Gemini and Gemintang Love Stories

Gemini and Gemintang Love Stories
Forgiven But Not Forgotten



Mansion Giandra Jakarta


Kehebohan terjadi ketika semua orang akhirnya tahu Garvita, Gemintang dan Gabriel pergi membuat Krisna terpuruk ditinggal oleh istrinya. Semua orang menuduh ke Ayrton dan Mariana karena kepergian putri bungsunya bersama dengan putri Haris Lexington dan pengawalnya.


Sean akhirnya mengambil langkah mengajak Krisna untuk berbicara empat mata dengan pria berdarah India itu. Keduanya pun masuk ke dalam ruang kerja Hoshi sedangkan yang lain menatap tajam ke Ayrton, Mariana, Haris dan Freya.


"Kemana kalian membawa Mintang?" tanya Hoshi tajam.


Baik Ayrton maupun Haris sepakat untuk tutup mulut membuat semua sepupunya kesal.


"For God's sake Ay! Kamu bawa kemana? Mintang masih istri sah Krisna!" bentak Direndra. "Ini kasusnya berbeda dengan Zee!"


"Sama saja!" balas Zinnia. "Efeknya lebih parah Mintang dibandingkan aku!"


"Tapi Zee..."


"Oom Direndra, biarkan Mintang menata hatinya, menenangkan diri. Kalian semua tahu kan kenapa? Please... Tolong pahami kondisinya dan Mintang akan dibawah perlindungan kerajaan Belgia" ucap Zinnia tegas.


Mereka semua terdiam karena bagaimanapun kedudukan Zinnia sebagai ratu Belgia tidak bisa dianggap remeh.


Satu negara dikuasai, kita bisa apa?


Gemini memegang tangan Michel erat.


"Aku rasa Mintang ada di Belgia, sayang. Dan jika Sean sudah bertitah, kita tidak ada yang bisa melawannya" bisik Michel ke Gemini yang baru tahu betapa kacaunya hubungan Krisna dan kembaran istrinya.


Kamu salah, Krisna! Salah besar! - batin Michel.


***


Ruang Kerja Bara dan Anarghya Giandra.


Sean menatap iparnya yang tampak lemas bahkan cenderung kosong tatapannya. Raja Belgia itu paham dan mengerti perasaan ditinggal oleh wanita yang dicintainya. Hancurnya tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.


"Krisna..."


"Dia kemana Sean? Apakah dia baik-baik saja?" gumam Krisna.


"Mintang baik-baik saja. Kamu ... Minum air dulu." Sean memberikan sebotol air mineral yang tersedia di ruang kerja itu ke arah pria yang dalam kondisi terpuruk.


Krisna menerima botol air mineral itu, membuka tutupnya dan menenggaknya.


"Aku ceritakan sesuatu. Dulu, aku melakukan kesalahan juga yang membuat Zee pergi dan tanpa sepengetahuan aku, Zee sedang dalam kondisi hamil Arsya. Aku berusaha keras membuktikan pada papa dan mama bahwa aku yang salah dan akulah suami yang memang untuk Zee. Kamu tahu, setiap tiga bulan sekali aku ke Dubai hanya untuk mengetuk pintu maaf papa Ayrton dan diijinkan untuk bertemu dengan istriku..." Sean tersenyum miris. "Sampai aku berlutut di depan papa Ayrton."


"Apakah... soal fitnah itu?" tanya Krisna.


"Ya. Dan kamu tahu sendiri kan efek dari fitnah itu berat? Kamu tahu apa yang kamu lakukan itu salah dengan mengatas namakan cinta. Bedanya, aku melihatnya sendiri fitnah itu sedangkan Mintang harus hidup dengan fitnah mu, rumor yang kamu sebarkan selama hampir empat tahun di Singapura. Apakah kamu tahu, jika mental Mintang tidak sekuat baja, dia sudah depresi! Mintang selalu berkonsultasi dengan Zee dan Raveena yang notabene kuliah di psikologi. Kamu tidak tahu kan Krisna?"


Krisna menatap raja Belgia yang tampan itu dengan wajah terkejut.


"Aku menemukan diary Zee yang tertinggal saat dia meninggalkan aku. Awalnya aku tidak tahu siapa subyek yang disebut Zee dan kamu tahu, aku yang laki-laki saja tidak kuat jika aku misal dirumorkan impoten padahal aku tidak impoten. Dan Mintang, kamu keterlaluan Krisna! Untung Mintang adalah cicit Javier Arata, cucu Ashley Sky yang dikenal memiliki mental kuat dan menurun di Mintang. Kamu meremehkan keluarga besar Mintang. Mereka saja bisa mengeluarkan Zee dari Belgia apalagi hanya membuat Mintang pergi darimu..."


Air mata Krisan meleleh tanpa bisa berhenti.


"Aku sarankan, kamu ikutlah pulang ke Kingaroy. Kalian berdua membutuhkan time out untuk menyelami isi hati masing-masing. Aku tahu kamu mencintai Mintang tapi apakah benar cinta atau obsesi?"


"Aku sangat mencintai Mintang, Sean! Dan ini bukanlah obsesi! Kamu tahu, saat aku ke kamar Mintang, aku sudah berniat memperbaiki semuanya. Aku... aku ingin bersujud di kaki Mintang..."


"Tapi damage yang kamu buat sudah parah Krisna. Kamu tahu, wanita itu bisa forgiven but not forgotten ( bisa memaafkan tapi tidak melupakan ). Ingatan wanita itu panjang seperti gajah dan pepatah itu benar."


"Aku sudah tidak punya siapa-siapa, Sean. Keluarga aku sudah membuangku, dan aku hanya punya Mintang... yang akhirnya meninggalkan aku juga." Krisna menengadahkan wajahnya keatas. "Apakah ini hukum karma untukku yang sudah memaksa berbagai cara untuk mendapatkan istri ku?"


Sean hanya terdiam. "Di India mungkin ada karma tapi kalau setahuku ada hukum tabur tuai" ucap Sean akhirnya.


Krisna memejamkan matanya. "Aku... tidak tahu apakah sanggup bekerja di FH Ranch..."


Krisna membuka matanya. "Butuh berapa lama tuan Schumacher memberikan ijin ke kamu?"


"Tiga tahun. Dan selama itu aku kehilangan tiga tahun pertama Arsya. Mintang tidak dalam keadaan hamil kan?"


Krisna menggelengkan kepalanya.


"Dengar, serahkanlah semuanya pada Allah. Jika memang kalian berjodoh, maka kalian akan bertemu kembali. Namun jika tidak, kamu harus lapang dada menerimanya."


Krisna hanya bisa menunduk.


***


"Appaaaaaa?!"


Semua orang di ruang tengah mansion tampak heboh mendengar pengumuman yang diberikan Michel. Bagaimana pun dirinya dan Gemini berusaha mengalihkan emosi tingkat tinggi yang membuat semua orang menyalahkan Ayrton, Haris dan juga Fathir agar kondusif.


"Yang benar Michel?" tanya Freya dengan tatapan tidak percaya dan tampak mata biru wanita cantik itu berkaca-kaca.


"Benar mom. Dokter Yamashita sudah menyanggupi untuk melakukan operasi yang delicate ke Gemini."


"Alhamdulillah... " doa semua orang disana. Freya dan Haris langsung memeluk Gemini erat sedangkan Joey Bianchi dan Anarghya Giandra menepuk bahu Michel, kagum bisa mendapatkan dokter Yamashita yang sulit akibat kesibukannya di doctors without Borders.


"Hebat kamu Michel! Padahal aku sendiri yang satu angkatan dengannya di Todai, tidak berhasil" puji Joey.


"Mungkin memang jodohnya dengan saya, Oom Joey" senyum Michel.


"Mungkin."


Semua anggota keluarga memeluk Gemini sambil mendoakan agar operasinya lancar dan Gemini bisa melihat lagi.


***


Dubai International Airport


Pesawat yang membawa Garvita, Gemintang dan Gabriel tiba di Dubai setelah menempuh perjalanan sekitar hampir sembilan jam.


"Ponselmu masih offline kan mbak?" tanya Garvita.


"Kartu SIM nya sudah aku keluarkan."


"Bagus. Nanti mbak Mintang pakai SIM card Belgia. Mbak Zee sudah kasih ke aku..." Garvita menyalakan ponselnya. "Bang Krisna tahu nomor siapa saja?"


"Hanya nomorku."


"Bang Krisna tidak tahu nomor keluarga lainnya, hanya nomor mom dan Daddy."


Suara notifikasi ponselnya yang mulai masuk ke ponsel Garvita. "Oh ya ampun!"


"Apa Gar?"


"Mbak Gem besok berangkat ke Tokyo untuk operasi matanya."


Gemintang melongo.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️