Merried With You

Merried With You
Kedatangan Vano Kerumah Kala Untuk Kedua Kalinya.



“Kal,saya tidak bisa menggagalkan pernikahan ini,karena ini juga perintah dari kedua orangtua saya,dan yang kamu bilang,saya tidak mempunyai pacar,dan lagi..” jawab Vano bangkit dari kursi dan mendekati Kala.


“Dan lagi,apa kamu mempunyai pacar untuk kamu Nikahin….” Tanya Vano memutar kursi Kala menghadap Kearah dirinya.


“Pak Vano,saya itu tidak punya pacar,tapi apa bapak mau nikah dengan mahasiswa bapak sendiri….” Tanya Kala balik mencoba memundurkan kursinya namun ditahan oleh tangan Vano.


“No problem buat saya,umur saya tidak terlalu tua,just 25 karena saya masuk sekolah cepat dan sekarang malah jadi dosen…” jawab Vano melepaskan pegangan kursi kala dan duduk di sofa nya sambil menyandarkan dirinya.


Kala kesal dengan sikap Vano,dia bangkit dari kursi dan ingin beranjak pergi,namun ucapan Vano menghentikan langkah kaki Kala.


“Kala,jangan panggil saya bapak saat kita berdua,dan kita akan bertunangan besok jadi jangan lupakan itu…” Ucap Vano membukan pintu untuk Kala.


“Terserah saya mau panggil apa,mau bapak,mau om,mau Abg-Abg,mau bencong,terserah saya…” jawab Kala kesal keluar dari ruangan Vano dengan muka yang kesal.


Vano tersenyum melihat sikap Kala,pembelajaran dimulai,Vano kembali masuk Kedalam ruangan Kala dan sahabatnya.


“Kala,Dela,Sisil,letakan tugas kalian yang semalam…” perintah Vano menatap Ketiga sahabat itu.


Ketiga sahabat itu saling memandang,mereka kali ini memang benar-benar teledor,mereka belum membuat tugas dari Pak Vano,Vano tau dari wajah mereka yang terlihat mencurigakan itu,Vano langsung meminta mereka untuk maju Kedepan dan kembali mendapat hukuman,tapi kali ini hukuman untuk mereka berbeda,kali ini mereka membersihkan halaman atas kampus untuk pertama kalinya.


......................


...Hari fitting baju telah tiba,dimana Vano sudah tiba dirumah Kala untuk menjemput Kala karena disuruh oleh orang tuanya,sedangkan kala masih belum bangun karena ini hari Weekend.Mama Eva naik ke kamar Kala untuk membangunkan Kala,karena Vano sudah menunggu hampir setengah jam....


“Ya ampun Kala Syeikila….” Tegur mama Eva menjewer telinga Kala supaya bangun.


“Ya ampun Ma,Kala lagi menikmati Weekend Kala lo mah…” keluh Kala menutup matanya dengan bantal.


“Kala,Vano sudah nunggu dibawah sayang,jangan bikin Mama,Papa kecewa sama kamu…” tegur mama Eva bangkit dari ranjang dan menuju Ketempat Papa dan Vano yang tengah mengobrol.


“Vano,sebentar ya,Kalanya lagi mandi dulu,maaf ya sedikit menunggu lagi…” ucap Mama Eva duduk kursi yang kosong.


“Kenapa sih harus pergi sama Pak Vano,kan bisa pergi sama Dela dan Sisil,gimana kalau Gue suruh aja Dela dan Sisil Ngikutin dari belakang…” Guman Kala menuruni tangga dan mencari Mama,Papa nya.Kala juga mengirim pesan ke Dela dan Sisil untuk mengikuti nya dengan Pak Vano.


“Nah itu Kalanya,Yaudah kalian buruan pergi deh,Nantik keburu sore….” Perintah mama Eva.


“Semoga aja kala nggak bikin sikap yang aneh ya pa…” ucap mama eva melihat kala sudah pergi bersama Vano.