Gemini and Gemintang Love Stories

Gemini and Gemintang Love Stories
Haris v Krisna



Hotel Langham Melbourne Australia



Gemintang dan Krisna tiba di hotel Langham malam sekitar pukul delapan malam. Gemini yang menunggu di lobby, tampak terkejut melihat Krisna masuk sambil menggandeng adiknya.


What the fluff?


"Ngapain kamu gandeng tangan Mintang?" hardik Gemini yang sambil datang menghampiri dua orang yang baru datang.


"Halo Gemini. Mintang masih mengantuk jadi aku pegang tangannya.."


Gemini langsung melepaskan pegangan tangan Krisna. "Setelah apa yang kamu lakukan sama adikku sejak jaman kuliah!"


"Aku minta maaf Gemini, tapi ... "


"Sudah! Aku tidak butuh permintaan maaf kamu! Ayo Mintang, kita ke kamar!" Gemini merangkul adiknya dan dua gadis kembar itu pun berjalan menuju lift meninggalkan Krisna yang hanya termangu. Setelah dua gadis itu masuk lift, Krisna menuju resepsionis untuk mengambil kunci kamarnya.


***


Kamar Gemini dan Gemintang


"Kamu kok mau-maunya dipegang sama si Rao?" omel Gemini sambil membereskan koper Gemintang. "Bagaimana bisa kamu kemari sama dia!"


"Oom Fathir dan Tante Fahira yang menyuruhnya menemani aku. Jujur Gem, aku sudah bilang tidak usah tapi Krisna sudah lembur sejak kami mulai panen sebulan ini dan Oom Fathir memberikan kesempatan libur."


"Bagaimana kalau mommy dan Daddy tahu? Bisa-bisa kamu diseret pulang ke Jakarta terus diinterogasi di kuburan!"


Gemintang hanya menatap datar ke Gemini. "Aku kan tidak bisa bilang tidak ke Oom Fathir, aku numpang disana, bekerja disana. Pahami posisi aku, Gem."


Gemini lalu duduk di sebelah adiknya dan memeluknya. "Andaikan aku bisa pindah ke Brisbane."


"Memang kamu mau pindah ke Brisbane? Kiran Pradipta yang memegang PRC Group kawasan Australia kan?"


"Masalahnya Mintang, mommy meminta aku tetap tinggal di Palermo. Pihak pemerintah Palermo ingin mengadakan kerjasama dengan PRC Group dan Tante Natasha sudah minta aku jadi kepala proyeknya."


"Lha kamu jadi anak Italia dong" gelak Gemintang. "Siapa tahu jodohnya juga orang Italia macam mbak Leia, Deya dan Raveena."


"Iiissshhh kebanyakan orang Italia ya di generasi kita." Gemini tersenyum melihat adiknya yang sudah ceria lagi. "Kamu kok tambah gemuk di Queensland?"


"Senang mungkin. Apalagi aku diajak dokter Mallard bekerja dan banyak pengetahuan yang aku dapat, Gem. Sungguh sangat menyenangkan bisa langsung praktek sambil mengamalkan ilmu." Gemintang menatap kakaknya. "Kulitmu semakin coklat!"


"Mungkin aku cocok juga di Palermo" kekeh Gemini.


"Apakah ada pria yang menarik perhatianmu Gem?"


"Well, ada Michel de Luca..."


Gemintang menatap Gemini dengan wajah terkejut. "Gem, dia itu kan penguasa Palermo dan Sisilia. Pemilik kebun anggur disana, saingannya bang Dante dan mbak Leia."


"Iya tapi rasa anggurnya berbeda dengan milik Bianchi dan Mancini. Aku sudah mencicipinya. Masing-masing anggur berbeda satu sama lainnya, punya ciri khas tersendiri."


"Apakah dia naksir kamu?"


"Mungkin lebih seperti hubungan bisnis. Karena resort di Marsala itu berbatasan dengan kebun anggurnya yang bisa menjadi tempat pariwisata. Win-win solution lah!"


"Apakah dia tampan?" goda Gemintang yang sebenarnya tahu wajah Michel dari artikel yang dibacanya tadi di pesawat saat makan. Michel, Dante dan Antonio tampak sedang dalam satu acara.


"Kalau kamu bandingkan dengan ipar-ipar kita, masih tampan Bayu."


Gemintang terbahak. "Malah Bayu!"


"Bayu itu tampan lho!" senyum Gemini.


"Iya sih. Bayu memang tampan tapi para sepupu kita memang tampan kan, kecuali trio kampret."


Gemini terbahak. "Trio Kampret memang imut meskipun kelakuan amit-amit terutama Shinichi."


Gemintang tertawa mengingat sepupu mereka yang sering dipanggil 'kungkang'. "I'm so glad to see you, Gem."


Gemini mengelus kepala Gemintang. "Me too, Mintang."


***


Freya dan Haris melongo ketika acara sarapan di hotel, dua anak gadisnya sudah duduk bersama dengan pria bedarah India.


"Siapa ini girls?" tanya Haris yang menatap tidak suka bagaimana Krisna melayani Gemintang.


"Maaf Mr dan Mrs Lexington. Perkenalkan saya Krisna Rao. Saya kakak kelas Gemini di kampus dulu." Krisna mengulurkan tangannya ke Haris dan Freya yang hanya membalasnya dengan wajah dingin.


"Kenapa kamu bisa kemari?" tanya Freya judes.


"Saya diminta Mr Fathir Hassan menemani Gemintang ke Melbourne. Saya bekerja di FH Ranch Queensland."


Haris memindai pria berbadan tegap di hadapannya lalu menoleh ke arah dua anak kembarnya. "Benar Gem, dia kakak kelas kamu?"


"Benar Dad. Krisna dulu kakak kelas aku dan Radyta."


"Dan saya diminta oleh Mr Hassan jika anda semua hendak ke Kingaroy Queensland, nanti saya antarkan sekalian." Krisna tersenyum manis ke arah Haris dan Freya.


Mata biru Haris hanya menatap tajam ke pria yang tampaknya ada rasa dengan putri bungsunya. "Tunggu! Kamu satu Ranch sama Gemintang?"


"Iya Mr Lexington." Krisna menoleh ke Gemintang yang melengos.


"Apa maksudnya kamu ke Ranch Fathir?" tanya Freya yang sudah dihapal kedua putrinya. Freya bakalan saingan macannya dengan Rina Kareem Reeves kalau soal anak.


"Saya... Sebaiknya kita duduk dulu Mr dan Mrs Lexington." Krisna duduk di sebelah Gemintang sedangkan Haris dan Freya duduk di hadapannya.


"Daddy dan mommy mau kita ambilkan sarapan?" tawar Gemini untuk membiarkan Krisna diinterogasi oleh kedua orangtuanya.


"Dua kopi hitam dan kamu tahu kan seleranya kami?" jawab Freya sambil tetap menatap tajam ke Krisna.


"Oke mom. Yuk Mintang" ajak Gemini yang diikuti kembarannya.


Setelah kedua anak gadisnya pergi, Haris memperhatikan gerak gerik Krisna. "Apakah kamu sengaja ke Queensland?"


"Dibilang sengaja juga bukan dibilang tidak sengaja juga bukan. Begini Mr Lexington, sebelumnya saya bekerja di perusahaan finace di London setelah setahun saya bekerja di Singapura. Dan saya berada di titik jenuh dengan kesibukan kota London. Pada saat saya mencari lowongan, FH Ranch mencari manager keuangan dan saya melamar pekerjaan itu. Melihat background pekerjaan saya sebelumnya, Mr Hassan pun langsung meghire saya."


"Kamu masuk duluan atau Mintang duluan?" tanya Haris.


"Saya masuk sebulan sebelum Mintang, Sir."


"Apakah kamu yang membuat gosip tentang putri saya frigid, Krisna Rao?" Mata biru Freya menatap tajam ke arah pria India itu yang tampak terkejut dengan ucapan sang pemburu hantu.


"Mrs Lexington... Bagaimana anda tahu..." Wajah Krisna tampak pucat.


"Apa yang tidak kami ketahui, Krisna! Sekarang jelaskan, apa maksudmu membuat gosip seperti itu hingga putri saya tidak bisa memiliki teman karena menganggap dia aneh!!" bentak Freya kesal.


"Saya... saya hanya ingin Gemintang bersama saya dan menjadi milik saya..."


BUGH!


Gemini dan Gemintang melongo ketika melihat sang ayah meninju Krisna Rao di hadapan banyak orang sedangkan Freya hanya diam saja tanpa ada keinginan menahan Haris.


"Mom! Dad!" seru keduanya sambil menghampiri meja makan dan beberapa orang disana hanya bisa melihat tanpa bermaksud melerai.


Dua orang manager hotel datang namun mereka pun diam saja ketika tahu siapa yang membuat keributan.


"Everything alright, Mr Lexington?" tanya salah satu manager itu.


"No! It's not alright!" jawab Haris judes.


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️