ini,Vano juga menganggap ini adalah honeymoon mereka,Vano terus Meninggalakn bekas merah di seka leher Kala,tubuh mereka yang hanya di tutupi dengan dengan selimut,Vano semakin lama-semakin brutal,dia tidak bisa melepaskan Kala kali ini.Setelah melalukan hubungan suami istri,Vano turun dari tubuh Kala dan tidur Disamping Kala,mereka saling bertatapan.Vano sekilas mencium Kala.
Kala yang sudah lelah,dia membalas ciuman Vano dan memajukan tubuhnya dan tidur di bawah kepala Vano,dan memeluk Vano juga.Vano tersenyum dan merasa bahagia dengan malam hari ini.Mereka sudah tertidur bersama.