Merried With You

Merried With You
Kedatangan Dela Dan Sisil



“Sil,gimana kalau selesai ngampus kita kerumah Kala….” Tanya Dela sama Sisil yang tengah asik fokus mencari jawaban yang ada di papan tulis.


“Boleh juga,Gue juga udah kangen banget sama Kala.” Jawab Sisil meletakan pulpen nya dan memperhatikan Dela berbicara.


“But,pak Vano kita ajak nggak sih….” Tanya Dela sedikit berbisik supaya yang lain tidak tau.


“Kita tanyakan saja Nantik Keruang pak Vano,lu jangan ganggu Gue dulu deh,Gue lagi fokus untuk mencari jawaban yang dipapan tulis.” Ucap Sisil


“Gila,sejak kapan lo benar-benar fokus belajar gini,Usually lo molor.” Ketus Dela membuka ponselnya untuk menghubungi Kala.Tapi ditahan oleh tangan Sisil.


“Do not call Kala.” Ucap Sisil meletakan ponsel Dela di atas meja.


“Why….” Tanya Dela heran.


“Maybe,Kala lagi tidur…” jawab Sisil.


Diko memperhatikan Dela dan Sisil yang sedari tadi tak henti berbicara.


”Hey Dela Sisil,kenapa ribut-ribut,simpan dulu gosipnya,selesai jam pelajaran baru bergosip,sekarang fokus mengerjakan soal itu.” Terus Diko berdiri.


“SIAP PAK DIKO…” jawab Dela bercanda.


Jam Pulang.


“Lo aja deh yang masuk,Gue malas banget bicara,lo kan always berani,sekarang lo yang maju buruan ketok tu pintu…” ucap Dela mendorong tubuh Sisil.


Vano melihat dari luar ada Dela dan Sisil tengah meribut,Vano keluar dan menyuruh mereka masuk.


“Katakan,saya tau kalian kesini pasti ada alasannya..” ucap Vano duduk di bangkunya.


“Pak Vano,kami mau kerumah kala,bapak mau ikut apa tidak,kan bapak ni udah jadi tunangan nya Kala….” Tanya Sisil ceplos”


“Kalian saja yang pergi,saya masih ada urusan di kampus,selesai urusan saya kerumah Kala.” Jawab Vano datar.


“Ya ampun untung ni orang dosen sekaligus tunangan teman Gue,kalau nggak,udah Gue tonjok tu muka.” Batin Dela kesal.


Mereka membeli banyak permen kapas dan membawanya kerumah kala.Namun saat masuk kerumah Kala,Dela dan Sisil melihat Kala tertidur di sofa dekat televisi.Saat ingin membangunkan Kala,Bibik datang dengan sigap dan melarang membangunkan Kala.


“Mbak Dela dan Mbak Sisil,jangan bangunkan mbak Kala nya ya,soalnya tidur mbak Kala sangat tidak beraturan sejak kejadian itu,dan tadi dia baru selesai nangis Mbak.” Ucap Bibik berbicara sedikit berbisik supaya Kala tidak bangun.


Dela dan Sisil melihat wajah kala terlihat pucat.


“Bik,Bibik nggak kasih kala makan ya….” Tanya Sisil duduk di bawah.


“Ya ampun mbak Sisil ya,Bibik kasih makan kok,tapi sejak kejadian itu,mbak Kala hanya makan buah-buahan dan air putih saja…” jawab Bibik.


Dela melihat Kala,Dela nekat membangunkan Kala.


“Kala,bangun dong,kita datang nih,biasa bawakan lo permen kapas kesukaan lo tau…” ucap Dela menggoyang-goyangkan tubuh Kala.Kala bangun dan membuka matanya.Kala melihat sekeliling dan duduk Disofa.


Bibik tidak heran lagi dengan kelakukan jahil teman nya Kala,Bibik hanya tersenyum dan berbalik ke dapur untuk menyiapkan makan malam ini.


“Nih permen kapas kesukaan kala Syeikila…” ucap Dela dan Sisil Tersenyum Kearah Kala yang masih terlihat pucat.


“Makasih ya del,sil.Tapi Gue lagi nggak mau makan permen itu…” tolak Kala dan menyandarkan tubuhnya ke sofa.


“Kal,lo mau sampai kapan sih seperti ini,kalau lo begini terus,nanti mama sama Papa lo bisa sedih Ninggalin lo,sekarang Bibik lagi masak untuk makan malam,gimana kita jalan-jalan Ketaman dulu,Gue yakin disana lo bisa merilekskan pikiran lo….” Ajak Sisil dan Dela lalu menarik lengan Kala dan permisi sama Bibik untuk keluar sebentar.


Jangan Lupa Like


Komen


Shere


VOTE.!!!


Semoga ke terima Aamiin🦋💙