Merried With You

Merried With You
H-2 Wisuda.



“Pagi semuanya,saya harap kalian semua sehat selalu dan tidak ada masalah atau kendala saat wisuda nantik,saya disini selaku rektor di kampus ini ingin menyampaikan kalau hari kelulusan akan di lakukan di dua tempat,yang tempat pertama di halaman kampus kita ini,yang tempat kedua,di tempat yang kalian damba-dambakan,yaitu Korea Selatan,dan saya harapkan lagi kalian ada persetujuan dari orangtua,sekian dari saya,dan akan di lanjutkan oleh yang lain…” ucap rektor turun dari podium.


Setelah selesai pengumuman,Kala,Dela,Sisil duduk di bangku Taman sambil melihat orang yang berlalu lalang,sambil menikmati minumannya,mereka juga memikirkan apa saja yang akan di bawa ke korea besok ni,karena ini juga termasuk impian dari ketiga wanita ini,mereka juga sudah membuat sebagian apa yang akan mereka beli dan banyak lainnya.


Namun tengah asik bercerita,berdiskusi,Diko dan Vano lewat sambil memegang cup kopi yang barusan mereka beli di kantin.Diko terus memperhatikan Dela,Dela yang sedang meminum melihat Diko tersenyum Kearah dirinya,langsung menyemburkan minuman itu lalu terbatuk,Dela mengingat kejadian tadi malam,sehingga membuat tida terkejut plus batuk.


Vano dan Diko hanya lewat lalu kembali berbicara saat jalan,dan mereka juga kembali dengan berbincang kecuali Dela,dia jadi tidak fokus.


“Baiklah,apa kita akan ke mall untuk beli apa yang kita butuhkan….” Tanya Kala menyarankan.


“Gimana kali ini kita perginya sendiri-sendiri…” ucap Sisil mengidekan supaya Kala dan Vano punya waktu luang.


“Hmmm,kalau itu yang kalian mau,gpp,Gue setuju-setuju aja…” jawab Dela membuka suara.


****


”Mama kemana lagi sih,apa pergi sama Mama,dan Papa nya Vano…” ucap Kala lirih mencari mamanya kemana-mana dan tidak ditemukan.Kala naik ke atas dan masuk Kedalam kamar mandi untuk pergi ke mall karena dia akan membeli barang-barang ia perlukan.Setelah selesai mandi,Kala masuk Keruang pakaian dan pakaian yang sangat simpel dan tidak meributkan,sudah selesai semuanya,Kala ingin membuak pintu karena ingin keluar,tapi pintu telah di bukan oleh Vano,Vano bingung mau kemana Kala akan pergi secantik ini,Vano memegang bahu Kala dan berjalan mundur lalu duduk Disofa.


“Nona cantik mau kemana,sudah cantik-cantik begini wangi lagi….” Tanya Vano sekaligus memuji.


Kala tersenyum dan berdiri. “Aku mau pergi ke mall,untuk membeli keperluan untuk pergi ke Korea,aku bahagia tau,ya walaupun sudah pernah kesana juga,tapi dulu belum secantik sekarang ini…” jawab Kala tersenyum bahagia


“Kita akan pergi bersama,jadi aku akan ikut Temanin kamu belanja apa yang kamu mau hari ini,tunggu aku ganti baju dulu ya,jangan kemana-mana sayang….” Ucap Vano mencium kening Kala lalu berjalan Keruang pakaian


Vano sudah selesai ganti baju dan mereka turun Kebawah bersama.


“Mama pergi kerumah Orangtua aku,tadi mama bilang ke aku…” seru Vano memberitahu Kala sebelum Kala menanyakan mama nya.


“Dan lagi,selesai kuliah kita akan pindah kerumah kita yang sudah selesai itu,dan kita akan membangun keluarga yang bahagia,mempunyai anak yang tampan seperti aku,dan cantik seperti kamu…” ucap Vano lagi membukan pintu mobil untuk Kala.


Kala hanya tersenyum mendengar omongan Vano,Mall tidak jauh dari rumah mereka,mobil Vano sudah sampai di Lobby mall dan mobil mereka dipindahkan oleh petugas sekitar mall.


Mereka masuk seperti layaknya seorang artis,Hampir setiap pegawai menunduk,sehingga membuat Kala heran dan merasa malu karena semua pegawai menunduk atau menghormati kedatangan mereka.


Vano merangkul pinggang Kala,Kala melirik ke arah Vano,mereka masuk Kedalam salah tau Brand yang cukup terkenal,melihat baju dingin,Kala juga tak lupa meminta Vano untuk mencoba baju itu,selera Kala sangat bagus,membuat baju yang di pakai Vano terlihat bagus dan elegan.Kala juga membeli baju hangat untuk Vano,dari kepala sampai bawah,Vano hanya menunggu Kala belanja sambil memotret Kala yang tengah sibuk dan tersenyum.


Vano menyimpan menjadikan foto Kala sebagai wallpaper ponselnya.Vano memanggil Kala lalu memotret wajah Kala,Vano pikir saat dia memanggil Kala wajah Kala akan terlihat jelek difoto,namun malah tetap terlihat cantik.


Vano tersenyum melihat istrinya,Kala sibuk meminta Vano mencoba baju ini itu.


****


”Kamu tunggu sini,aku pilih kue nya dulu ya,jangan kemana-mana adik kecil…” seru Kala mencandai Vano dan tersenyum,Vano juga tak lupa memotret serupa gerak gerik Kala,Vano sudah pindah profesi semenjak menikah dengan Kala,yaitu sebagai fotografer Kala.