Merried With You

Merried With You
Malam Pertama



“Uh lelah nya…” ucap Kala mengeluh melepaskan hak tingginya dan duduk di tepi ranjang.


Vano masuk Kedalam kamar Kala,membuat Kala terkejut dan hampir saja mau melempar Vano dengan Hak tingginya.


“Kenapa Pak Vano masuk kesini sih,pulang sana…” ucap Kala berdiri dengan kaki tanpa alas.


Vano berjalan ke arah Kala dan memegang pinggang Kala.


“Kenapa mengusir saya,saya sudsh sah menjadi suami kamu…” ucap Vano melihat Dada kala yang terbuka karena baju pengantin nya.


Kala memundurkan langkahnya dan melarang Vano untuk menginap Didalam kamar nya.


“Kalau gitu,pak Vano tidur di kamar tamu sjaa…” ucap Kala menolak sekamar dengan Vano.


“Kal,Vano….” Ucao Vano.


“Vano,kamu tidur di kamar tamu…” usir Kala lagi.


Vano merebahkan badannya di kasur milik Kala dan menutup matanya karena merasa lelah.


“Vano…” panggil Kala geram


Vano tidak mendengarkan Kala,dia masih menutup matanya,Kala menarik lengan Vano untuk turun dari ranjangnya.Tapi Vano malah mengambil kesempatan itu,dia malah menarik Kala ke tubuhnya.Kala jatuh diatas badan Vano,Kala terus menatap Vano tanpa berbicara,sehingga Vano mencium b*bir Kala.


“Saya lelah Kal,lagian kita ini sudah suami istri,kenapa malah saya yang diusir dari kamar istri saya…” ucap Vano masih memeluk pinggang Kala.


“Y-ya kalau gitu mandilh dulu,saya akan menunggu diluar…” jawab kala gagu,tapi Vano semakin mengeratkan pelukan nya


“Pa-vano Le-lepasin dulu,saya ma-mau ke-Kekamar mandi…” ucap Kala kakok.


Vano melepaskan pelukan nya dan Kala masuk Kedalam kamar mandi dengan berlari kecil.Vano tersenyum melihat tingkah Kala yang salting.Vano duduk di balkon kamar Kala melihat pemandangan langit yang indah di malam hari.Kala melihat keluar,ia tidak melihat ada Vano di ranjang,Kala Buru-Buru masuk Kedalam tempat ruang pakaian nya,setelah selesai pakai baju tidur,Kala duduk di meja riasnya dan mengeringkan rambutnya.Setelah itu Vano masuk melihat Kala yang tengah asik mengeringkan rambutnya sambil bersenandung,tanpa ia sadari Vano ada dibelakang nya.


“Hati-hari mengeringkan rambut sambil bersenandung bisa mengundang makhluk halus…” ucap Vano berbisik di telinga Kala.Kala terkejut sehingga membuat membuat kepalanya terbentur di kening Vano.


“Ih,kenapa sih bikin kaget saja,lagian nggak ada juga hantu disini,palingan Papa dan Mama…” ucap Kala melanjutkan mengeringkan rambutnya.


Vano berjalan ke kamar mandi,saat Vano tengah asik mandi,Kala berteriak dan mengetok pintu kamar mandi Vano.


“Van,vanoo…Buka pintu…” pekik Kala terus memukul pintu.


Vano membuka pintu dan melihat Kala masuk begitu saja,sedangkan Vano hanya menggunkaan Cd,dan badannya di balutin sabun.


“It-itu ada yang manggil dari balkon,padahal di balkon nggak ada orang,Arghh ini semua gara-gara kamu…” protes Kala masih tidak menyadari Vano menggunakan Cd.


“Orang nggak ada siapa-siapa,halusinasi kamu aja,udah mau disini atau keluar….” Tanya Vano.


Kala melihat ubah vano yang dibalutij sabun dan apalagi melihat Vano hanya Menggunakan Cd,Kala terkejut dan menutup matanya sambil berteriak kecil.


“Ya ampun,bisa-bisanya nggak bilang kalau pakai Cd,Arghh.” Ucap Kala keluar dan ingin menutup pintu,tapi dibuka lagi dengan memalingkan wajahnya.


“Van,bu-buruan keluar jangan lama-lama mandinya,sa-saya takut sendiri,bisanya nggak sih…” ucap Kala gengsi.


“Kalau takut,bisa nunggu disini sambil lihat saya mandi…” ucap Vano bercanda.


“G*la…” umpat Kala menutup pintu


Ada seseorang yang memanggil dari luar,tapi suaranya tidak tau dimana,Kala terkejut dan ingin berlari lagi Kekamar mandi,tapi dia ingat ada Vano Didalam,Kala mencoba mendengar kembali suara itu dan berjalan ke dekat pintu dan menempelkan telinga nya dekat pintu.


“Kal,ini Mama…” ucap Mama angkat Kala.


“Mama,oh Mama…” ucap Kala sudah tidak takut lagi dan membuka pintunya.


“Rupanya Mama,Kala kira hantu….” Ucap Kala histeris.


“Ya ampun,nggak ada hantu dirumah ini sayang.” Ucap Mama angkat Kala lalu berjalan ke kursi samping kamar kala,dan Kala mengikuti Mama angkatnya.


“Mama ada perlu apa ke kamar Kala…” tanya Kala heran.


“Mama gatau juga,gatau kenapa tiba-tiba rindu berat smaa Kala…” jawab Mama nya.


“Omg,benarkah,Kala juga rindu sama Mama,gimana kalau kita tidur bersama…” Ucap Kala tanpa berpikir.


“Jangan dong Kal,terus suami kamu sendirian tidurnya,apalagi ini malam pertama lo buat kalian…” tolak Mama Kala,lalu berbisik saat mengucapkan malam pertama.


“Ih,orang nggak ada ngapa-ngapain juga,lagian Pak Vano kala suruh tidur di kamar Tamu…” jawab Kala menyandarkan kepalanya di bahu Mama nya.


“Kala…”


“Jangan begitu Kal,lagian kamu sudah menjadi istri lo,kamu juga harus jaga sikap kamu,harus bisa menjadi istri yang baik,tugas istri itu banyak sayang,jangan ulangan lagi ya,gpp dong kalau kalian tidur di satu ranjang,kan kalian sudah sah,dan kalau mau ngapa-ngapain juga gpp,mama malah senang,apa lagi Alm Papa dan Mama ya kan,lalu orangtua Vano juga akan bangga sama Kamu…” ucap Mama kala mencoba menasehati Kala dengan Baik.