
Dengan gugup Gwen memasuki istana bak dongeng itu, kedatangan Gwen disambut oleh puluhan pelayan yang berjejer dan tunduk hormat padanya.
Gwen jadi salah tingkah, dia tidak biasa diperlakukan seperti itu.
Sampai Gwen sudah berada di pintu utama, di sana ada sepasang suami istri yang berpakaian seperti ala bangsawan. Mereka adalah Marquez dan istrinya Isabel.
"Gwen?" Marquez mencoba bertanya untuk memastikan.
"Iya Tuan, dia adalah Gwen, putri anda yang hilang," sahut Aland yang ada di belakang Gwen.
Marquez merentangkan kedua tangannya supaya Gwen mendekat dan memeluknya.
"Kemari, peluk ayahmu!" ucapnya.
Pelan-pelan Gwen mendekat, pipinya sudah basah dengan air mata. Dia tidak menyangka orang tuanya adalah Sultan.
Gwen memeluk Marquez dengan tergugu. "Jadi kau adalah ayahku?"
"Benar, kau diculik oleh pengasuhmu dari bayi. Pengasuhmu ingin memisahkan kita," jelas Marquez.
Penjelasan Marquez membuat Gwen bingung pasalnya yang dikatakan pengasuh itu membesarkan Gwen seperti anak kandungnya sendiri.
"Lebih baik kita tes dulu, apa benar dia putri kandungmu," sela Isabel yang tidak menyukai interaksi antara Gwen dan Marquez.
Gwen melepas pelukannya lalu atensinya beralih pada Isabel. Kalau Isabel istri dari Marquez berarti wanita itu adalah ibunya bukan?
Saat Gwen mendekati Isabel, wanita itu justru menjauh darinya seolah menolak kehadiran Gwen.
"Isabel!" teriak Marquez yang melihat sikap istrinya.
"Aku tidak percaya kalau dia putrimu, lebih baik cepat lakukan pemeriksaan!" Isabel tidak mau kalah.
Gwen mengingat bekas luka pada pundaknya, untuk itu dia membuka baju atasnya dan memperlihatkannya pada Isabel.
"Aku mempunyai tanda ini!" ucap Gwen. Tapi Isabel tak juga percaya padanya.
"Mari, Nona." Dokter bernama Regis itu bersikap ramah dan meminta Gwen untuk mengikutinya.
Ada sebuah rumah sakit pribadi di istana itu, rumah sakit kecil untuk anggota istana jika sakit. Walaupun kecil tapi semua alat medis di sana lengkap.
"Apa kita akan melakukan tes DNA?" tanya Gwen memastikan. Dia sangat bingung atas sambutan keluarga aslinya padanya terutama Isabel.
"Semacam itu, Nona," jawab dokter Regis yang memberikan baju pasien untuk Gwen.
Setahu Gwen tes DNA hanya memerlukan jaringan dari tubuh seperti rambut, kulit atau cairan tubuh. Tapi kenapa justru dokter Regis memintanya mengganti baju?
Setelah berganti baju Gwen melakukan serangkaian tes yang membuat Gwen semakin merasa aneh karena dia merasa tidak sakit.
"Apa aku berpenyakitan?" tanya Gwen saat selesai menjalani berbagai tes.
"Tidak Nona, anda sangat sehat," jawab dokter Regis singkat.
Sedetik kemudian beberapa pelayan suruhan Marquez datang dan mereka membawa Gwen untuk membersihkan diri di kamarnya.
*****
Di ruang pribadi Marquez, lelaki itu duduk bersama dengan Aland. Mereka sedang menunggu dokter Regis datang membawa hasil tes dari Gwen.
"Jika memang Gwen cocok, anda harus menepati janjimu, Tuan," ucap Aland menuntut bayaran atas usaha yang dia lakukan selama ini.
"Kau akan mendapatkan semua yang kau mau," jawab Marquez yang akan memenuhi semua keinginan Aland sesuai janjinya.
Tak berselang lama, dokter Regis datang. Dokter istana itu membawa laporan mengenai hasil tes yang dia lakukan pada Gwen sebelumnya.
"Keadaannya sehat dan semuanya cocok, Tuan," lapornya.
Marquez tersenyum puas. "Lebih baik cepat lakukan prosedurnya, jangan sampai gagal lagi untuk kali ini!"