
Ryan berdiri mengambail tasnya dan pergi meninggalkan Dara dan yang lainnya,Semuanya melihat ke arah Ryan pergi nampak dengan sangat terburu buru kecuali Ayu yang meluhat kursi yang Ryan tempati tadi terdapat sebuah coklat yang patah.
"???..."
"Coklat...Sejak kapan???.'"Ucap Ayu dalam batinnya.
Ayu pun mengambil segera Coklat itu dan melihat ke arah Ryan yang sudah pergi dengan motornya dan ia pun mengurungkan niatnya,Di tengah perjalanan nya ia ia melajukan motornya demgan kecepatan yang cukup tinggi.
"Semoga lu baik baik saja..."
"Semoga yang gue khawatir in engga terjadi dan engga bener tolong bertahan sebentar lagi..."Ucap Ryan dalam batinnya itu.
Temoat berpindah pada Dara bersama dengan temannya tadi itu,Mereka sedang mengobrol satu sama lainnya terkecuali Aiden yang tengah pergi sedang mengangkat telfonnya dan Surya yang sibuk membalas pesan dari seseorang.Alez yang sendari tadi diam dan hanya memeperhatikan apa yang mereka bahas tentang skripsinya,Dara yang dari tadi tak berbiacara dan Alez hanya diam saja ia pun menoleh melihat ke arah Alez yang menatapnya sendari tadi.
"Kenapa Alez diem aja???..."Ucap Dara dalam batinnya.
Dara yang merasa seperti diawasi dari tadi ia Pun berdiri dari tempatnya duduk itu.
"Ayu aku mau ketoilet sebentarya..."Ucap Dara sembari ia berdiri dari duduknya.
"Oh tiba tiba??...Yaudah sana.."Ucap Ayu.
"Oke sebentar ya..."
Alez yang melihat dan mendengar Dara ingin pergi ketoilet ia pun ikut berdiri dari duduknya itu.
"Aku ikut Ra..."Ucap Alez dengan nada dingin.
"Oh kamu ikut??..Yaudah ayok.."Ucap Dara lalu ia pergi meninggalkan Ayu.
Alez pun pergi menyusul Dara yang ada di depannya,Ayu dan melihat meresa pergi itu ia duduk dan menyandarkan punggung ke sandaran dan bahu Surya yang tengah sibuk dengan ponselnya.
"Haaah...Tumben banget Alez dingin banget ke Dara...Ada apa ya jarang banget Alez kayak gitu"Ucap Ayu senmbari menyandarkan kepala nya ke bahu Surya.
"......"Gak ada Sautan jawaban dari Surya yang diam saja.
"Surya..!!?.."Teriak Ayu pada Surya.
"Iiya....kenapa??..jangan teruak sayang..."Ucap Surya.
"Kamu sibuk ngapain Ai..dari tadi perasaan kamu diem aj kenapa??.."Ucap Ayu.
"Bukan apa apa...engga ada yang penting ko..."Ucap Surya senbari ia meletakkan polselnya yang disana ada sebuah pesan dari seorang wanita.
Kini mereka hanya berdua di tempat yang mereka tempati itu hingga pada akhirnya Aiden pun datang ke mereka dan tak menemukan adanya Dara.
"Dara kemana??...Bukannya tadi disini..??"Ucap Aiden dengan nada bertanya pada Ayu sembari ia menunjuk tempatnya yang ia gunakan duduk tadi bersama Dara.
"Ohhh Dara...Dia pergi ketoilet sama Alez emang ada apa??"Ucap Ayu sembari memberitahukan keberadaan Dara sekarang pada Aiden.
Sembari Aiden mengangguk anggukan kepalanya "Nanti kalo Dara balik ke sini tolo kasih tau dia ya kalo aku minta maa harus pergi duluan karna ada kerjaan bisa engga??..."Ucap Aiden pada Ayu.
"Ohhh begitu...Yaudha pergi aja nanti aku sampaei ko ke dia...kamu engga perlu khawtair ko..."Ucap Ayu yang menerima permintaan Aiden.
"Kalau gitu makasih ya...Aku pergi dulu..soalnya ini ada hal penting yang mendesak.."Ucap Aiden sembari ia mengambil jaketnya dan pergi.
Ayu pun diam melihat kepergian Aiden itu begitu dengan Surya,Tempat berpindah pada Dara yang masuk ke toilet bersama dengan Alez di belakangnya.Saat ia baru masuk ke dalam dan mencuci mukanya di westafel Alez hanya diam menataonya saja,Hal utu membuat Dara menoleh ke arah Alez dan bertanya.
"Kamu kenapa dari tadi hanya diam menatapku...buka seperti biasa??"Tanya Dara pada Alez sembari ia menyandarkan kedua tangannya ke westafel.
"Kamu perka juga ternyata...aku kira kamu engga peka "Ucap Ale dengan dengusah tawa.
"..??...Kenapa..??''?Ucap Dara sembari ia memasamg wajah bingung dengan Alez.
Dara dengan perlahan mendonggakkan kepala nya dan sedikut tersenyum di sudut bibirnya.
"Ternyata kamu peka juga ya ya Al...Aku kira kepekaan mu akan hilang karan kita lama tidak bertemu..."Ucap Dara.
"Jadi ada apa..??Apa yang tidak aku ketahui saat ini beritahu aku bisa??..."Ucap Alez dengan nada dingin.
Dara pun berjalan berpindah tempat ke samping Alez,Alez yang melihat nya itu ia pun langsung menoleh ke samping dengan wajah yang menantikan jawaban dari Dara.
"Alez....Surya itu selingkuh dari Ayu..."Ucap Dara dengan menatap ke atas sampai kepalanya menyentuh dinding.
Mendengar hal itu raut wajah yang tadinya dingin pun seketika memasang raut wajah yang terkejut.
"Apahh...!!!!!"Teriak Alez.
Dara yang mendengar Alez yang berteriak otomatis membuat Dara langsung membukam mulut Alez yang berteriak itu.
"Jangan teriak teriak teriak ini kamar manding cafe...bukam kamar mandi kamu..."Ucap Dara dengan.
*Cklekkkk
Terdengar suara pintu kamar mandi yang terbuka yang ternyata di dalam sana ada seseorang yang sedang menggunakan Toilet,Seseorang yang baru keluar dari kamar mandi itu ia melihat Kesamping melihat Dara dan Alez dengan posisi yang membuat pikiran hal negatif terlintas di kepala.
"Maaf mbak mengangguk..."
"Kalo mau pacaran liat tempat dong kamar mandi umum aja di pake....Engga modal banget sih kamu...dan mana kebalik lagi"Ucap seseorang perempuan yang baru keluar dari kamar mandi itu.
Mendengar perempuan itu berbicara seperti iti pun Dara langsung melepaskan tangannya dari mulut Alez,Dar pu kembali mencuci tangannya ke westafel dan di imuti oleh Alez.
"Tapi ko kamu tahu Dar kalo Surya itu selingkuh...kamu dari mana...?Dan kenapa engga kamu langsung bilangin aja ke Ayu..??"Tanya Alez yang entah kenapa ia juga ikut mencuci tangannya di wetafel.
"Entahlah aku kemaren ngeliat cowo yang spesifikasi tubuhnya dan gerak geriknya mirip banget Sama Surya di kelas kosong berdua...entah apa yang mereka lakukan...Aku juga engga terlalu yakin..."Ucao Dara sembaru mematikan keran dan mengusap wajahnya.
"Hanya begitu saja...???"Ucap Alez.
"Aku melihatnya juga tadi pagi yang saat aku di perjalanan buat datang ke sini...dia boncenging cewe di motonya"Ucap Dara.
"Ohh adiknya itu tadi??.."Ucap Alez.
"Entahlah aku juga belum yakin...Surya memang punya adik tapi adiknya itu adik dari kakanya yang baru berusia 4 tahun saja..."Ucap Dara dengan merapikan rambutnya*.
"Jadi Surya...Selingkuh...???"Ucap Alez.
Mendengar perkataan itu keluar dari mulut Alez ia pun hanya mengangguk angguk ajaa.
"Hah???...Maksud kamu....lalu kenapa engga kamu kasih tau aja ke atu langsung tadi.."Ucap Alez pada Dara.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...