Merried With You

Merried With You
Kembali Ke Kampus.



Pagi hari Kala,Dela,Sisil bangun pagi,karena kali ini mereka tidak akan mencari masalah lagi di kampus,dan lagi mereka juga akan lulus dan wisuda.Mereka telah bersiap-siap dirumah mereka Masing-Masing.Dan lagi mereka juga sudah janjian akan berangkat bersama.


Vano yang bangun sesudah Kala,dia heran melihat Kala sudah selesai saja,Vano masuk Kedalam kamar mandi,sedangkan Kala sudah siap merias rambutnya,dan tinggal mengganti baju yang lebih layak untuk ke kampus.


Kala juga sudah menyiapkan baju Vano,ini pertama kalinya Kala menyiapkan pakaian Vano,selesai dari itu,Kala turun Kebawah untuk melihat mama nya dan sarapan bersama mama,tapi sang mama meminta untuk menunggu suami Kala,lagi-lagi wajah Kala berubah karena Vano sangat lama.Namun tak lama dari itu,Vano keluar dari pintu kamar dan turun menggunakan baju yang telah di siapkan Kala.


“S*al*n,ini benaran Vano,kenapa ganteng banget…”batin Kala termenung sambil memegang sendok garpunya,tanpa ia ketahui sang mama memperhatikan Kala.


Vano tersenyum Kearah Mama mertuanya dan duduk di samping Kala,kini mereka sarapan dengan nikmat,selesai mereka makan,Kala pamit duluan karena Sisil dan Dela sudah didepan,tapi Vano malah mengikuti Kala keluar.


“Kala,kamu berangkat bareng aku…” Ujur Vano menggandeng tangan Kala,tapi Kala malah melepaskan tangan nya dari Vano.


“Aku berangkat bareng mereka ya,aku sudah janjian Van…” jawab Kala mencoba memohon.


“Kal…” panggil Vano


“Kamu tau kan mereka orang terdekat aku,dan mereka sekarang tidak baik-baik saja,ngertin aku ya,ntr pulang kampus aku pulang sama kamu…” ucap Kala masuk Kedalam mobil Dela dan tak lupa juga mencium kening Vano,dan ini baru pertama kali Kala memberi ciuman di pagi hari.Kala juga tak lupa mengatakan hati-hati kepada suaminya itu.Vano tersenyum melihat Kala.


Mobil mereka jalan bersamaan,dan juga masuk Kedalam kampus do waktu yang sama.Kala dan teman-teman nya memasuki besement mobil,sedangkan Vano parkir khusus dosen.


Didalam lift,Vano membuka suara.


”kalian keruangan saya saja langsung,ada yang saya bicarakan ke kalian…” ucap Vano berjalan diluan dan di ikuti tiga wanita itu.Tapi sempat-sempat ya Kala menggosipkan suaminya itu.


“Ni pak Vano kenapa malah panggil kita ke ruanganya sih,padahal kita baru masuk ya,apa jangan-jangan dia mau memberi kita hukuman lagi…” bisik Kala namun bisa terdengar oleh Vano.


“Eh Kala g*la,kalau lo mau gosip tu jangan depan orangnya b*go,lo yang bikin kami kena hukum…” jawab Sisil menjewer telinga Kala.Mereka masuk Kedalam ruangan Vano,dan duduk bak seperti tersangka yang sangat nakal.


“Saya cuman mau bilang,kalau kalian bikin masalah lagi dalam waktu dekat ini,dan apalagi kalian akan wisuda,kalian di pastikan tidak lulus dari jurusan kalian,dan dikeluarkan dari kampus ini,dan lagi,kalian tidak akan di terima di kampus mana pun,tanpa persetujuan dari pihak kampus lama…” ucap Vano membuat tiga wanita itu langsung terkejut dan ternga-nga.


“Kami janji deh pak,nggak buat masalah lagi,dan lagi kami janji tidak akan terlambat lagi untuk datang kampus,karena seminggu lagi kami akan wisuda,tapi bisa kali pak,kami lulus dengan baik dari kampus ini,lagian ya pak…” jawab Sisil mulai ngaur dan di hentikan oleh Dela dan Kala.


“Wanita G*la,jangan dengarin kata Sisil pak,eh tapi yang di awal itu benar deh pak,kalau di akhir nggk benar pak…” ucap Dela dan Kala menutup mulut Sisil.


“Kami permisi keluar dulu pak…” ucap Kala menggeret sisil keluar.