Merried With You

Merried With You
Hari Bahagia.



“Omg,sejak kapan kalian akan serius ini…” Tanya Kala duduk di kursi bersama Sisil dan Raka.


“Gamungkin Gue terus menggantung Sisil terus Kal,lagian kami juga mau nikah muda supaya anak-anak kami Nantik,seakan seumuran dengan kami…” jawab Raka tertawa kekeh begitu juga Sisil dan Kala yang mendengar.


****


”Tumben banget rumah Dela sepi,kemana ni orang….” Tanya Sisil kepada dirinya sendiri.


Sisil dan Raka membunyikan bel,namun tidak ada yang nyaut,dan cctv rumah Dela juga mati,mobil Dela juga tidak ada dirumah,Ponsel Dela tidak aktif.


Sisil hanya mengirim pesan kepada Dela,lalu mereka kembali pergi dari perumahan Dela.


****


Sebuah tangan memeluk erat pinggang wanita cantik dengan baluran baju sexy.


Disebuah rumah mewah,terdapat dua pasangan pria dan wanita sedang melihat keluar jendela.


wanita dengan tatapan nya yang suram melihat keluar jendela.


“Maafkan aku harus melakukan hal ini sayang,karena aku takut kamu akan meninggalkan aku kembali…” suara parau dari pria tersebut dari telinga wanita tersebut.


Wanita tersebut menyingkirkan pria itu lalu berjalan ingin keluar,tapi pintu terkunci


“DIKO….” Pekik Wanita itu.


“Sayang…” panggil Diko.


Diko menarik lengan Dela dan menjatuhkan tubuh Dela diatas ranjang milik nya.


“Diko,aku mohon jangan lakukan ini,aku mohon,kamu berjanji kepada aku kalau aku hanya akan menemani kamu tanpa ada melakukan apa-apa.” Seru Dela.


“Tapi aku tidak bisa menahan nya lagi Dela,aku harus melakukan ini supaya kamu mau menikah dengan aku…” jawab Diko membelai lembut kepala Dela


“Diko,Diko,aku mohon jangan lakukan ini…” seru Dela memohon.


Dela terus menangis,badan nya sudah di tahan oleh Diko,namuj di luar dugaan,Diko hanya menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh Dela,lalu memeluk dan mencium sekilas


Hembusan nafas Dela kembali normal,ia sedikit demi sedikit mencoba melepaskan tangan Diko dan tubuhnya,Diko tak lengah dengan gerak gerik Dela,ia kembali merekatkan tangan di tubuh Dela.


Dela mencoba melembutkan cara bicara dengan Diko supaya Diko melepaskan dirinya dan membiarkan dirinya keluar dari rumah ini.


“Diko,Aku mohon kali ini aja,Lepasin aku dan cari yang benar-benar bisa menerima kamu,sedangkan…” Ucap Dela kepada Diko namun di potong oleh Diko.


“Dela,kamu yang bisa menerima aku kembali,kamu yang tahu aku bagaimana,kamu yang mengerti aku del…”Balas Diko namun mendengar semacam itu,Dela seketika menghela nafas nya


“DIKO,kamu bilang aku yang bisa mengerti kamu,namun kebalikan nya,kamu sendiri yang tidak mengerti aku diko,jangan mau sesuka hati kamu dik,bukan kamu sendiri yang ingin di mengerti,aku juga mau di mengerti dik,jadi tolong untuk hari ini dan seterusnya aku mohon jangan ganggu aku lagi…” ucap Dela melepaskan tangan diko sekuat tenaga dan membuka pintu kamar diko.


Diki terduduk d tepi ranjang nya,memikirkan apa yang di bicarakan dela,saat menuruni tangga,Diko menyusul Dela,Dela melihat Diko menyusul dirinya,ia ingin berlari,namun tangan nya di tahan oleh Diko,Diko menarik Dela Kedalam pelukan nya.


Diko meneteskan air matanya saat memeluk Dela,dan melonggarkan pelukan mereka,Diko melumut bibir Dela,sehingga Dela juga merasakan apa yang di rasakan Diko,namun apa yang di rasakan Diko tak sebanding apa yang ia rasakan,sehingga membuat air mata Dela juga ikut jatuh saat berciuman dengan Diko.


Dengan rambut terurai,Dela ingin melepaskan ciuman itu,namun Diko menarik pinggang nya,dan menahan nya.