Gemini and Gemintang Love Stories

Gemini and Gemintang Love Stories
Michel Menemui Gemini



Michel de Luca mendatangi ruang rawat inap Gemini setelah berdebat dengan Gemintang. Namun Krisna meminta agar gadis itu memberikan kesempatan kepada Michel untuk menemui kembarannya.


"Tapi Rao..." mata hijau Jamrud milik Gemintang yang membuat Krisna Rao tergila-gila itu menatap tidak rela kembarannya bertemu dengan pelaku yang membuatnya buta.


"Mintang, biarkan mereka berdua bertemu. Masalah Gemini akan mengamuk, itu kita lihat nanti..." ucap Krisna sambil memegang bahu Gemintang.


Gadis yang berprofesi sebagai dokter hewan hanya bisa mengangguk.


Dan kini Michel masuk ke ruangan Gemini dimana terdapat Freya, Haris, Dante dan Leia disana. Wajah Dante menunjukkan 'lu kudu tanggung jawab bro'. Haris sendiri jika tidak ingat dirinya dimana, ingin dia menghajar Michel sendiri.


"Signor Lexington, Signora Lexington... Apa boleh saya berbicara berdua dengan Gemini?" pinta Michel yang datang dengan menggunakan kruk.


"Tidak..."


"Mom..." suara Gemini membuat semua orang menoleh ke gadis yang duduk bersandar di tempat tidurnya. Tadi Gemini meminta agar posisinya di buat duduk.


"Apa Gem..." Freya menatap putrinya yang memiliki warna mata biru sama dengan warna mata Haris tapi kini tampak kosong.


"Biarkan Signor de Luca berbicara padaku."


Michel merasa dadanya sakit ketika mendengar panggilan Gemini kembali formal setelah sebelumnya gadis itu memanggil nama depannya beberapa waktu lalu.


"Apa kamu yakin Gem?" tanya Haris.


"Positif. Lagi pula, aku kan selalu sedia baton?" senyum Gemini seolah berusaha menenangkan kedua orangtuanya.


Freya dan Haris saling berpandangan lalu keduanya saling mengangguk, memberikan tempat kepada putrinya untuk berbicara dengan pria yang membuatnya buta.


"Mom dan Dad ada diluar. Kalau Michel macam-macam, tusuk saja pakai garpu, ada si meja kanan kamu" ucap Freya serius.


Gemini tertawa kecil. "Oke mom."


Freya dan Haris keluar sedangkan Leia menatap Michel tajam sembari menggendong Vicenzo. Dante menepuk bahu Michel.


"Sii coraggioso ( beranilah )!" ucap Dante serius.


"Grazie." Michel menatap Dante yang mengangguk lalu pria ketua klan Mancini Turin keluar dari ruang rawat inap Gemini setelah menutup pintunya.


Dengan tertatih, Michel menghampiri tempat tidur Gemini dan duduk di kursi yang disediakan.


"Gem..."


"Bagaimana keadaan kamu?" tanya Gemini membuat hati Michel bagaikan disayat sembilu.


"I'm fine. Gem, maafkan aku..." Michel mengambil tangan Gemini yang bebas infus dan membawanya ke keningnya. "Maafkan aku Gem. Aku lalai berkendara... Maafkan aku..."


Gemini hanya menatap datar tanpa menoleh ke arah Michel. "Kamu tahu kan akibatnya? Kenapa kamu masih nekad menyetir meskipun kamu ngantuk berat? Apakah kamu..." Gemini menghela nafas panjang. "Sudahlah, semua sudah terjadi..."


Michel menatap gadis cantik yang mata birunya tampak kosong, padahal sebelumnya mata biru itu selalu tampak bersemangat jika menceritakan tentang semua proyeknya. Tapi kini mata itu tampak redup dan menghilang cahayanya.


Michel memegang tangan Gemini dan menciumnya. Gemini bisa merasakan air mata di pipi pria itu. "I'm so sorry Gemini... Sono così dispiaciuto, maafkan aku..."


"Signor de Luca... Jika maaf ada gunanya, untuk apa ada polisi?"


"Gemini, jangan memanggilku kembali formal..." pinta Mike dengan suara serak. "Gem..."


"Aku cuma hendak bilang. Terima kasih kamu sudah ceroboh hingga membuat banyak orang terluka. Apa kamu tahu, bukan hanya membuat aku buta, tapi juga Iris meninggal dan Opaku terkena serangan jantung? Alhamdulillah, Opa masih bisa survive. Kedua orang tuaku adalah orang yang paling terpukul dengan kondisi aku... Aku tidak bisa melihat proyek aku..." Gemini menghela nafas panjang. "Aku tidak tahu apakah aku akan bisa melihat lagi..."


Michel menatap sendu ke Gemini.


"Ada lagi yang ingin kamu sampai kan Signor de Luca?" Gemini menoleh ke arah Michel. "Jika tidak ada, aku harap kamu bisa belajar dari semua ini dan sejak hari ini, aku minta kita tidak akan bertemu lagi."


Perut Michel terasa seperti ditinju oleh Muhammad Ali.


***


Michel de Luca akhirnya ditahan kepolisian Palermo setelah Haris melalui Travis Blair menuntut pemimpin keluarga de Luca itu sebagai pelaku kecelakaan akibat ceroboh dalam berkendara.


Meskipun Michel bisa dihukum penjara tapi karena kekuatan keluarga nya, pria itu hanya dipenjara tiga bulan. Setelah keluar dari penjara, Michel mendapatkan kabar bahwa Gemini sudah terbang ke New York untuk terapi dan pengobatannya lebih lanjut. Pria Italia itu pun memutuskan untuk menyusul Gemini karena selama di penjara, dirinya sudah bertekad untuk membayar semua kesalahannya dengan mendampingi gadis itu untuk menghadapi keadaan dirinya sekarang ini.


***


Dua bulan sudah Gemintang kembali ke Kingaroy setelah mengantarkan Gemini terbang ke New York atas saran Joey dan Samuel untuk terapi dan pengobatan lebih lanjut.


Fathir dan Fahira yang menyusul ke Palermo, memberikan ijin kepada Gemintang menemani saudara kembarnya apalagi melihat kondisi psikis Gemini yang membutuhkan support dari kembarannya.


Krisna Rao dan Pahlevi akhirnya kembali bersama dengan Fathir dan Fahira ke Kingaroy Queensland setelah mengantarkan keluarga Lexington di bandara Palermo untuk bertolak ke New York.


Dan selama dua bulan terakhir ini, Gemintang menjadi pribadi yang lebih dingin dan jarang tersenyum. Para pegawai Ranch yang biasanya bisa melihat wajah ceria Gemintang, merasa kehilangan akan semua itu termasuk Krisna Rao.


Meskipun Gemintang jarang bersikap ramah sebelumnya tapi semakin kemari, gadis itu semakin tidak terjangkau membuat Krisna gusar. Dia lebih suka melihat Gemintang marah, berteriak setiap ada sapi atau kambing yang hendak melahirkan, heboh melihat kanguru yang main ke Ranch... Semua itu sudah meredup, membuat Krisna ingin mengembalikan semua itu.


Pagi ini Krisna melihat Gemintang berjalan menuju kandang sapi perah untuk memeriksa semuanya. Sejak meninggalkan ranch lama, Gemintang berubah menjadi seorang workaholic seolah untuk menghilangkan semua kesedihannya tentang kondisi kembarannya.


"Mintang!" panggil Krisna yang baru saja memeriksa penjualan apel ke beberapa pembeli.


Gemintang hanya menoleh namun setelahnya mengacuhkan Krisna Rao dan berjalan terus.


Ya Allah gadis itu memang deh! Krisna berlari mengejar Gemintang untuk berusaha mensejajarkan langkahnya.


"Apa kah ada sapi yang hendak melahirkan?" tanya Krisna melihat gadis itu membawa tas dokternya.


"Belum tahu."


Krisna melihat salah satu stockman menemui Gemintang.


"Dokter Lexington, ada kasus sunsang."


"Sudah berapa lama?" tanya Gemintang dengan nada datar.


"Hampir lima belas menit."


"Baik. Kita bantu sapi itu melahirkan." Gemintang berjalan bersama stockman itu meninggalkan Krisna yang terbengong bengong.


Astagaaa! Kenapa kamu semakin dingin?


***


Kediaman Ashley dan Kristal Sky


Sejak Ashley mengalami serangan jantung, Kristal benar-benar menjaga sekali suaminya. Memang usia Ashley sudah lanjut dan Kristal bersyukur pria yang sudah mendampinginya sekian puluh tahun itu tidak mengalami stroke.


Ashley lah yang meminta agar Gemini tinggal bersama mereka. Bagi Ashley, melindungi cucu perempuannya adalah harga mati apalagi Joey dan Samuel masih berusaha mencari cara agar cidera Gemini bisa disembuhkan agar dapat melihat kembali.


"Gemini, kamu lagi ngapain?" tanya Ashley yang sedang tiduran di kursi kolam renang sambil memejamkan mata. Pagi ini memang dirinya dan Gemini memutuskan berjemur agar sirkulasi darah lancar.


"Baca Sherlock Holmes, Opa" kekeh Gemini yang hanya tiduran menggoda Ashley.


Ashley menoleh lalu tertawa. "Kamu mengingatkan Opa sama Oom Ghani. Dia maniak Sherlock Holmes dari kecil."


Gemini tertawa. "Itu memang cerita klasik, Opa."


Ashley menggenggam tangan Gemini yang duduk di sebelahnya. "Opa sayang kamu Gem."


"Gem juga Opa."


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️