Merried With You

Merried With You
Melihat Rumah Baru



“Pak Vano ini bukan jalan mau pulang kerumah Saya,ini salah jalan,putar balik….” Perintah Kala melihat jalan.


“Yah memang kita tidak kerumah,tapi melihat rumah dulu,kalau tidak begini kamu tidak akan mau pergi melihat rumah.” Jawab Vano Memasukan mobil Kedalam halaman.


“Ini benaran rumah nya,ini lebih besar dibanding rumah aku,apa pak Vano salah masuk rumah,duh ya ampun jangan bikin malu dong pak Vano…” batik Kala.


Vano sudah keluar,tapi kala belum keluar dari mobil karena takut salah rumah.Lagi-lagi Vano menggapai tangan Kala untuk mengajaknya masuk Kedalam rumah.


“Kala,sekarang lihatlah,apa kamu ada yang tidak suka dengan interior rumah ini,apa ada yang ingin dirubah….” Tanya Vano duduk di sofa sedangkan kala melihat sekeliling.


“Sepertinya tidak,dan bagus,bapak pandai mencari desain rumah…” Ucap kala memuji Vano.


“Vano kala Vano,kamu harus berapa kali sih saya bilang,apa perlu kita benar-benar nikah dulu baru kamu panggil saya dengan sebutan yang menarik…” tegur Vano menarik pinggang Kala seakan ingin memeluk.


Kala merasa deg-degan dengan apa yang dilakukan oleh Vano,kala mengalihkan pandangan nya lalu melepaskan tangan Vano dari pinggang nya.


“Iya Vano,saya sudah melihat seluruhnya,sekarang antar pulang,karena kamu sudah mengizinkan saya,But my ransel tinggal di kampus,jadi itu tanggung jawab anda.” Ucap Kala berjalan keluar sambil mengipas”.


“Tu orang lihat nggak sih wajah Gue merah,bisa-bisa malu…” batin Kala melihat ke belakang Vano mengikuti dirinya.


“Mau makan dulu….” Tanya Vano Didalam mobil.


“Nggak usah,Bibik ada bikin bekal tadi…” tolak Kala.


“Tapi,mama suruh kamu untuk makan malam dirumah,nanti saya jemput,tapi beristirahatlah dulu,saya hubungi ketika saya ingin jalan menjemput kamu….” Ucap Vano memakirkan mobil di garasi rumah kala dan mengantarkan kala masuk sampai rumah.Lalu berpamitan dengan Bibik dan juga Kala.


Kala merebahkan dirinya di sofa,dan membuka grup cht nya,lalu menghubungi Dela dan Sisil kalau dia diantar pulang sama Vano.


“Kala,bisa-bisanya lo ninggalin kami…” umpat Dela isi grup.


“Yah gimana ya,jangan salahkan Gue,salahkan Pak Vano.” Jawab Kala di grup chat.


“Jangan hari ni deh,pak Vano mau jemput Gue,karena disuruh mama nya.” Ujur Kala.


****


malam harinya.🌚


Kala sudah meminum vitamin nya,supaya tidak lesuh lagi,dan sudah selesai membersihkan diri,kala hanya menggunakan baju yang simpel.Dan sedang menunggu Vano di ruang Tv.


“Kal,aku sudah diluar..” pesan Vano.


Kala pamit dengan Bibik dan keluar menuju gerbang depan.Kala terkejut melihat Vano menjemputnya dengan Mobil yang tak biasa.


“Ini g*la,kenapa harus jemput pakai mobil ini sih,padahal hanya makan malam biasa…” Guman Kala membuka pintu mobil.


Saat Kala masuk,Vano terpesona dengan penampilan nya Kala dan di padui dengan wangi yang sangat elegan.Kala hanya menggunakan make up natural.


“Pak Vano kenapa malah diam sih,buruan pak,ntr saya pulangnya kelamaan.” Ketus Kala.


“Pulang pun gpp kala,toh perginya sama tunangannya sendiri…” jawab Vano menjalankan mobilnya.


“G*la…” umpat Kala.


“Gimana,udah baikan tubuhnya….” Tanya Vano melihat ke arah kala lalu fokus kembali mengemudi mobil.


“Ya sudah.” Jawab Kala cuek.