Merried With You

Merried With You
Fitting Baju



“Pak Vano kenapa sih mau nikah dengan saya,padahal banyak cewe-cewe cantik yang ada diluar sana…” Ucap Kala menyandarkan tubuhnya di bangku mobil.


Vano tidak menjawab pertanyaan Kala,Vano tetap fokus mengemudi,dan lagi Kala sudah mengsherelok lokasi aktifnya ke teman nya,mereka tiba di butik yang sudah di tentukan,butik tersebut sangat mewah,yang datang kesana hanya orang-orang kelas atas.Vano dan Kala masuk ketoko butik ,sedangkan dua sahabat Kala sudah tiba dan mereka masuk Kedalam toko butik itu.


Vano tidak terlalu banyak berbicara,dia hanya mengikuti instruksi pegawai butik,begitu juga dengan Kala,namun mereka tampak sangat tidak dekat,Dela dan Sisil membantu mereka Memilih baju pengantin yang bagus,dan baju untuk tunangan.Dela dan Sisil memilihkan baju yang sangat simpel tapi elegan,mau nggak mau Kala dan Vano mencoba baju yang telah dipilihkan oleh Dela dan Sisil,dan baju yang dipilihkan oleh dia sahabat itu terlihat bagus dipakai ditubuh Kala dan Vano.


Setelah selesai Memilih baju,mereka singgah ke Mall untuk membeli cincin,Vano mengeluarkan kartunya untuk membayar cincin tersebut,lalu setelah itu mereka keluar dari mall.Namun Kala menghentikan langkah Vano.


”Pak Vano luan saja,saya akan pulang sama Dela dan Sisil…” ucap Kala ingin naik ke atas mobil Dela,namun tangan Kala ditahan oleh Vano,dan membawa Kala naik ke atas mobil.


Saat masuk Kedalam mobil,Wajah Kala terlihat sangat ingin marah,namun ia mencoba menahan amarahnya dengan meremas baju nya sendiri.


“Kala,Papa dan Mama menitipkan kamu ke saya,kalau kamu pergi sama saya,pulang juga sama saya,kalau kamu mau pergi lagi sama kawan kamu,kamu pergi saja tidak ada larangan…” ucap Vano menjalankan mobil nya kerumah Kala.


Sampai dirumah Kala,Vano masuk mengantarkan kala sampai dalam rumah dan Vano berpamitan dengan Papa dan Mama nya Kala,setelah itu,Kala pamit ingin pergi ke Cafe bersama kedua sahabatnya.Kala masuk Kedalam mobil Dela dengan keadaan wajah yang cemberut.Dela dan Sisil hanya menggeleng melihat tingkah Kala.


Mereka pergi ke Cafe Ketempat biasa mereka nongkrong.Kala hanya menggunakan baju yang simpel saat ke Cafe,mereka memesan minuman yang biasa dia pesan dan roti kesukaan kala.Hari sudsh sore,dimana Kala masih DiCaffe menenangkan pikiran nya.


“Pening Gue lihat pak Vano kenapa bikin emosi terus ya,nggak di kampus nggak di luar,selalu bikin emosi….” Umpat kala menyedot minuman nya.


“Udahlah Kal,jangan begitu,sebentar lagi lo bakal jadi istri dari dosen kita.” Ucap Sisil yang tumben banget bijak dalam berbicara,dan membuat kala dan Dela mendengar itu terkejut,karena Sisil termasuk orang yang malas ikut campur.


“Hmmm,dan besok Gue gabakal datang ke kampus,kalian jangan datang juga ya,ikut Gue tunangan aja…” ajak Kala memohon kepada kedua sahabatnya.


“Yaudah deh,kita pulang aja,besok adalah hari pertunangan lo,dan lo harus tampil cantik di depan calon suami dan calon mantu lo besok..” Ucap dela bangkit dari kursi dan mengambil tas dan kunci mobilnya.



Jangan lupa Like


Komen


Shere


Vote.!!!!


Semoga novel kali ini ke terima oleh pihak novel


Aamiin🙏😍


Yang kepo dengan aku bisa cek Ig


laylaailyass 💙🥰