Gemini and Gemintang Love Stories

Gemini and Gemintang Love Stories
Bertemu Di New York



Kediaman Ashley dan Kristal Sky


Fayza menatap kakaknya yang tampak masih sedih memikirkan Gemini. Siapa yang tidak bingung melihat kondisi putrinya yang sekarang menjadi tuna netra.


"Mbak..."


Freya tersenyum sedih. "Bang Joey masih berusaha Fay..."


Fayza memeluk kakak sulungnya yang biasanya receh, ramai, asal njeplak tapi semua itu hilang sejak hampir empat bulan lalu.


"Rasanya aku merasakan apa yang bon cabe rasakan waktu Jules ketabrak..." Freya menghela nafas panjang berulang kali.


"Kata bang Travis, mas Hoshi mukanya serem dan serius pengen lempar ke Empang."


"Seperti kamu tidak tahu si mulut setan itu Fay. Bersyukur dia disibukkan dengan Jules jadi tidak terbang ke Palermo. Bisa beneran main lempar ke Empang. Haris pun sekarang juga ingin ikut lempar si Michel ke Empang dan konyolnya, si Luke ngompori Haris pula!"


"Luke lupa sudah punya Hyde" kekeh Fayza.


"Hideo tak apa kamu tinggal di Tokyo hanya bersama Shinchan dan Sakura?"


"Tidak apa-apa katanya mbak. Lagian dia juga ada urusan dengan cowok Italia."


Freya mendengus. "Kenapa sih anak-anak kita banyak dikejar cowok Italia? Leia sudah sama Dante, Deya dikejar Antonio, Raveena masih tidak jelas dengan Alexis... Sekarang Sakura mu dikejar dua pria Italia. Benar-benar deh!" gerutu Freya.


"Gemintang bagaimana mbak? Kabarnya dia dikejar cowok India?"


"Krisna lagi! Entah dia beneran jatuh cinta sama Mintang atau hanya sekedar obsesi. Tapi Mintang tidak perduli. Fathir laporan padaku kalau dia sekarang makin dingin macam Daddy. Dibandingkan Gem, Mintang jauh lebih shock sebenarnya." Freya mengusap air matanya. "Fahira dan Pahlevi yang sekarang mencoba selalu menghibur nya."


"Bagaimana pun namanya anak kembar itu pasti ada ikatan yang lebih kuat dibandingkan model kita mbak."


"Mungkin ya Fay. Oh, Fay... Daddy bilang besok lagi tidak mau ditemani Shinichi."


"Kenapa?"


"Daddy pusing diajak ngobrol soal mesin roket ke planet Namec sama bangga bisa menghancurkan lift kampus."


Fayza terbahak. "Parah tuh Ichi. Hideo sampai nggak bisa ngamuk saking speechless nya pas dapat laporan dari dekan fakultas science. Mana Ichi pasang wajah sok imut gitu dengan memberikan argumen yang masuk akal sih..."


"Aku tuh heran. Kamu ngidam apa sampai keluar dua anak ajaib begitu?"


Fayza menggelengkan kepalanya. "Perasaan yang ngidam parah Hideo deh. Aku cuma senang makan daging sapi saja."


"Maaf nona Freya, nona Fayza.." suara kepala pelayan menginterupsi percakapan dua wanita cantik berambut pirang itu.


"Ada apa Albert?" tanya Freya.


"Ada tuan Michel de Luca di ruang tamu formal."


Freya dan Fayza saling berpandangan. Mau apa dia kemari?


***


Bayu O'Grady mengantarkan Haris Lexington pulang ke rumah Ashley Sky setelah sebelumnya membantu Abiyasa memeriksa buku besar PRC Group. Dan wajah pria tampan yang memiliki tubuh besar seperti opanya Duncan Blair dan ayahnya itu bingung melihat sebuah mobil Aston Martin yang bukan milik Ashley berada di halaman.


"Mobil siapa itu Oom?" tanya Bayu ke Haris.


"Mana Oom tahu..."


Bayu memarkirkan Range Rover nya dan keduanya pun turun. Mendekati pintu utama terdengar suara Freya marah-marah begitu juga Kristal. Mendengar suara istri dan ibu mertuanya tampak marah, Haris bergegas masuk. Betapa terkejutnya melihat Michel duduk bersimpuh di hadapan Freya, Kristal dan Ashley.


"Ada apa ini?" tanya Haris bingung.


"Usir DIA !" bentak Freya yang sudah ditahan oleh Freya.


"Kita ke ruang kerja saja!" putus Haris dingin.


Michel pun berdiri mengikuti Haris dan Ashley menuju ruang kerja menantu Raymond Ruiz itu.


"Tante? Kenapa Tante ngamuk?" tanya Bayu bingung lalu memapah Kristal untuk duduk di sofa. "Oma baik-baik saja?"


"Oma baik-baik saja Bayu" ucap Kristal sambil mengatur nafasnya.


"Kurang ajar si Michel!" umpat Freya yang dilanjutkan kata-kata kasar lainnya.


"Tante Fay? Aku nggak paham kalau Tante Freya marah-marah."


"Michel datang untuk meminta Gemini menjadi istrinya..."


Bayu melongo. "APPAAAAAA?"


***


Ruang Kerja Ashley Sky


"AAAPAAA?" Haris menatap pria Italia di hadapannya dengan wajah menahan amarah. "Apa maksudmu hendak menikahi Gemini? Apa karena kamu merasa bersalah lalu caramu seperti ini?"


Ashley Sky duduk di kursi kebesarannya dan berusaha mengatur emosinya. Beruntung Kristal menyediakan minum dan obatnya disana.


"Dengar De Luca! Saya pernah menodongkan pistol di dahi menantu saya tanpa pikir panjang dan saya bisa melakukannya lagi!" Ashley mengeluarkan Glock dari dalam lacinya. ( Adegan itu bisa dibaca di Love and Revenge of Mr Mafia ).


Michel hanya tersenyum. "Jika memang anda ingin melakukannya, silahkan Signor Sky. Dan berikan mata saya untuk Gemini."


"Gemini tidak bakalan Sudi menerima matamu! Karena dia akan memakai mata si penabraknya !" bentak Haris.


"Apa alasan kamu ingin menikahi Gemini?" tanya Ashley sambil menodongkan Glock miliknya ke Michel yang duduk di hadapannya sedangkan Haris berdiri di sebelah ayah mertuanya.


"Sebelum kejadian naas itu, saya sudah tertarik dengan Gemini. Kami sering makan malam bersama sambil berbicara berbagai hal. Saya memang berencana untuk meminta Gemini menjadi kekasih saya tapi saat itu Gemini terbang ke Melbourne untuk menghadiri wisuda Gemintang. Saya tahu hari itu Gemini pulang ke Palermo tapi saya tidak tahu jam berapa dia datang. Dan ... sebelum saya ..." Michel menghela nafas panjang. "Saya yang mencelakakan Gemini..."


Haris menatap Michel de Luca tajam untuk mencari kebohongan perasaan pria itu ke putri sulungnya.


"Saya jatuh cinta dengan Gemini, Signor Lexington, Signor Sky. Saya ingin menjadikan Gemini sebagai istri saya, dan saya akan berusaha membuat Gemini bisa melihat lagi..." ucap Michel de Luca dengan nada tercekat. "Saya tahu saya tidak termaafkan tapi sayalah yang akan melindungi Gemini dengan kondisinya sekarang. Anda boleh tidak percaya tapi selama saya di penjara, saya sudah bertekad akan mendampingi Gemini. Apapun persyaratan anda, akan saya lakukan."


Ashley menoleh ke Haris. "Panggil Gemini." Haris lalu keluar ruang kerja Ashley untuk membawa Gemini. Lalu pria dingin itu menatap Michel. "Saya tidak tahu apa yang akan Gemini katakan pada kamu, Michel. Jika Gemini mau menikah denganmu, meskipun chance nya sangat kecil karena siapa yang mau hidup bersama orang yang sudah membuatnya celaka dan cacat, kamu harus menerima semua perlakuan Gemini. Itu resiko kamu, hasil perbuatan kamu. Dan kamu tidak boleh mengeluh! Saya tidak perduli kamu kepala keluarga De Luca karena sepupu saya juga klan Bianchi, cucu menantu saya klan Mancini. Saya bersahabat baik dengan semua keluarga berpengaruh baik di New York, Italia, Spanyol, Jepang, Hongkong maupun Korea Selatan. Kamu hanya bagian kecil dari lingkaran keluarga saya..."


Suara Ashley terhenti ketika Haris menggandeng Gemini masuk ke dalam ruang kerjanya.


"Daddy? Apakah ada orang lain disini?" tanya Gemini.


"Kenapa kamu bisa bilang begitu Gem?"


"Aku hapal bau parfum Opa dan Daddy... Hidungku mencium harum parfum yang berbeda... Michel! Daddy! Apakah Michel disini?" tanya Gemini dengan nada marah. "Bukankah aku sudah bilang tidak mau bertemu dengan mu!"


Michel hanya menatap sendu tapi penuh rindu ke Gemini.


***


Yuhuuuu Up Siang Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️