
Aiden sedikit ******* bibir Dara itu,Sedangkan Dara dirinya tak tahu kenapa tubuhnya menerima itu.Dirinya hanya memejamkan mayanya saja kali ini dan mengikuti ciuman Dari Aiden itu dan berusaha mengikuti temponya.
Aiden yan merasakan bibir Dara oti dirinya pun sedikit senang dengan Dara yang membalas ciuman itunya Aiden pun sedikit tersenyum samar di bibir dan melepaskan ciumannya.
"???"
"Ini adalah ciumanku yang terkahir dengan di Anjing "
"Gimana Rasanya enak engga???Tumben ga gigit tapi terakhir kalo aku cium dia si anjing Gigit"Ucap Aiden sembari dirinya mengelap bibirnya yang basah itu.
Ucap Aiden dengan menggoda Dara lalu dirinya oun kembali menyertir mobilnya itu,Dara yang mendengar Aiden yang berbicara seperti itu padanya dia hanya terdiam saja.Mengingat dirinya telah berciuman untuk yang ke dua kali dengan Aiden kali ini.
"Apa yamg telah ku perbuat kali ini??"
"Kenapa eku engga marah di cium sama dia??Pria asing ini tapi kenapa juga aku ngerasa agak kecewa karna dia berhenti mencium ku??"Batin Dara.
Dara terua saja bebicara pada dirinya kenapa dia tak memberontak tadi,SedangkanAiden yang melihat Dara terdiam itu dirinya hanya terkekeh dengan wajah kemenangan.
Beberapa lama mereka berdua hanya diam di dalam dalam mobil itu dan akhirnya mereka berdua pun berhenti,Aiden pun melepaskan sabuk oengamannya itu sembari dirinya melihat Dara yang masih setia dengan lamunannya itu.
"Dia engga syokkan??"
"Tapi kenapa dafi tadi diam aja??Bikin orang kepikiran, Tapi kenaoa aku suka ya"Batin Aiden.
Melihat hal itu Aiden pun menyentil dahi Dara yang otomatis membuat Dara langsung tersadar dengan lamunannya itu.
"Awwww....kamu ngapain sih sakit tau engga,Kebiasaan banget deh"Sentak Dara yang terkejut sembari dirinya mengusal dahinya itu.
"Udah jangan ngelamun aja,Ayok turun kita udah sampe tempatnya spesial buat kamu yang aku siapin"Ajak Aiden, Lalu dirinya keluar dari mobilnya.
"Ck,Awas kamu aku bakal balas dendam!!Engga tau apa kalo di sentil iti sakit pake banget lagi"Gumama Dara.
Aiden dengan terkekeh itu melihat Reakti Dara yang baginya sangat menggemaskan itu,Aiden pun turun dari mobil nya itu dan di susul dengan Dara dibelakangnya. Dara pun keluar dari mobil dan segera menyusul Aiden,Saat keluar dari mobil itulah dirinya tersadar akan sesuatu di depannya itu.
"Uwahhhhhh...ini Cantik banget lampu lampu seluruh kota kelihatan!!"Decak kagum Dara.
Tampak seluruh kota tengah di sinari dengan lampu lampu yang indah terpuhat dari atas,Saat ini Aiden membawa Dara melihat seluruh kota dari atas bukit yang memiliki pesona tersendiri di saat malam hari.Dara yang meluhat itu seketika dirinya pun berlari sampai ke ujung pembatas twbing itu,Sedangkan Aiden yang melihat tingkah Dara itu pun diri nya hanay tekekeh saja dang langsung menghampiri dan lalu menyusul Dara.
"Gimana??Kamu suka kan kejutan buat kamu ini?"Tanya Aiden.
"Suka aku bisa lihat seluruh kota dari sini kamu tahu,Lihat disana kampus aku keliatan engga sama kamu lihat kan"Tunjuk Dara dengan Tangannya.
"Iya aku melihatnya dari matanyamu itu kamu tahuSyukurlah kalo kamu suka,Aku engga menyangka kalo kamu bakal suka hanya dengan jalan jalan biasa seperti ini"Tutur Aiden.
"Kenapa aku engga suka??Ini pemandangan disini itu cantik banget tau andai kamu tahu dan mungkin ini bakal jadi tempat favorit ku sekarang"Jawab Dara.
"Aku kurang yakin tentang hal kamu kamu omongin itu,Jarang sekali ada seseorang yang beicara kayak gitu ke aku"Balas Aiden.
Aiden itu hanya tersenyun saja saat mengatakan hal itu dan saat itulah tampak wajahnya yang sedang lelah saat ini,Sedangkan Dara dirinya masih menikmati suasana seluruh kota yang dirinya lihat itu.
"Oh iya Aiden kamu ko tau tempat kayak ginian sih??Kamu tahu dari siapa??"Tanya Dara.
"Emmm....Aku kasih tau Engga ya dan kamu kenapa nanya begitu ke aku??Apa kamu ngeraguin kamu?"Jawab Aiden.
"Ck kamu mah jangan begitu,Soalnya aku kayak pernah ke sini tau tapi aku engga inget kapan disana ada bayangan seseorang di deoan ku taou aku tak mengingatnya siapa itu"Tutur Dara.
"Deja Vu??"Ucap Aiden.
Mendengar jawaban Aiden itu Raut wajah Dara pun seketika berubah karna yang tadi didinya tamoak ceria,Tetapi setelah mendengar itupun Dara langsung berbah ekspresi hingga membuat Aiden bingung.
"Kenapa??"Tanya Aiden.
"Engga tahu tapi aku benci Deja Vu,Rasanya seperti terkena spoiler hidup"Jawab Dara.
"Kamu ini Dara emang ada yang namanya spoiler kalo idup??Ga ada"Balas Aiden.
"Tapi tadi aku ngira kamu bakal bawa aku ke tempat yang la-"Ucao Dara.
"Yang apa??Hotel??"Sambung Aiden dengan nada menggoda Dara.
Mendengar apa yang di katakan Aiden utu Dara pun langsung menoleh dengan tatapan tajam,Sedangkan Aiden tak menoleh sedikit pun dan malah tertawa.
HAHAHAHHAHAHA
"kenapa kamu ketawa hah??Ada yang lucu kah??"Tanya Dara,Dengan diiringi tatapan tajamnya.
"Ternyata beneran Om Om cabul bin mesum"Jawab Dara.
Aiden yang mendengar apa yang di katakan Data itu, Aiden pun sedikit mendekat ke Dara.
"Iya aku tahu aku ini mesum,Terimakasih udah menjelaskannya...Tapiii"
"Udah puas belom liatnya??Aku masih ada tempat lagi sekarang seklaian makan juga kamu belom makan kan"Ucap Aiden.
"Kemana??Ada tenoatnya lagi kah??Tapi aku liat tadi disini sepi sejak berangkat ke sini tadi"Jawab Dara sembari dirinya melihat sekitaran tempat itu yang kosong hanya ada berdua saja.
Aiden yang melihat Dara iti seeprti mencari akan sesuatu dinya pun bertanya pada Dara apa yang dirirnya cari itu.
"Kamu nyari apa??barang kamu ada yang hilang kah?"Tanya Aiden.
"Engga sih,Cuma kita mau makan dimana??Sedangkan kan kita cuma berdua saja disini kan engga ada restoran atau yang jualan jajan disini"Ucap Dara.
"Ya karma aku udah sewa temoat kamu tahu,Hanya buat kamu"Beritaju Aiden.
"Apa??Sewaaa??"Terkejut Dara.
Karna tempat yang mereka tempati saat ini adalah Dataran tinggi yang dimana anginnya sedikit kuat itu,Aiden pun semakin mendekat dan mengangkat tangannya untuk menyingkirkan rambut yang ada menutupi wajah Dara.Begitu lembut dirinya melakukan hal iti,Hingga membuat Dara menrasa ameh lalu dirinya menutup Bibirnya dengan kedua tangannya.
"Kamu ngira aku mau ngapain??"Tanya Aiden.
"Aaku kira kamm-"Gugup Dara.
Aiden menarik kembali tangannya itu dengan wajah yang sedih dan seolah tak percaya lagi,Sedangkan Dara itu juga terlihat bingung dengan keadaan Aiden sekarang.
"Aku kira kamu bakal suka Aku cium loh ra"Ucap Aiden dengan mulut nya yang terhalamg dengan 1 tangan.
"Iya kamu kan Om cabulkan aku ya jadi takut dong"Jawab Dara.
"Hah??"
Aiden yang mendengar hal itu dirinya hanya sedikit berdecak kesal lalu dirinya pun berlari pergi ke arah mobil nya,Dara yang seperti sudah mulai terbiasa itu dirinya hanya menghela nafasnya saja lalu menyusul Aiden itu.
"Kenapa dia marah??Kan harusnya ku yang marah"
"Dua kali kan dia ngerebut ciuman aku??dan kayaknya ini waktu nya buat balas dendam sentilannya di dahi ku tadi...Dia emgga tahu kalo bakal sesakit itu ka.!!"Ucap Dara sembari dirinya bejalan menyusul Aiden itu.
Sesamoainya di dekat mobik Aiden itu Dara pun kangsung masuk ke dalam mobilnya itu dan melihat Aiden yang tengah marah padanya itu.
"Kayaknya beneran marah ya??Jadi harus aku bujuk pake apa??Aku aja engga kadi ngebujuk gimana mau nge bujuk dia"Batin Dara.
"Kenapa kamu kesini??Nikmati aja kotanya dulu sana"Suruh Aiden.
Mendengar Aiden yang berbicara padanya itu Dara pun hanya mengelengkan kepalanya saja.
"Kenapa??bukannya kamu suka ya jadi nikmati dulu rugi nanti kamu dan aku bakal nungguin kamu disini dari mobil "Suruh Aiden pada Dara.
Mendengar Aiden yang mengatakan hal itu pun Dara mengambil tasnya dari joke belakang,Aiden pun di buat bingung dengan apa yang di lakukan Dara itu.
"Dia ngapain sih ck...Bikin orang malu aja,Untuk aku ga bilangnya pas Rame dan juga untung aku sewa ini tempat"Batin Aiden.
"Kamu marah ya??"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...