Gemini and Gemintang Love Stories

Gemini and Gemintang Love Stories
Rencana Freya



Ruang Bersalin Maria Eleonora Hospital Palermo


"Aaaarrrgghhhh..." Gemini mengejan untuk ketiga kalinya dan akhirnya putra pertamanya keluar dari dalam rahimnya. Michel menciumi wajah lelah Gemini dengan penuh peluh. Tak lama suara tangis pun terdengar di ruang bersalin itu dan dokter Maria Scotti tersenyum ke arah ayah dan ibu baru itu.


"Puji Tuhan, si boy sehat tanpa kekurangan apapun dan tangisnya kencang sekali" senyum Dokter senior itu.


"Alhamdulillah..." ucap Gemini dan Michel bersamaan.


Seorang perawat membersihkan bayi laki-laki Michel dan Gemini lalu menyerahkan kepada ayah baru itu yang kemudian memberikan adzan dan Iqamah di telinga putranya.


"Dokter, dadaku merasa kencang... apakah saya harus IMD sekarang?" tanya Gemini yang tampak excited dengan perannya sebagai ibu baru. Wajah lelahnya berubah menjadi berseri-seri karena hendak mendapatkan pengalaman baru.


"Apa anda sudah siap Signora de Luca?" tanya Dokter Maria Scotti.


"Insyaallah siap" senyum Gemini yang kemudian menerima putranya usai digendong oleh Michel.


"Ya ampun Gem, anak kita tampan sekali..." ucap Michel sambil duduk di sebelah istri dan anaknya. Gemini tersenyum melihat putranya yang mulai menggeliat mencari sumber makanannya dan dengan bantuan dokter Maria, akhirnya sang putra berhasil mendapatkan kolostrum pertamanya.


"Ya ampun Michel... Ini benar-benar... Masyaallah... Benar kata mommy. Begitu kamu sudah merasakan bayimu, semua sakitnya hilang ... Padahal tadi rasanya aku ingin pingsan..." gumam Gemini sambil menowel pipi gembul putranya.


"Siapa namanya Signor de Luca?" tanya Dokter Maria Scotti.


"Lachlan Ansel Lexington de Luca. Panggilannya L..." jawab Michel sambil menatap putranya yang lahap menyu*sui ibunya.


"Kamu kebanyakan nonton Death Note..." gerutu Gemini.


"Hei, kamu yang ngidam nonton itu tapi ditinggal tidur dan endingnya aku yang nonton. Aku rasa keren saja panggilannya satu huruf..." cengir Michel.


"Artinya apa, Lachlan Ansel?" tanya Gemini.


"Bangsawan yang suka berperang."


Gemini dan dokter Maria Scotti saling berpandangan.


Alamat si boy jadi cowok bar-bar nanti.


***


Villa Uccle Belgia


Gemintang merasakan bagaimana tubuhnya terasa remuk redam seolah dirinya yang hendak melahirkan. Sejak kecil, dia dan Gemini seperti memiliki telepati yang kuat terutama dengan rasa sakit fisik. Jika salah satu jatuh, lainnya pasti merasakannya dan hal itu sangat dipahami Freya dan Haris karena putri kembar nya saling menyayangi satu sama lainnya.


Raj menatapnya penuh perhatian bahkan sampai mengelap wajah Gemintang yang penuh peluh dengan handuk kecil yang diberikan air hangat.


"Are you okay?" tanya Raj.


"Ya Allah... Gemini yang melahirkan tapi akunya ikutan sakit!" gumam Gemintang yang masih tiduran di sofa ruang tengah.


Tadi saat Gemini proses melahirkan, Gemintang merasakan sakit luar biasa yang tidak pernah dia rasakan. Dirinya hanya bisa pasrah dipapah Raj dan Otto ke sofa. Gadis itu sampai harus mencengkram tangan Raj saat Gemini masih berjuang.


"Apakah ... Gem sudah melahirkan?" tanya Gemintang sambil menatap Raj.


"Mungkin sudah Gemintang, apalagi kamu sudah tampak relaks." Raj mengusap wajah gadisnya. "Aku akan menelpon Mrs Lexington."


Raj mengambil ponsel Gemintang dan memberikan pada gadis itu untuk membuka password nya. Gemintang lalu menelpon Freya dengan tangan sedikit gemetar.


"Assalamualaikum sayang" sapa Freya.


"Wa'alaikum salam mommy. Bagaimana Gem?" tanya Gemintang sambil menatap Raj yang telaten mengelus rambut panjangnya yang sedikit lembab.


"Alhamdulillah sudah lahir si boy. Panjang 51 cm berat 3,5kg. Gemini dan boy sehat semua."


"Alhamdulillah. Siapa namanya mom?" Gemintang memejamkan matanya saat Raj mencium keningnya. Posisi Raj duduk diatas karpet sambil tetap mengelus gadisnya.


"Lachlan Ansel Lexington de Luca."


"Hah? Lachlan itu bukannya nama Skotlandia?" gumam Gemintang.


"Yup. Dan mommy yakin ke depannya bakalan saingan dengan Vicenzo, Hyde dan Rase brutalnya."


Gemintang tertawa kecil. "Kalian kan mewarisi gen bar-bar..."


"Much better. Arjun dan Otto serta Hazel merawat ku dengan baik..." Mata hijau Gemintang menatap mesra ke Raj yang tersenyum manis.


"Sudah, kamu istirahat. Besok kita ngobrol lagi. Oh, Raj suruh pulang! Kalian belum resmi!"


Gemintang tertawa. "Sure mom. Assalamualaikum."


"Wa'alaikum salam."


Raj menatap Gemintang. "Well?"


"Sudah lahir anaknya Gem. Namanya Lachlan Ansel Lexington de Luca. Aku bingung kenapa Michel memberikan nama Skotlandia?" Gemintang mencari tahu arti nama Lachlan.


Lachlan dari Karakteristik (untuk anak Laki-laki), yang berarti Santai. Berjiwa Pemimpin Dan Pengambil Risiko. Humoris. Penuh Prasangka. Percaya Diri, Berani, Keras Kepala. Kreatif Dan Tidak Dibuat-buat. Suka berperang.


"What the... Oh my God Michel mencari nama kok isinya bar-bar begini?" gelak Gemintang yang masih posisi tiduran dan Raj berada di sebelahnya.


"Bagaimana dengan Ansel?" tanya Raj.


"Ansel... artinya bangsawan... Tunggu jika digabungkan dengan keinginan Michel ... Bangsawan yang suka berperang?" Gemintang menoleh ke arah Raj yang cukup dekat.


"Michel ingin anaknya menjadi pemberani, Gemintang, bukan tukang perang. Jangan terlalu harafiah..." Raj menatap mata hijau Gemintang dengan tatapan sayu.


"Arjun..."


"I'm sorry Gemintang tapi aku ingin mencium bibir mu..." Raj memegang wajah Gemintang lalu mencium bibir gadis itu. Pria India itu harus menahan keinginannya mencium Gemintang karena tidak mau gadis itu merasa ketakutan.


Gemintang merasakan sesuatu yang berbeda dari Raj, sangat berbeda dengan Krisna. Dirinya merasakan perasaan Raj yang penuh cinta tapi juga kehati-hatian, berbeda dengan Krisna yang lebih menuntut dan penuh nafsu.


Raj semakin memperdalam ciumannya ketika merasakan lengan Gemintang merangkul lehernya. Keduanya saling berciuman dan ini adalah ciuman pertama mereka setelah resmi berpacaran karena Raj sangat menghormati Gemintang.


***


Ruang Rawat VIP Maria Eleonora Hospital Palermo Italia


Haris menatap judes ke Michel karena memberikan nama cucunya dengan nama Skotlandia dan panggilan hanya satu huruf.


"Kamu itu antara kreatif atau malas panggil nama anak kamu jadi seenaknya kasih satu huruf buat manggil, hah?" pendelik Haris meskipun mengakui cucunya sangat menggemaskan tapi gara-gara nama jadi kesal sendiri.


"Anggap saja aku kreatif karena mendapatkan ide dari anime" senyum Michel.


"Oh Astagaaa..." Haris memegang pelipisnya.


Freya tampak gemas menggendong cucunya. "L, karena padremu sudah memberikan nama antik, Oma semakin tidak sabar menunggu kamu besar buat diajak ke tempat - tempat yang aesthetic..."


Gemini, Michel dan Haris melotot.


"Mom, tempat aesthetic versi mom itu beda jauuuuhhhh dengan tempat bayangan kami. Dan tempat versi mommy itu sangat tidak aesthetic!" sungut Gemini yang gemas dengan hobi nyeleneh mommynya.


"Hei, janganlah begitu... " ucap Freya sambil manyun.


"Dad, tolong, cegah mommy mendoktrin aneh-aneh pada Lachlan" pinta Gemini.


"Freya, please ya. Jangan bikin mama macan ngamuk..." senyum Haris karena tahu kesalnya putri sulungnya.


"Iya deh ... tapi aku tidak janji..." jawab Freya cuek.


"MOM!" seru Gemini dan Michel.


***


Yuhuuuu Up Malam Yaaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️