
“Gue bakal balik ke Amerika lagi…” ucap Vio saat memakan sarapan nya bersama Dela.Dela terkejut karena belum lama Vio disini,ia sudah pergi saja ke negeri orang,dan itu membuat Dela protes
“Bangke,secepat itu,lo gila ya,udah deh,mending lo tinggal disini,dan lagi..dan lagi apa yang lo cari sih di Amerika,lagian lo udah kaya raya Vio,udah deh,lo disini aja,bersama Gue,kita sama-sama cari pasangan hidup kita bersama…” ucap Dela menghentikan makan nya,dan mencoba meyakini Vio untuk tetap di Indonesia.
“Lo gila ya,Gue di Amerika sudah punya pasangan,dan dia bilang bakal ngelamar Gue ketika urusan Gue sudah selesai di Indonesia…” jawab Vio
“Aduh,mending tu cowok suruh ke Indonesia deh,suruh dia kenalan sama kita-kita dulu,kalau tidak Gue bakal ikut bersama lo ke amerika,dan membuat keributan di Amerika….” Perintah Dela memakan kembali buburnya.
“Dia juga udah pasti kenal sama kalian,soalnya Gue selalu menceritakan kalian tanpa henti…” jawab Vio menyudahi makan nya
“Ya kalau lo mau ikut,boleh aja,lo juga bisa mencari cinta sejati lo disana….”Ajak Vio membalas omongan Dela.
“Yah sih,Besides, my papa is also in America with his new wife, he also invited me to leave Indonesia, but I refused, because at that time, I was still in college and soon I would graduate at that time, and again I also miss Papa and My old mother, but I also appreciate my new mother who took good care of my Papa….” Pikir Dela sambil menyampaikan nya ke Vio.
“Yeahh,You can go all out, go see your Papa there, but you have to meet your mama first, yes, even though she has done something wrong, but again, humans are not free from their mistakes, and yes, it was the mother who gave birth to you…” ucap Vio menatap wajah Dela yang hanya menunduk saat membicarakan mama nya.
“Right,kita sudah selesai sarapan,mari kita kembali ke rumah,dan Gue juga harus membeli oleh-oleh untuk pasangan Gue di Amerika,karena dia never tried Indonesian food at all....” seru Vio membayar sarapan mereka.
“Mau Gue temani enggak,Gue juga bosan di rumah,Yah Itung-Itung lo bayar untuk tinggal dirumah Gue….” Seru Dela menyodorkan diri untuk ikut bersama Vio.
“very clever…” jawab Vio geleng”
****
”Sayang…” panggil Kala dari kamar dan sedangkan Vano ada di dalam kamar mandi.
Ponsel Kala berdering,ia mengangkat dan menuju balkon untuk menjawab telpon tersebut.
“Kenapa Del….” Tanya Kala sambil menatap langit-langit.
“Are you serious, Vio has a boyfriend….” Tanya Kala balik.
“Yes,i serious…” jawab Dela.
“Right,Gue bakal siap-siap….” Seru Kala mematikan telpon dan pergi ke ruangan pakaian Memilih pakian yang ingin ia pakai.
Vano sudah keluar dari kamar mandi,ia melihat Kala Buru-Buru masuk kamar mandi tanpa menghiraukan dirinya.
Sedikit lama Vano menunggu Kala keluar dari kamar mandi,dan akhirnya Kala keluar dari kamar mandi.
“Eitt’sss,mau kemana Buru-Buru gini…” tanya Vano menghentikan Kala yang ingin masuk Keruang ganti x
“Aku bakal ke pusat perbelanjaan untuk pergi bersama Dela dan Vio,kamu cukup Antarin aku ke rumah Dela,dan kamu boleh pergi selesai itu,Ok sayang…” ucap Kala.
“Sa-yang…” panggil Vano.
“Sayang,aku hanya pergi ke pusat perbelanjaan,right,aku gpp kok,aku juga bisa sekalian beli baju untuk baby kita…” ucap Kala mengelus pipi Vano.
“Kamu enggak perlu membeli pakaian untuk anak kita ke pusat perbelanjaan,aku bisa mendatangkan orang-orang nya kesini,right…” seru Vano mencoba membujuk Kala supaya untuk tetap dirumah saat lagi hamil besar sekarang Ini…
“Sayang,boleh ya…” bujuk Kala menghentikan mengeringkan rambutnya dan memeluk Vano dari belakang dan mengelus dada kekar milik Vano.
“Arghhh,baiklah….” Jawab Vano keluar dari ruang ganti.