Gemini and Gemintang Love Stories

Gemini and Gemintang Love Stories
Kembali Bekerja



Rumah Krisna dan Gemintang di Kingaroy Queensland Australia


Krisna menunggu apakah Gemintang akan berbicara lagi tentang perasaannya tapi tidak ada. Pria itu memberanikan diri untuk mengintip dari balik jendela dan tampak istrinya sedang mematikan MacBook nya dan bersiap untuk tidur.


Krisna menyandarkan tubuhnya di tembok dan menatap ke atas langit. Apakah berpisah sementara adalah jalan yang terbaik? Krisna tidak tahu bagaimana jadinya jika memang harus berpisah. Sekarang yang harus dia pikirkan adalah perasaan istrinya bukan perasaannya. Cinta memang membutakan segalanya termasuk akal sehat dan sikap egois yang tinggi.


Kamu mau kemana Mintang jika hendak meninggalkan aku?


***


Gemintang sedang bersiap untuk tidur ketika suara ponselnya berbunyi dan wajahnya tampak senang melihat siapa yang menelponnya.


"Assalamualaikum Gem. Ada apa?"


"Wa'alaikum salam. Tidak..."


"Gem, apa yang terjadi? Kenapa suaramu aneh?" Gemintang terkesiap. "Nooooo, jangan bilang kamu dan Michel sudah melakukannya?"


Tidak ada suara Gemini di seberang membuat Gemintang terpekik heboh. "Shut up, Gem! Serius? Beneran? Oh my God!"


"Mintang... jangan heboh dong!"


"Tunggu... tunggu... Apakah enak Gem?" goda Gemintang.


"Mintaaannggg..." rengek Gemini.


"Oh my God... Gem, apakah kamu sudah bisa memaafkan Michel?"


"Sejujurnya... rasa benci itu sudah mulai berkurang dan he's a good lover Mintang..." ucap Gemini pelan.


Gemintang langsung heboh mendengar kembarannya sudah melakukan hubungan suami istri dengan Michel suaminya. "Kamu sudah tahu kan konsekuensinya?"


"Aku tahu, Mintang! Tentu saja!" sungut Gemini gemas karena nada menggoda kembarannya.


"Gimana Gem? Enak?"


"Mintaaannggg..."


"Hei, aku kan bertanya karena aku tidak tahu rasanya."


"Gimana ya... Michel sangat lembut dan membuat aku melayang Mintang. Dan aku merasakan bagaimana perasaan Michel selama kami melakukannya... Dia sangat mencintai aku... Bagaimana bisa aku membencinya seumur hidupku, Mintang. Michel bahkan selama ini sibuk mencari dokter ophthalmologists ke seluruh dunia demi aku bisa melihat lagi..."


"Aku sangat senang mendengarnya Gem. Kesalahan Michel paling fatal adalah dia ngantuk saat menyetir mengakibatkan kamu buta tapi dia tidak membuat rumor jahat tentangmu..."


"Mintang, maaf aku tidak ada disana untuk melindungimu..."


"No Gem, aku kuat kok! Tenang saja, semua akan baik-baik saja. Dan sekarang tugas kamu, berikan aku keponakan yang lucu seperti Vicenzo, Biana, Duo A dan Rania."


"Jangan lupakan Hyde dan Rasendriya..." kekeh Gemini. Rasendriya atau Rase adalah putra bungsu Blaze dan Samuel.


"Atau Arsya yang mirip dengan Shinichi gayanya..."


Dua saudara kembar itu tertawa bersama. "Sampai bertemu di Jakarta, Mintang."


"Sampai bertemu di Jakarta."


***


Apartemen Michel dan Gemini di Palermo Italia


"Nona Gemini, apakah hari ini jadi kita ke kantor?" tanya Xena setelah Gemini keluar dari kamar. Dua hari ini Michel dan Gemini nyaris tidak keluar kamar bahkan makan pun mereka memilih di kamar. Nora dan Xena pun paham melihat pasangan suami istri itu sedang berusaha memperbaiki hubungan mereka.


"Jadi Xena. Michel sudah berangkat?" tanya Gemini yang pagi ini mengenakan gaun biru bermotif dipadukan dengan jaket jeans dan tas kuning keluaran Hermès. Rambut pirangnya dia biarkan tergerai dan tampak santai karena dirinya memang ingin bertemu dengan Steven dan Juan Pablo.



Gemini Lexington


"Sudah nona. Signor de Luca sudah berangkat dan tadi berpesan jangan mengganggu nona."


Gemini mengangguk. Semenjak dia bisa membaca dengan huruf braille, semua baju, celana, tas, sepatu, dia dan Xena berikan tag agar tahu brand, warna dan jenis apa saja. Dengan begitu, Gemini bisa tetap fashionable dan tidak kesulitan mencari bajunya.


"Ini aku bawakan bekal, Signora. Biar nanti makan siang di sana tanpa harus repot" ucap Nora sambil menyerahkan paper bag berisikan kotak makan siang ke Xena.


"Nona tidak apa-apa? Apa perlu saya gandeng?" tawar Xena.


"Tidak usah Xena, cukup kamu berada di sebelah aku sebab nanti aku tidak belajar menggunakan tongkat nya" senyum Gemini yang sudah bisa menerima kondisinya bahkan semakin semangat untuk bisa bekerja lagi. Gemini adalah tipe orang yang tidak bisa diam saja di rumah.


"Baik nona. Kalau begitu kami berangkat dulu Nora" pamit Xena sambil membuka pintu apartemen.


"Hati-hati."


***


"Mereka keluar dari gedung apartemen, Signora. Iya, gadis buta dengan seorang gadis lainnya... Baik Signora." Seorang pria yang menunggu di mobil, meletakkan ponselnya di kursi samping. Akhirnya setelah hampir sebulan aku mengawasi apartemen ini sampai bosan! Kalau tidak karena bayarannya yang mahal, aku malas melakukan hal ini!


Pria itu menstater mobilnya setelah melihat mobil Range Rover bewarna biru navy itu keluar dari tempat parkir apartemen. Mobil Alfa Romeo itu pun mengambil jarak untuk membuntuti mobil yang ditumpangi Gemini dan Xena.


***


Perusahaan Anggur de Luca


"Gemini sudah berangkat Nora?" tanya Michel ke ponsel Nora.


"Sudah Michel. Apakah kamu dan Gemini sudah lebih baik hubungannya?"


"Alhamdulillah. Aku dan Gemini sudah menjadi suami istri sebenarnya, sudah tidak Diatas kertas lagi."


"Syukurlah. Aku ingin segera menimang cucu" kekeh Nora.


"Kalau itu, kamu harus bersabar Nora. Kami kan baru saja berbaikan dan menikmati indahnya menikah."


Nora tertawa lembut. "Aku senang mendengarnya. Buah kesabaran kamu Michel."


"Ini aku sudah mendapatkan seorang dokter yang menyatakan bisa membuat Gemini bisa melihat lagi dan kami akan bertemu lusa disini. Semoga terwujud ya Nora."


"Selalu aku doakan setiap pagi dan malam agar kalian saling mencintai dan Gemini bisa melihat lagi."


"Aamiin."


Michel mematikan ponselnya dan menatap foto Gemini yang diambilnya saat sedang melamun di sofa dekat jendela kamar apartemen.


Semoga dokter yang ini benar-benar bisa mengobati kamu, Gem. Aku ingin mata birumu kembali cahayanya.


***


Kantor cabang PRC Group di Palermo


Steven dan Juan Pablo tampak heboh menyambut kedatangan bossnya bahkan ayah satu anak itu memeluk Gemini erat.


"Akhirnya bossku yang galaknya minta ampun, datang juga. Aku kangen!" ucap Steven dramatis.


"Saya senang Signora kembali ke kantor. Semua laporan sudah kami buat dengan huruf braille jadi anda bisa memeriksanya" sambung Juan Pablo.


"Kalian berdua, apa tidak tahu aku juga kangen menjewer dan memarahi kalian? Ayo ke ruang kerja, kita mulai bekerja." Gemini berjalan dengan digamit oleh Steven. Michel sendiri sudah meminta tolong kepada dua orang kepercayaan Haris dan Freya Lexington itu untuk mengawal Gemini karena tahu mereka berdua seperti kakak dengan Gemini.


Xena hanya mengikuti ketiga orang itu masuk ke dalam ruang kerja Gemini yang tidak ada perubahan hampir setahun ini.


"Mana laporannya?" tanya Gemini yang sudah duduk di kursi kebesarannya.


"Ini nyonya de Luca" goda Steven sambil menyerahkan satu bundel laporan dengan huruf braille.


"Thanks Steven. Aku suka bisa bekerja lagi."


"Aku senang kamu kembali, Gem."


***


Yuhuuuu Up Sore Yaaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️