Merried With You

Merried With You
Hari Kelulusan.



“Lihat di kaca,dan lihatlah diri kita,kenapa kita kelihatan cantik ya hari ini,apa karena kita akan keluar dari kampus kampret ini…” Ujur Sisil bercanda melihat dirinya di kaca.


“Ya Allah kenapa Gue sak pup ya,gila,padahal Gue udah merasa cantik lagi,******,mana duduk aja payah,apalagi boker,ya ampun…” keluh Dela bolak balik karena tiba-tiba pengen pup.


“Tahan dulu del,nanggung deh,sebentar lagi acara mau dimulai,lo pegang batu deh,Gue carikan baru mau….” Saran Kala tersnyum jahil.


“Eh manusia gila,lo pikir ini pup akak berhenti?ya walaupun Gue pernah coba sewaktu kecil manjur sih,tapi ini udah kebelet,buruan deh Kawankan Gue di toilet,buruan gila udah nggak tahan gueee…” pekik Dela keluar dari ruangan menuju toilet,di ikuti oleh Sisil dan Kala.


50% mahasiswa tidak ada yang mengenal tiga wanita ini ya karena,mereka sangat jarang ber make up untuk pergi ke kampus,kadang rambut aja amburadul,tapi kini sewaktu mau kelulusan,mereka malah membuat semua mahasiswa pangling,namun ada salah sayu mahasiswa dari kelas lain yang menceritakan mereka.


“Gila ni cewe kenapa cantik banget ya,Gue nggak pernah lihat ni wajah-wajah bidadari secantik ini gila….” Ucap mahasiswa laki-laki itu kepada temannya.


Namun salah satu dari mereka mendengar ucapan pria itu,ya Sisil.


“Eh bego,seriusan lo nggak kenal sama kami,kami ini mahasiswa terkenal sekampus ini,Sisil,Kala,Dela,…” tegur Sisil tertawa lalu menlanjutkan jalan mya menyusul Dela,tapi dela tadi sudah tiba di toilet,dia sudah merasa lega,saat dela sudah selesai Pup,Kala dan Sisil baru tiba,dan alhasil mereka dapat siraman rohani dari dela.


“Jangan lelet wanita gila,jom kita ke lapangan,Gue udah selesai pup….” Ajak dela dengan santai meninggalkan Kala dan Sisil.


“Ih,manusia gila kawan lo Kal…” seru Sisil ingin melempar Dela dengan hak tingginya.


“Kawan lo juga begi,buruan dah,ntr kita di pandang jelek lagi…” ucap Kala sedikit berlari namun tiba-tiba dia tergelincir dan langsung di tangkap oleh Vano tang juga sedang lewat bersama dosen lain nya.


Dosen lain meninggalkan Kala dan Vano,begitu juga Sisil,dia juga jalan duluan dan duduk disebelah Dela yang tengah sibuk bermain ponsel.


“Kenapa harus lari-lari sih…” tegur Vano mendirikan kala dengan kokoh.


“Ya-ya nggak ada…” jawab Kala gagok,karena takut ada mahasiswa lain melihat dirinya dengan Vano disini sangat dekat.


“Kenapa malah celingak-celinguk sih,takut ada yang lihat,udah tenang aja kenapa sih,orang semua dosen juga sudah tau kamu itu istri saya…” Ucap Vano kepada Kala bersandar ditembok.


“Bukan begitu,kita bicaranya dirumah aja ya,ntr di lihat mahasiswa lain,dah sayang…” seru Kala berjalan pelan karena takut terjatuh lagi.


Vano tersnyum mendengar ucapan sayang dari Kala.Vano juga ikut menyusul Kala,dan duduk di samping dosen-dosen lainnya.


Vano melihat Kala lulus dengan ipk terbaik,terpancar sinar dari mata vano saat melihat istri nya sudah lulus kuliah dan kedua Alm orangtua kala akan bangga terhadap dirinya.


Semua orang berfoto dengan pasangan mereka Masing-Masing.Sedangakn Kala dan teman-temannya hanya diam


Yang Kala,hubungan yang masih secret


sedangkan Dela dan Sisil masih dijuluki jomblo akut.Tapi lebih terkejut nya,Vano dan Diko mendekati ketiga wanita itu dan ajak berfoto bersama.


“Kal,biar Gue foto lo dengan Pak vano,buruan,kalau ada yang bilang aneh-aneh Gue sleding tu hidung nya…”Ujur Sisil berdiri tegak memegang kameranya.Kala dan Vano berfoto bersama,awalnya masih kaku,tapi Sisil yang mulutnya ceplos-ceplos,dia meminta pak vano untuk merangkul pinggang Kala dan tersnyum,Vano melakukan apa yang diperintah Sisil,namun foto yang berikutnya,Vano malah menggendong Kala dan tertawa,Kala juga ikut tertawa,Foto mereka diambil dengan Bagus.


Namun sedang ada yang mencoba mencari celah,yaitu Diko,Diko yang ingin mendekatkan diri kepada Dela.Diko juga mengajak Dela berfoto bersama,tapi Dela awalnya tidak mau,tapi datang si Sisil sang penyelamat,dia menarik Dela dan Diko di tengah-tengah lapangan yang terhias dengan rapi.


“Tersnyum lah anak muda…” pekik Sisil mengangkat jarinya.


Setelah selesai berfoto,waktunya mereka bertiga foto bersama,terlihat sangat cantik dan patut untuk dibanggakan,hanya tinggal Sisil yang belum mendapatkan pawangnya,kalau Dela hanya tinggal sedikit lagi.


Mereka semua berfoto bersama,dan membanggakan gelarnya.Foto diambil oleh Vano,.



Heyyyy


Jangan lupa Like


Komen


Shere


Vote nya diharuskan ni,jangan lupa kalian ya.