
Rumah Induk FH Ranch Kingaroy Queensland Australia
Haris menghajar Krisna dengan penuh emosi sampai Fathir dan Yusra menarik pria bermata biru itu agar tidak kebablasan.
"Beraninya kamu! BAJING@N KAMU!" bentak Haris emosi.
"Dad..." suara Gemintang membuat Haris menoleh dan tampak putrinya tersenyum. "Sudah. Tangan Daddy terlalu bagus untuk menghajar Rao. Mr dan Mrs Rao, selamat datang di Kingaroy."
Yusra dan Bitti terpesona melihat kecantikan Gemintang dan keduanya tidaklah heran jika putra mereka sampai tergila-gila dengan putri Haris Lexington. Gemintang mencium punggung tangan Yusra dan Bitti, membuat kedua orangtua itu terharu dan merasa bersalah karena putra mereka menjebak gadis cantik dan tahu tata Krama itu.
"Gemintang, maafkan Krisna ya. Saya sebagai ayahnya merasa malu memiliki putra seperti dia ..."
"You should be ( Memang )!" hardik Haris.
Gemintang berjongkok di hadapan Krisna yang wajahnya tampak babak belur akibat pukulan Haris. "Congratulations, Rao. Kamu berhasil menjebak aku untuk menikah denganmu bukan?! Guess what, aku mau menikah denganmu dan ada syaratnya. Take it or leave it ( ambil atau tidak sama sekali )."
"Apapun syarat mu, aku terima Mintang" jawab Krisna pelan sambil memegangi rahangnya. Pria India itu pun berdiri dan duduk di sebelah ayahnya.
"Bagus!" seringai Gemintang. Gadis itu berdiri dan menatap kedua orangtua Krisna Rao. "Mr dan Mrs Rao, sejujurnya saya belum memeriksa diri saya apakah saya masih virgin atau tidak, hamil atau tidak tapi melihat bagaimana nekadnya putra anda, saya rasa tidak ada jalan lain. Saya akan menikah dengan putra anda tapi saya tidak mau memakai adat India. Saya mau pakai aturan adat Jawa. Pihak pria lah yang memberikan mahar, bukan pihak kami yang perempuan!"
( Di India, adat mereka, pihak perempuan lah yang memberikan mahar meskipun praktek ini sudah dilarang tapi beberapa wilayah yang masih mengagungkan adat, praktek seperti itu tetap berlangsung dan mahar itu tidak hanya berupa emas seperti dulu, tapi bisa berupa mobil, rumah atau apapun yang diminta keluarga pria ).
"Kedua, pemisahan harta. Krisna tidak berhak atas harta benda milik saya pribadi maupun milik keluarga saya karena itu milik saya sebelum menikah jadi bukan harta Gono gini. Saya juga tidak meminta harta Krisna tapi, sebagai imam dan kepala keluarga, Krisna wajib memberikan nafkah lahir. Soal nafkah batin, maaf. Saya tidak akan melakukannya lagi karena Krisna sudah mengambil paksa milik saya yang paling berharga tanpa persetujuan saya, jadi saya berhak untuk memberikan atau tidak."
Keluarga Rao menatap Gemintang dengan tatapan tidak percaya apalagi Krisna yang tidak menyangka gadis itu akan seberani itu.
"Ketiga, saya tetap tinggal disini karena pekerjaan saya disini dan saya tidak mau tahu karena kami sudah menikah, saya tidak bisa tinggal di Ranch. Krisna harus mendapatkan rumah yang sesuai dengan style saya dan rumah itu harus dibuat dengan atas nama kita berdua. Jadi, jika salah satu ingin menjual rumah itu, tidak akan bisa tanpa persetujuan satunya."
Fathir, Fahira dan Haris saling berpandangan. Permainan apalagi yang dilakukan Gemintang?!
"Keempat, saya hanya mau pernikahan sederhana, hanya keluarga inti saja yang hadir..."
"Tapi Mintang, kenapa?" tanya Krisna.
"Karena Gemini juga akan menikah dengan sederhana dan aku tidak mau melebihi dari saudara kembar ku itu. Paham?" balas Gemintang dingin.
Haris bahkan melihat putrinya lebih mirip ke Opa buyutnya, Javier Arata, apalagi soal liciknya untuk membalas dendam. Benar-benar keturunan Vivienne Neville dan Jammie Arata.
"Apakah ada syarat lainnya, Mintang?" tanya Krisna sambil menatap tajam gadis itu yang secara tidak langsung membuat dirinya seperti pria yang didominasi oleh Gemintang.
"Pernikahan akan dilakukan bersamaan dengan Gemini dan Michel di New York. Sehari setelah menikah, kita langsung menempati rumah baru dan kamu jangan sekali-kali menghalangi aku bekerja!" putus Gemintang final.
"Kapan Gemini akan menikah?" tanya Krisna ke Gemintang yang menatap ke ayahnya.
"Bulan depan" jawab Haris. "Bulan depan tanggal 17."
"Baik. Akan saya penuhi semua persyaratan pernikahan saya dan Mintang" jawab Krisna tegas.
"Krisna..." Yusra memegang tangan putranya.
"Tidak apa-apa, ayah. Semua ini sudah resiko aku yang telah mengambil jalan tidak elok ini." Krisna menatap Gemintang. "Maafkan aku tapi aku melakukan ini karena aku sangat mencintaimu, Mintang."
Gemintang hanya menatap datar ke Krisna. Permainan baru akan dimulai Rao.
***
Bagi Ashely, dia sangat mendukung cucunya untuk tetap stand up ke para pria yang sudah membuat mereka sakit hati. Ashely sendiri tahu, itu hanya akal-akalan Krisna agar bisa menikah dengan Gemintang, dan cara kuno itu sudah pernah dia dan Haris lakukan jadi pria paruh baya itu hanya mengikuti permainan cucunya.
Meskipun dalam hati dia ingin Gemintang menolak pernikahan itu tapi Ashley tahu jika Krisna bisa nekad menyebarkan foto-foto tidak pantas itu ke keluarga besar. Dengan kekuatan namanya dan Freya, urusan administrasi untuk pernikahan Gemintang dan Krisna Rao bisa dilakukan bersamaan dengan Gemini dan Michel.
Seluruh keluarga besar yang di New York tampak gemas dengan keputusan dua gadis kembar itu yang menerima menikah dengan pria yang sudah membuat mereka susah. Dan mereka semua mendatangi kediaman Ashley dan Kristal.
"Ris! Yang benar saja kamu?" hardik Joey Bianchi ke Haris. "Aku kalau jadi kamu tidak bakalan ikhlas kasih anak gadisku ke pria - pria minta dilempar ke Empang itu semua!"
"Iya lho Ris! Aku saja sampai harus menyidang Alexis! Meskipun sekarang mereka juga sudah serius dan hendak menikah" timpal Pandu sedangkan Abiyasa hanya menepuk bahu Haris.
Tidak beda jauh dengan generasi kelima pria, generasi kelima wanita pun sama hebohnya memarahi Freya.
"Frey, yakin kamu mau memiliki menantu dua orang itu?" tanya Gandari, istri Abiyasa.
"Iya Frey. Aku kok ga ikhlas keponakan aku sama mereka!" timpal Reana, saudara kembar Abiyasa.
"Dulu aku sampai screening Sammy lho buat Bee" sahut Georgina.
Freya hanya tersenyum miris. "Itu sudah keputusan mereka berdua, ibu-ibu dan aku merasa dua anak kembar ku memiliki rencana licik yang sedang mereka siapkan."
"Astaghfirullah! Perasaan yang cucu langsung Opa Javier itu Radyta tapi kenapa si kembar mirip Opa Javi?" gumam Georgina.
"Karena kami sama-sama keturunan Vivienne Neville dan Jammie Arata yang liciknya memang aduhai" cengir Freya.
***
Kamar Gemini dan Gemintang
Blaze yang sedang menggendong anak keduanya berjenis kelamin laki-laki, Rasendriya yang biasa dipanggil Rase, menatap tajam ke arah dua adik kembarnya. "Seriously! Apa sih yang ada di otak kalian? Mau-maunya nikah terpaksa dengan pria reseh itu? Apa enaknya menikah tanpa ada perasaan apapun!" omel bumil cantik itu yang menurut Sammy semakin bar-bar sejak punya dua anak.
"Mbak Bee, jangan marah-marah, nanti Rase bangun lho!" kekeh Gemintang.
"Kan ada kamu, ada Raveena, ada Daddy, ada Bebek jadi tenang saja! Ayo, bilang sama aku! Kalian merencanakan apa?" bentak Blaze cuek sedangkan Raveena hanya diam saja melihat sepupunya kena amuk dengan kakak perempuan paling besar di New York.
"Sesuatu yang membuat mereka menyesal menikah dengan kami" jawab Gemini dingin membuat Raveena dan Blaze mendelik.
"Astaghfirullah!"
***
Yuhuuuu Up Siang Yaaaaa
Thank you for reading and support author
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️