Merried With You

Merried With You
Kue Macoroni.



Saat Kala sudah mau sampai dirumah Sisil,dia melihat ada yang menjual makanan kesukaan teman nya itu,lalu Kala menepi kepinggir lalu menyeberang ke tempat makanan itu.Kala membeli banyak,Kala juga berniat untuk membantu kakek tua itu,supaya jualananya cepat habis,namun ada seseorang yang ingin membelinya juga untuk kekasihnya.


“Saya beli semuanya kue makaroni nya ya pak…” ucap Kala mengeluarkan uangnya.Kakek itu langsung menyiapkan makaroni itu dengan ligat,dan terlihat dari wajahnya dia sangat bahagia.Saat semua kue makaroni nya sudah dibungkus dan sudah ditangan Kala,ada pria yang datang buru-buru ingin membeli makaroni untuk cewek nya,namun nihil,makaroni itu sudah habis,pria itu melihat ke arah tangan Kala yang banyak memegang kantong plastik berisi makaroni.


Kala melihat pria itu dengan tatapan yang bingung,ia menyembunyikan makanan itu,karena Kala tau pria itu akan meminta punya nya.Benar,pria itu mengemis kepada Kala untuk memberinya satu plastik.


“Mbak,saya beli 5x lipat,beri saya satu kantong makaroni,saya mohon mbak,ntr kekasih saya bisa makin marah dan mogok makan mbak…” ucap pria itu dengan tatapan senduh.


Kala yang tadi menyembunyikan makanan tadi,saat mendengar tujuan pria itu membeli makaroni itu untuk kekasihnya,Kala dengan senang hati memberi kepada pria itu,lalu menolak uang yang diberikan pria itu,Kala yang sudah buru-buru,ia langsung meninggalkan pria itu dengan memberi senyuman.Kala masuk Kedalam mobil dan melajukan mobilnya.


****


”Kal,kenapa lo lama banget….” Ucap Sisil lirih berbisik karena Dela sedang melamun.


“Let's see, what's in my hand, the three of us favorite macaroni cake.” Ucap Kala tersenyum.


Sisil tersenyum lalu menarik Kala ke dekat Dela.


Kala duduk di samping Dela.


“Del,lihat apa yang Gue bawa kesini,Gue yakin mood lo bakal kembali deh,setelah makan ini…” ucap Kala sudah senang duluan,karena ia sangat tau Dela juga menyukai kue makaroni ini.


Dela hanya melihat lirik kue tersebut lalu merebahkan tubuhnya di paha Kala dan meneteskan air matanya.Kala dan Sisil hanya diam,karena mereka sangat tau gimana Dela membanggakan keluarganya,namun kini.


“Eh g*la,gue tadi sudah mau sedih,tapi kenapa isi kepala lo malah itu b*go,jadi lo melamun mikirkan hal bodoh itu,ya Allah Dela,b*ng*at lo…” umpat Sisil menepuk jidat Dela.


Dela tersenyum lalu merubah posisi nya,ia duduk mengambil kue yang di bawa Kala tadi dan membukanya.


“Lo beli dengan kakek-kakek pinggir jalan itu kan,soalnya punya kakek itu sangat enak….” Tanya Dela memakan kue tersebut,berbeda dengan Kala dan Sisil.Mereka bingung dengan Dela yang tadi melamun seperti orang ingin mencoba bunuh diri.


“B*ngs*t,untung ni orang sudah gue anggap sodara aja,kalau nggak udah gue suruh dia keluar dari rumah ini….” Umpat Sisil


Mereka bertiga menikmati kue makaroni itu Ditaman rumah Sisil.Mereka sudah mulai tertawa,begitu juga Dela,dia juga sudah mulai tertawa.Dela juga bilng dia tidak akan ambil pusing masalah ini,karena itu urusan orangtuanya.


Like woiii


Shere


Komen


Vote.!!!!’n


Jangan lupa kunjungi Ig aku Ok…


Semoga keterima Aamiin.🤪🧘🏽‍♂️🧘🏽‍♂️🧘🏽‍♂️🧘🏽‍♂️🧘🏽‍♂️🧘🏽‍♂️