Looking For Murder

Looking For Murder
Personal Trainer ++ ?



Kita kembali ke kantin rumah sakit Universitas Osaka.


“Letnan? Kau makan di sini?” Sora tersenyum manis dengan nampan di tangannya.


“Dokter?” Lamunan Kaoru buyar mendengar sapaan seorang wanita.


“Sora, Letnan. Panggil saja aku Sora. Kau sendirian ?”


“Iya. Seperti yang kau lihat”


“Boleh aku duduk di sini ?”


“Oh. Silahkan” Sora meletakkan nampannya di atas meja dan menarik kursi yang ada di hadapan Kaoru.


“Kau sendirian juga ?” Tanya Kaoru sambil menoleh kiri dan kanan.


“Iya. Sama sepertimu. Mari makan, Letnan” Sora menyeruput hojicha chatime, dan menyumpit mentaiko cheese garlic pasta ke dalam mulutnya.



“Kau lapar sekali keliatannya” Kaoru tersenyum melihat cara makan Sora.


“Sedikit, Letnan. Tadi pagi aku tidak sempat sarapan”.


“Ow. Pantas saja. By the way, aku tidak menduga, makanan di sini ternyata recommend” Kata Kaoru sambil melanjutkan makannya.


“Ini kali pertama kau makan di sini, Letnan?”


“Iya begitulah”.


“Kau harus mencoba satu persatu, Letnan. Ada banyak pilihan menu di sini. Dan tiap minggunya selalu berganti”.


“Benarkah”.


“Hum”.


“Wow. Aku baru mengetahuinya” Sora tersenyum melihat reaksi Kaoru.


“Oh ya. Apa kau mengetahui pria yang duduk di sana?” Kaoru menunjuk dengan matanya.


“Yang mana?”.


“Arah jam 2*. Yang duduk sendirian itu”


Sora spontan mengikuti arah yang ditunjukkan oleh Kaoru, dengan sumpit yang masih berada di dalam mulutnya.


“Oh. Itu Shuji Tetsuya”


“Kau mengenalnya?”


“Tentu saja. Dia kan perawat Unit Gawat Darurat di sini, dia juga seorang personal trainer”.


“Hmmm.. “.


“Aku punya akun media sosialnya. Nama akunnya Roycorasasa**” Sora menyentuh layar ponselnya dan membuka aplikasi akun media sosial yang dimaksudnya.


“Kenapa terdengarnya seperti nama penyedap rasa?”


“Bisa jadi, Hahaha.. Kenapa sampai berpikir ke penyedap rasa, ya?”


“ Gosipnya dia itu personal trainer ++, Letnan” Bisik Sora.


“Benarkah?”


“Iya. Tapi sampai sekarang belum ada yang bisa membuktikan. Aku tidak tau bagaimana nanti reaksi management rumah sakit jika hal itu ternyata benar”.


“Ini dia Letnan. Liat saja”. Sora menyerahkan ponselnya. Kaoru mengambil benda pipih yang diserahkan Sora.


“Hmm.." Kaoru menscrooll akun media sosial itu, menyimak chat yang telah terjadi di status Shuji. "Hei dia mengenal Adriana”.


“Adriana Lafayette?”


“Ya. Liat pertemanannya. Adriana masih komentar di statusnya 2 hari sebelum dinyatakan hilang oleh keluarganya”.


“Wow. Apakah kasus Adriana ada hubungannya dengan Shuji ? “


“Entahlah” Kaoru mengotak-atik ponselnya untuk melakukan panggilan telepon.


“Halo Ken. Bagaimana hasil penelusuran mu pada kasus Adriana? Hmm.. Begitu ya. Baiklah. Terimakasih” Kaoru menyudahi panggilan teleponnya.


“ Well, keliatannya aku harus mengganggu kemesraan pasangan yang lagi berbahagia”


“Maksudmu?”


“Aku harus menemui Detektif Takagi. Dan saat ini dia sedang bersama Dokter Keiko, di kamar”. Ucap Kaoru malas.


“Semangat, Letnan “ Sora tersenyum simpul.


“Kalau begitu aku permisi dulu. Tugas negara telah memanggil” Kaoru segera menyelesaikan suapan terakhirnya serta meyeruput hojicha chatime nya hingga tandas. “Sayang sekali, kalau tidak dihabiskan. Ini enak sekali”.


“Sampai jumpa lagi, Sora” Kaoru segera berlalu dari tempat itu, menuju ruang rawat Takagi.


Sora hanya bisa tersenyum melihat polah tingkah Kaoru yang unik menurutnya.


***


Dikit dulu ya.. 🏃🏃🏃🏃


* Menentukan suatu target atau arah dengan menggunakan arah jarum jam adalah sistem yang dulu sering digunakan di Polandia. Pengetahuan ini biasanya digunakan dalam dunia kemiliteran, pramuka, kegiatan pecinta alam dan kegiatan lainnya yang berhubungan dengan aktivitas di alam terbuka.


Caranya adalah dengan memetakan arahmu sesuai dengan arah jarum jam, dimana arah jam 12 adalah arah tepat di depan atau dengan kata lain anda meletakkan diri anda seolah-olah anda adalah titik tengah jarum jam dan target berada di posisi jarum jam menunjuk.


Contoh, bila anda mengatakan “target arah jam 2 ” berarti target ada di depan anda dan sedikit ke sebelah kanan. Bayangkan saja arah jarum jam 2 di benak anda, lalu ikuti arahnya.



Bila yang menyatakan arah adalah orang lain, maka patokannya adalah arah depan dari orang tersebut…


** Kenapa ada Roycorasasa di sini ? Aku mau mengabulkan keinginan mem GC yang membully aku. Dasar mem gak ada akhlak.. 😩. Semoga puas ya... 🤭🤣🤣 🏃🏃🏃


.