
Rumah Sakit Brussels Belgia
"Bagaimana kondisi kandungan dan bayi saya dok?" tanya Gemintang yang bingung kenapa titik hitamnya ada banyak.
"Babies."
Raj hanya bisa melongo melihat layar monitor USG sedangkan Gemintang menatap dokter Olga. "Babies? Plural? Jamak? Kembar?" tanya Gemintang lagi.
"Sebenarnya jarang orang tua sama-sama kembar akan mendapatkan bayi kembar juga walaupun tidak menutup kemungkinan bisa. Kekuatan dan kekuasaan Tuhan lah yang mampu memberikan pengganti calon anak kalian kemarin. Selamat dokter Gem, anda mendapatkan triplets" senyum dokter Olga.
Gemintang terkejut apalagi melihat wajah suaminya yang memucat tidak percaya. Bumil cantik itu lalu menoleh ke arah monitor dan menatap tidak percaya ada tiga titik di rahimnya.
"Masyaallah... Triplets? Seriously?" Gemintang menatap perutnya yang memang ukurannya lebih besar dari biasanya.
Raj langsung memeluk Gemintang yang masih shock. Kedua dokter itu tetap tidak percaya diberikan anugerah triplets setelah kehilangan enam bulan lalu.
"Alhamdulillah... Alhamdulillah..." ucap keduanya.
"Apakah ada pantangan, dok?" tanya Gemintang usai berpelukan dengan suaminya.
"Dijaga pola makan dan karena dokter Gem hamil kembar tiga, mungkin akan merasa jauh lebih mudah lelah dan berpengaruh pada tulang punggung dan panggul menjelang proses kelahiran nanti. Saya sarankan operasi ya?"
Raj dan Gemintang mengangguk. "Yang penting Gemintang dan anak-anak sehat dan selamat..." ucap Raj sambil mencium kening Gemintang.
Dokter Olga tersenyum melihat pasangan itu yang juga rekan kerjanya. Dokter Olga lah yang menangani Gemintang saat mengalami keguguran dulu dan dirinya ikut bahagia melihat pasangan ini akhirnya mendapatkan triplets.
***
Villa Uccle Belgia
Ashley, Kristal, Haris, Freya, Yusra, Bitti, Michel dan Gemini menatap pasangan Raj dan Gemintang dengan tatapan tidak percaya. Mereka semua melakukan panggilan video bersamaan untuk menyampaikan kabar.
"Triplets?" tanya Ashley.
"Iya Opa."
"Kembar tiga?" tanya Yusra.
"Iya ayah" jawab Raj.
"Tiga? Beneran tiga di dalam perut kamu?" tanya Freya.
"Iya mommy. Tiga!" jawab Gemintang dengan bahagia sambil menunjukkan foto USG nya.
"Satu... dua... tiga..." Freya dan Bitti tampak menghitung tiga titik hitam di gambar yang ditunjukkan Gemintang. Sebagai ibu anak kembar, Freya dan Bitti tidak kaget melihat dua titik di USG tapi tiga ... Sesuatu yang baru.
"Tiga Mintang? Alhamdulillah... kalian berdua langsung mendapatkan gantinya tiga... Wow!" ucap Gemini ikut bahagia.
"Apakah sudah tahu jenis kelaminnya?" tanya Ashley penasaran.
"Ya belum opaaaa" protes Freya dan Gemini bersamaan. "Nunggu tiga bulan lagi! Kan Mintang baru hamil dua bulan!"
"Kirain... " jawab Ashley sambil manyun.
"Opa tuh macam Michel saja! Awal aku hamil Lachlan sampai dipelototi itu layar monitor padahal aku baru hamil model begini" ucap Gemini sambil menunjukkan foto USG nya saat delapan Minggu. "Mana kelihatan jenis kelaminnya coba!"
"Setidaknya aku kan sudah mencoba mencari tahu" jawab Michel sambil manyun.
"Berarti kamu punya anaknya sepantaran dengan anaknya Arka dan Valentino dong" celetuk Freya. Arkananta dana Arabella sudah dikaruniai anak laki-laki bernama Alsaki sedangkan Valentino dan Katya dikaruniai anak laki-laki juga bernama Kaivan yang biasa dipanggil Kai.
"Iya kayaknya...tapi beda hampir setahun lah mom..." senyum Gemintang.
"Mintang, hemat opa, mending kamu resign deh dari pekerjaan kamu sekarang. Dijaga betul-betul apalagi kamu bawa tiga di dalam perut itu. Opa dan Oma khawatir lho..." ucap Ashley. Saat tahu Gemintang keguguran, Ashley orang yang paling sedih mendengar kabar itu. Dan sekarang mendengar Gemintang hamil kembar tiga, opa bermata biru itu berharap masih diberikan usia panjang untuk bisa melihat kelahiran cicitnya.
"Benar itu nak, ibu dulu saja bawa kamu sama Krisna sudah megap-megap, apalagi nanti Mintang bawa tiga bayi disana..." ucap Bitti.
"Kalau perlu, Opa bangun tempat praktek di villa..." usul Ashley.
"Nggak usah Opa! Mintang mau menikmati masa kehamilan di rumah saja bersama Arjun. Kalau bosan kan Mintang bisa memasak atau berkebun bersama Hazel" tolak Gemintang.
"Yang penting jangan stress, Mintang" senyum Kristal yang merasa bangga akan memiliki cicit lebih banyak dibandingkan generasi keempat lainnya. "Oma yang paling banyak punya cicit ini, empat lho!"
Semua orang tertawa. Raj tanpa malu mencium kening Gemintang dihadapan keluarga nya karena sangat bahagia dengan kehamilan istrinya.
***
Waktu pun terus berlalu dan Gemintang yang sudah resign dari pekerjaannya, tampak menikmati menjadi konten kreator di rumah mengenai cara merawat binatang. Bahkan dia membuka jasa konsultasi online bagi para pemilik pemula hewan peliharaan yang kebanyakan anak-anak.
Raj sangat mendukung kesibukan istrinya yang memang tidak jauh-jauh dari bidang ilmunya. Selama Gemintang merasa senang dan relaks serta bahagia, Raj pun tetap support.
Pagi ini Gemintang dan Raj sudah berada di ruang praktek dokter Olga. Kandungan Gemintang yang sudah menginjak enam bulan itu, membuat perutnya lebih besar daripada wanita hamil enam bulan bayi satu. Raj merasa kesal karena sampai sekarang belum bisa mengetahui jenis kelamin tiga anaknya.
"Yuk kita cek. Semoga kali ini mau diintip yaaa" senyum dokter Olga.
Raj dan Gemintang tampak serius melihat layat monitor USG 4D. Keduanya saling berpegangan tangan melihat calon anak mereka.
"Kayaknya bakalan identik ya Gemintang..." gumam Raj.
"Mungkin..."
"Bagaimana dokter Olga. Sudah tampak jenis kelamin nya?" tanya Raj yang benar-benar penasaran karena mengingat cerita Sean yang sudah menyiapkan nama dua anak laki-laki malah keluar sepasang hingga membuatnya harus mencari nama dadakan.
"Baby A... is ... a boy."
Raj dan Gemintang saling berpandangan dengan bahagia.
"Baby B ... boy."
"Baby C?" tanya Gemintang.
"Ngumpet..."
Raj mengumpat dalam hati. "Nak, kamu itu bikin Daddy mu puyeng tahu nggak! Jangan bikin Daddymu ini harus pontang panting cari nama kalau salah kelamin" omelnya ke perut Gemintang membuat wanita cantik itu cekikikan.
"Pasti gara-gara bang Sean" kekeh Gemintang.
"Iya lah!" jawab Raj manyun.
"Sabar dokter Rao, mungkin baby C ingin memberikan kejutan buat kalian berdua" senyum Dokter Olga. "Oh Dokter Gem, perbanyak makan protein tinggi ya."
"Selalu dokter Olga, gizi anak-anak selalu saya pastikan sesuai yang anda berikan dan saya selalu masak sendiri makanan yang masuk ke dalam perut" senyum Gemintang sambil membereskan baju hamilnya.
"Kami jarang makan diluar. Gemintang sangat senang memasak di rumah" timpal Raj sambil membantu istrinya mengancingkan baju hamilnya.
"Syukurlah. Lagian kalian dokter kan?" celetuk dokter Olga.
Raj dan Gemintang mengangguk penuh kebahagiaan.
***
Yuhuuuu Up Sore Yaaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️