Gemini and Gemintang Love Stories

Gemini and Gemintang Love Stories
Keputusan Gemini



Queensland Australia


Gemintang mendengar cerita Gemini yang menelponnya dengan perasaan campur aduk. Satu sisi dia mendukung saudara kembarnya untuk membalas dendam ke Michel tapi sisi lain, dirinya tidak tega jika Gemini menjadi jahat dan kejam padahal dia tahu kalau Gemini adalah gadis yang sebenarnya baik hati dan tidak tegaan.


"Apa kamu yakin Gem?" tanya Gemintang yang sekarang sedang berada di teras sambil menerima telepon dari kembarannya. Kingaroy Queensland sekarang pukul 11 siang sedangkan New York pukul delapan malam. Perbedaan jam antara Queensland dan New York adalah 15 jam.


"Aku yakin Mintang. Dia sendiri yang menyerahkan dirinya, dia sendiri yang ikhlas dengan apa yang akan aku lakukan kepadanya!" jawab Gemini dengan nada penuh amarah.


"Gem, aku kok agak khawatir dengan keputusan kamu, kalau akan meninggalkan Michel jika kamu sudah bisa melihat..."


"Kamu tidak tahu rasanya menjadi buta, Mintang! Semua rencana yang sudah aku susun berantakan! Semuanya! Aku tidak bekerja di bidang yang aku suka! Aku tidak bisa menyelesaikan semua proyek aku!" bentak Gemini yang membuat Gemintang mengelus dadanya karena terkejut sebab ini pertama kalinya Gemini membentak dirinya.


"Aku minta maaf Gem, karena kamu merasa yang paling menderita disini tapi apakah kamu tidak memikirkan bagaimana opa, Oma, mom, Dad..."


"Justru karena dia, Opa terkena serangan jantung! Beruntung Opa masih diberi umur! Jika terjadi sesuatu pada Opa, aku akan berbuat lebih kejam lagi!"


"Astaghfirullah Gem! Ini bukan kamu! Istighfar, Gem!"


"Ya, ini bukan aku karena ini aku yang baru! Aku seperti ini karena ada sebabnya! Michel yang menyebabkan aku seperti ini dan akibatnya aku menjadi wanita yang tidak punya hati! Dia lebih egois daripada aku! Tidak mengindahkan keselamatan orang lain!"


Gemintang hanya bisa menghela nafas panjang mendengar argumen saudara kembarnya.


"Kamu pasti akan melakukan hal yang sama, Mintang, jika Krisna berani macam-macam padamu!" lanjut Gemini lagi.


"Mungkin kamu benar Gem, aku juga akan melakukan hal yang sama jika aku berada di posisi kamu tapi aku tidak ingin kamu menyesal Gem..."


"Aku sudah menyesal sekarang Mintang. Aku sudah menyesal kenapa harus buta!"


***


Gemintang meletakkan ponselnya di meja sebelah kursi teras sambil menutupi wajah dengan tangannya. Diam-diam Gemintang menangisi kembarannya yang berubah karakternya. Gemini dan Gemintang memang memiliki karakter berbeda, Gemini lebih ekstrovert sedangkan Gemintang lebih introvert.


Tak heran saat rumor tentang dirinya frigid, Gemini yang lebih vocal dibandingkan dirinya tapi Gemintang memilih mengacuhkan rumor itu karena dirinya tipikal orang yang lebih memilih teman dan hanya Barbara sahabatnya. Setelah Barbara meninggal, Gemintang semakin menarik diri hingga menyelesaikan studi di Singapura dan terbang ke Melbourne untuk study lanjutan.


"Mbak Mintang..."


Gemintang mendongak dan tampak Pahlevi berdiri di sebelahnya. "Apa Levi?"


"Mbak Mintang nangis?" tanya Pahlevi yang duduk di sebelah kakaknya.


"Mbak Mintang sedih dengan mbak Gemini, Levi."


"Mbak Gemini kenapa mbak?"


"Mbak Gemini mau balas dendam ke Michel dan mbak Mintang tidak suka dengan caranya tapi mbak Gem sudah bulat tekadnya."


Pahlevi merangkul bahu Gemintang. "Semoga mbak Gem sadar sebelum menyesal."


"Itu yang mbak harapkan, Vi."


"Aku tahu posisi mbak Gem sangat marah karena dia harus mengalami cacat disaat sedang di puncak kesibukannya tapi kita tidak tahu apa yang sebenarnya di benak mbak Gem. Kita hanya bisa berharap dan berdoa mbak Gem bisa merubah keinginan balas dendamnya."


Gemintang mengangguk. "Semoga ya Vi. Mbak takut kalau mbak Gem menyesal luar dalam."


"Iya mbak."


***


Kediaman Ashley dan Kristal Sky New York


Sesuai dengan perjanjian, Michel de Luca datang ke kediaman Ashley Sky tiga hari kemudian dan tampak semua keluarga Sky disana minus Bayu dan Fayza yang harus kembali ke Tokyo karena Shinichi berbuat ulah lagi sebab Hideo tidak bisa menghandle putra sulungnya.


Michel duduk di hadapan keluarga Sky seperti orang pesakitan yang hendak disidang. Pria itu menatap Gemini yang hanya memandang kosong. Gadis itu tampak cantik dan Michel yakin sang mommy yang mendandani Gemini.


"Gem, Michel sudah duduk di depan kita. Apa kamu sudah siap mengatakan apa yang sudah kamu putuskan?" tanya Ashley yang berharap cucunya menolak permintaan Michel.


"Opa, Signor de Luca duduk di sebelah mana?" tanya Gemini yang duduk diantara Ashley dan Haris seolah dua pria itu berusaha melindungi cucu dan putrinya.


"Di sebelah meja kopi sayang" jawab Ashley.


"Signor de Luca..."


"Gemini..."


"Apa anda serius dengan pernyataan anda tiga hari lalu?"


"Sangat serius Gem."


"Apa anda sudah memenuhi syarat jika ingin menikahi diriku?"


Michel menatap ke arah Ashley dan Haris yang menatapnya tajam. "Sudah. Aku akan memberikan semua bukti sebagai memenuhi persyaratan menikahi dirimu. Opa dan ayahmu nanti bisa memeriksanya."


"Bagus."


Michel mengerenyitkan alisnya. "Kenapa?"


"Aku mau menikah denganmu tapi dengan syarat, hanya sebagai permintaan maaf kamu. Kita hanya menikah diatas kertas, tidak ada permintaan hak darimu dan tidak ada hubungan suami istri."


Ashley, Kristal, Haris dan Freya mendelik tidak percaya dengan ucapan Gemini. Apa-apaan anak ini mau menikah tapi hanya sebatas diatas kertas? Apa mau jadi janda suatu saat nanti?!


"Gem..." Freya memegang tangan putrinya.


"Aku sudah yakin mommy. Dan aku harap Signor de Luca paham. Tapi jika dia tidak mau menerima syarat..."


"Aku terima syarat mu Gemini. Benar kita akan menikah, hidup bersama tapi aku tidak akan meminta hak aku padamu. Dan aku akan melindungi mu dan membantu mencarikan pengobatan bagimu agar kamu dapat melihat lagi." Michel menatap Gemini dengan penuh keyakinan. Aku tahu kamu memiliki rencana Gemini, tapi aku juga memiliki rencana sendiri bahwa aku akan mengikatmu selamanya. Aku akan menjadikan mu istri ku satu-satunya dan selamanya.


"Good. Kita sudah mendapatkan sepakat bukan? So, kapan kamu akan menikahi aku?" tanya Gemini dengan nada tegas membuat keluarganya mendelik.


"Gem!" seru Kristal dan Freya.


"Secepatnya! Dan kamu mau menikah dimana? Palermo atau di New York?"


"Aku memilih menikah disini, secara sederhana tidak perlu pesta mewah karena buat apa? Toh aku tidak bisa melihat bagaimana megahnya pesta pernikahan aku" ucap Gemini dengan nada miris.


"Gemini, apa kamu yakin princess? Gem, usia Opa tidak lama dan Opa tidak bisa melindungi kamu selamanya..." bisik Ashley.


"Aku yakin Opa dan Opa tenang saja, Gem bisa menjaga diri." Gemini memegang tangan Opanya.


"Gem, Opa tidak menyukai rencanamu" bisik Ashley dengan bahasa Indonesia.


"Daddy juga Gem" timpal Haris.


"Opa dan Daddy tenang saja." Gemini lalu menoleh ke arah Michel. "Apa anda keberatan Signor De Luca jika diadakan pernikahan secara sederhana?"


"Tidak masalah. Yang penting sah dimata hukum negara dan agama" jawab Michel.


"Good."



Jangan galak-galak neng



Yang punya rencana sendiri juga


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️