Gemini and Gemintang Love Stories

Gemini and Gemintang Love Stories
Ke Mumbai



Uccle Belgia


Sebulan sudah Gemintang kembali ke Uccle usai acara pernikahan sepupunya Savrinadeya dan Raveena. Gemintang pun memulai dengan rutinitas seperti biasanya di klinik hewan tempat dia bekerja.


Wajah Gemintang tampak semakin cerah dan bahagia apalagi setelah Keluarganya dan keluarga Raj bisa menerima keputusan keduanya berhubungan serius. Dua hari usai acara di New York, Raj mengajak Gemintang untuk menemui kedua orang tuanya di Mumbai. Gemintang menyambut baik permintaan Raj karena dia sendiri akan meminta maaf secara langsung ke kedua orangtuanya pria itu.


***


Mumbai India Tiga Minggu Lalu


Setibanya di Mumbai India, rasa gugup dan takut Gemintang sedikit berkurang ketika Raj menggenggam tangannya lembut seolah berkata 'semua akan baik-baik saja'.


Kehadiran Gemintang di kediaman keluarga Rao memang membuat heboh apalagi para paman dan bibi Raj. Mereka memang ada yang membela Gemintang tapi tidak sedikit yang menyalahkannya karena tidak mau mencoba membuka hati ke Krisna padahal dia begitu mencintai Gemintang dan sekarang malah dengan saudara kembarnya.


Bitti Rao lah yang menyelamatkan Gemintang dari ucapan julid para anggota keluarga Rao. Ibu dari Krisna dan Raj itu membela mantan menantunya bahwa sebagai seorang wanita, tidak bisa membukanya hati itu tidak bisa dipaksa apalagi kesalahan pada putranya yang membuat Gemintang harus kuat mentalnya.


Yusra dan Bitti membela keputusan Raj dan Gemintang untuk menjalin hubungan karena mereka adalah jodoh yang tertukar dan mereka berdua tidak masalah jika suatu saat nanti Raj dan Gemintang menikah.


Gadis itu merasa sangat bersyukur mantan ibu mertuanya memahami situasi dan kondisi yang mungkin sangat tidak lazim.


"Ini bukan istilah naik ranjang atau turun ranjang atau apapun itu tapi ini murni jodoh yang tertukar karena jika Krisna yang membuat Gemintang Sakit, Raj adalah dokternya. Kami, aku dan suamiku tidak masalah jika Gemintang menjadi menantu aku lagi karena selama dia bersama dengan Krisna, dia selalu menjadi istri yang baik tapi itu, Gemintang tidak bisa mencintai Krisna meskipun tetap melakukan tugas sebagai istri" ucap Bitti panjang lebar ke semua anggota keluarganya.


Gemintang menatap Bitti dengan terharu. Dia sangat bersyukur bagaimana lapang dadanya seorang mantah ibu mertua masih membela mantan menantunya.


"Terima kasih ibu" ucap Gemintang sambil memeluk Bitti.


"Kamu tidak salah, Mintang. Dan seorang ibu, harus adil kepada semua anaknya termasuk mantan menantunya yang selama ini selalu care pada kami meskipun sudah berpisah..." Bitti mencium kening Gemintang.


Tidak ada yang berani melawa Bitti dan Yusra Rao karena mereka adalah kepala keluarga Rao sejak kakek Raj meninggal. Yusra adalah anak tertua di keluarga Rao dan ucapannya adalah mutlak jadi saat putranya berbuat salah, Yusra juga yang mencoret nama Krisna dari daftar warisan.


Ketika Gemintang mengajukan gugatan cerai, Yusra pula yang mengijinkan Krisna kembali ke keluarganya karena tahu putranya sudah mendapatkan akibat dari perbuatannya. Melihat akrabnya Bitti dan Gemintang, bagaimana sayangnya Bitti ke bekas menantunya, maka mereka pun tidak bisa bilang apa meskipun banyak yang tidak setuju Raj bersama putri Haris Lexington itu.


***


Taman Belakang Kediaman Keluarga Rao di Mumbai India



Usai makan malam, Raj mengajak Gemintang menikmati taman belakang rumah keluarganya dan gadis itu sangat menyukai suasananya yang nyaman.


"Aku suka suasana rumahmu, Arjun. Sangat India" goda Gemintang.


"Hei, aku orang India, tentu saja sangat India." Raj menggandeng tangan Gemintang untuk berjalan-jalan di taman yang luas itu.


"Terimakasih."


"Terimakasih untuk apa?"


"Membela aku di meja makan tadi."


Raj tersenyum. "Terkadang aku ingin menyumpal mulut mereka dengan kain lap agar berhenti bergunjing."


"Bibi, terimakasih atas ucapan penghinaan bibi kepada Gemintang tapi apa bibi ingat bagaimana anak bibi hamil tanpa tahu siapa ayahnya karena anak bibi jauh lebih gampangan? Jadi, sebelum bibi menghina seseorang, ingat apa aib yang bibi miliki akan bisa menjadi bumerang buat bibi." Raj berucap pelan tapi penuh penekanan disana.


Gemintang melihat bagaimana wajah bibi Raj bewarna ungu akibat menahan malu dan emosi. Dirinya terkejut bagaimana bisa seorang wanita bisa mengatakan demikian kasarnya pada dirinya. Beruntung mommy tidak disini. Bisa dikirim ke Aokigahara sebulan!


"Lagipula, bibi datang kemari karena uang bulanan bibi sudah habis kan?" sambung Raj santai. Memang bibi Raj yang satu ini sudah menjanda dan ayah ibunya yang menyokong keuangannya karena pensiun almarhum suaminya tidak banyak sebagai seorang polisi berpangkat biasa.


"Arjun..." bisik Gemintang sambil menggenggam tangan Raj agar tidak perlu mengumbar semua aib bibinya itu karena bagi Gemintang, itu adalah ranah internal keluarga Rao dan dia tidak berhak mengetahui lebih dalam.


"Maafkan aku Gemintang, aku hanya tidak suka orang kebanyakan omong merasa paling suci tapi tidak ingat bahwa dirinya tidak lebih baik!" Raj menatap Gemintang lembut.


Dan setelahnya tidak ada pembicaraan lagi dan bibi Raj menatap judes ke arah Gemintang yang dibalas dengan tatapan galak Raj pada saat pria itu memergoki wanita tua itu.


Kini di taman belakang Gemintang benar-benar sangat senang bahwa dirinya dibela oleh Raj dan kedua orangtuanya. Meskipun dirinya bisa sangat bar-bar membalas tapi Gemintang tahu diri bahwa dirinya berada di rumah keluarga Rao. Dia tidak mau berbuat kekacauan di rumah mantan mertuanya, tidak, karena Gemintang tidak mau hubungan baik mereka berantakan.


Keduanya kini duduk di sebuah kursi panjang taman saling berhadapan dan Gemintang menatap Raj dengan tatapan berterima kasih.


"Aku akan selalu membelamu Gemintang meskipun kamu salah dan aku akan menegurmu jika kita sudah berduaan karena itu adalah tugas aku sebagai pasanganmu." Raj menatap dalam ke mata hijau Gemintang.


Wajah Gemintang tampak terkejut dengan ucapan Raj. "Benarkah?"


"Aku mencintaimu Gemintang. Sekarang, tanyakan kenapa aku mencintaimu" senyum Raj lembut.


"Hah? Tapi Arjun..."


"Tanyakan... tanyakan kenapa aku mencintaimu..."


Mata hijau Gemintang mengerjap-ngerjap pertanda dia gugup. "Kenapa? Kenapa kamu mencintaiku?"


"Kamu adalah masa laluku... kamu akan menjadi masa depanku... dan kamu adalah masa kiniku."


Gemintang melongo. Dirinya belum pernah mendengar ucapan romantis seperti ini karena dengan ini membuktikan bahwa Raj serius dengannya.


"I want to spend every present moment of mine with you ( aku ingin menghabiskan setiap momenku saat ini hanya bersamamu ), Gemintang. Maukah kamu menerima pria ini yang mungkin sudah jatuh cinta hanya mendengar namanya yang cantik... Gemintang Paramastri Sky Lexington..." Raj menatap Gemintang penuh cinta.


Gemintang hanya bisa mengangguk karena hatinya sangat sesak mendengar pernyataan Raj.



***


Yuhuuuu Up Sore Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️