Merried With You

Merried With You
Kesedihan Kala.



Dekan Kampus.


”baiklah semuanya saya sebagai dekan kampus ini,pertama membuka acara yang telah kami rancang-rancang dari jauh hari,dimana setiap acara ada yang akan menampilkan kemampuan cara berbicara yang benar dan masih banyak yang lain.”


“Baiklah kita saksikan dulu sambutan lagi hangat dari salah satu mahasiswa kita dari kelas B.”


fifteen later.


“Baiklah,selanjutnya kita saksikan puitis yang sangat dapat dijadikan motivasi.


Ini acara terakhir kita,Yaitu Tentang Pelecehan Seksual Yang Merajalela.Dari Kelas C.


“Hallo Saya Kala dan Teman saya Intan Dan Didi,kami bertiga sebagai perwakilan dari ruang C untuk membahasa tentang Pelecehan Seksual yang merajalela dimana-mana termasuk kota tercinta kita ini.”


“Saya Intan kawan kala sebagai perwakilan juga,semua yang hadir disini sudah hampir menikmati semua acara yang bermunculan,dan sekarang kita akan bahas betapa penting nya ****.”


“Saya Didi,sebagai perwakilan dari kelas C dan juga sebagai kawan Kala dan Intan,saya disini membahas tentang betapa pentingnya wanita dimata perempuan.Dan ini juga ada sangkut pautnya dengan Seksual/pelecehan seksual.”


“Baiklah saya memulai pertama,dimana saya membahasa tentang pelecehan seksual yang telah merajalela di kota tercinta kita ini,bukan di kota kita saja,hampir di semua kota-kota,dan banyak korban dari pelecehan seksual ini yang terjerat anak yang berusia 6-17 tahun,bukan umur 18-25 tidak di anggap,tapi kita lebih terfokus usia yang awal saya sebut,dimana umur segitu masih dibawah pengawasan orang tua,tapi makin kesini kelihatan orangtua sangat lalai dalam menjaga anak-anaknya,dari yang kecil hingga dewasa,dimana mereka dibujuk di rayu oleh berbagai macam cara,dari candy sampai money,dan tidak itu saja,pelakunya bukan orang yang berusia belasan tapi puluhan,dimana umur segitu mereka bisa berpikir apa yang mereka perbuat,tapi malah sebaliknya mereka tidak berpikir apa yang mereka perbuat kepada anak yang berusia segitu,dan lagi,kadang juga ada mereka melakukan hak tersebut kepada anak kandung mereka sendiri…” ucap Kala sampai seterusnya.Hingga semua orang merasa kagum dengan ungkapan dari tiga orang yang tampil kini,semua orang bersorak dan memberi tapukan tangan yang sangat meriah,Vano,Dan kedua sahabat kala,merasa bangga terhadap cara pemikiran kala.


“Pak,antar saya kerumah sakit ya pak,Papa dan Mama masuk rumah sakit,tolong saya pak Vano…” Ucao Kala menangis.


Vano terkejut dengan ucapan kala,dia berjalan cepat ke arah mobil,mereka menuju rumah sakit.


sampai dirumah sakit,kala langsung keluar dari mobil dan berlari,dia tidak memikirkan baju dan hak tinggi yang ia pakai,Kala sempat terjatuh,Kala bangkit dan berlari Kearah resepsionis untuk menanyakan pasien yang baru tiba.



Like nya jangan lupa ya gaisss


Komen


Shere


Vote!!!!


My ig (laylaailyass)