
"Memang kemana perginya bibi??..Kenapa Bude mirna yang merawatmuu"Tanya Frass pada Dara.
Frass bertanya pada dara dan ia mulai berpikir apa saja yang tidak ia ketahui dan apa saja yang telah Dara alami selama dia tak bersama dengannya.
"Nanti Dara ceritain sekarang pergi dulu..."
"Ayu...!!...Surya...kalian balik aja dulu...Dara mau pulang...besok aja ketemu...Bye bye..."
Dara berpamitan kepada kedua temannya dan ia menggandeng dan menarik tangan Frass dan keluar ruangan Rektor,Frass hanya pasrah dan mengikuti sang adik saat ia di tarik.
"Untung adik...kalo engga..nggak bakal sepasrah ini diriku"Batin
Saat baru keluar pintu Dara melihat pak Rektor di emperan yang sedang sibuk berbicara dengan seseoramg di telfonnya.
"Ada pak Rektor...!!"
Saat baru keluar dari ruangan Rektor Dara melihat pak Rektor sedang menelfon seseorang,Dara menyuruh Frass untuk menghampiri pak Rektor dan untuk mengucapkan beberapa kata sebelum dia pergi.
"Sana kak...ucapin sesuatu ke pak Rektor...masa pulang langsung...engga sopan lah..."
"Kenapa??....Apakah penting??" tanya Frass.
"Kan Pak Rektor yang manggil Dara tadi...dan bisa ketemu sama kakakkan..."Ucap Dara dengan sedikit manja.
"Iya...iya...adikku yang manis...!!"Ucap Frass sembari mengacak acak rambut adiknya lalu ia berjalan menuju tempak pak Rektor.
"Pak Rektor...??!!!"
Frass menepuk pundak pak Rektor dan sepontan pak Rektor pun menoleh kebelakang, Pak Rektor yang tadinya sedang mennelfon pun mengakhiri panggilan telfonnya dan bertanya apa yang di perlukan oleh Frass.
"Iya...Tuan Frass...???"
"Apa ada hal yang anda perlukan lagi sekarang??.." Tanya pak Rektor.
"Tidak pak Rektor...Saya akan kembali pulang dengan Adik saya...Terima kasih pak Rektor telah membantu saya..."Ucap Rasa terima kasih Frass pada Pak Rektor.
"Iya tuan Frass...Saya sangat terhormat bisa membantu anda...Kalau boleh tau anda siapanya Dara ya??...Sebelum ini saya tidak pernah melihat Dara dekat dengan seorang pria loh..."Ucap Pak Rektor.
"Dia Adik sepupu saya pak...Saya sudah menggapnya seperti adik kandung saya..Dan Walinya saat ini...."Ucap Frass menjelaskan Siapa Dara baginya.
Pak Rektor yabg mendengarkan ucapan Frass tadi mengangguk angguk dan melihat Wajah Dara sekilas.Pak Rektor melihat Dara Dari bawah sampai ke atas kepalanya,Dara ayang merasa aneh hanya membatinnya saja tanpa mengatakan hal apa pun.
"Pak Rektor kenapa ngeliatinnya kaya gitu sih...??"Ucap Dalam Batinnya.
Pak Rektor itu yang melihat Dara seperti sedang memikirkan sesuatu di kepala dan dia mengingatnya siapa Dara pada Frass saat di kampus.
"Wahh...jadi to...Dara...!!"
"Kenapa pak...??"Ucap Dara dan Frass bersama lalu melihat Satu sama lain.
"Jadi begini Tuan Frass...Dara ini mahasiswa yang sangat pintar di kampus...dia disini sebagai mahasiswa Beasiswa...Saya tidak tahu kenapa dia memilih berkuliah di sini...padahal dengan kemampuannya di bisa mendapatkan beasiswa di luar negeri...sungguh hebat bukan..."Ucap Sang Rektor dan bercerita sedikit dengan kemampuan Dara.
"Jadi itu....pantesan liatin orang dari atas ke bawah...lupa ternyata..."Ucap Dara dalam Hati sembari menggandeng tangan Frass.
Frass yang mendengar cerita dari Pak Rektor hanya tersenyum di wajahnya yang tampan dan sedikit nampak bahagia dengan apa yang telah di Raih Dara selama ia tak ada di sisinya,Pak Rektor yang menceritakan pencapaian Dara juga ikut Senang Setelah itu Frass dan Dara benar benar pergi meninggalkan Area Kampus dan menuju ke parkiran mobil dan motor.Saat keluar dari kampusnya dan menuju ke parkiran Terlihat Damar dan ke dua temannya sedang berada di bawah pohon beringin dengan beberaoa minuman dan makanan,Riyan yang melihat Dara keluar kampus dengan Seorang Pria memberitahu pada Damar,Damar yang melihat Dara dengan seorang pria menjadi kecewa sedih dan marah menjadi satu.
"Damar Bukannya itu cewe yang tadi pagi ya??...Dia ama cowo...tuh liat...!!!"Ucap Indra sambil menunjukkan Jarinya ke arah Dara.
"Mana???....Sialan...Siapa tuh cowo??...ngerangkul ranngkul Dara lagi...Aishhhh"Ucap Damar sambil mengusap wajah dam kepalanya dengan kasar.
"Mungkin pacarnya....lagian dia juga cantik ko.. wajarlah kalo punya pacar...tu cowo juga ganteng...."Ucap Riyan.
"Muka nya gue kayak kenal deh...sebentar sebenter.....Itu bukannya Afrassa Adi Wijaya ya??...CEO AW Group....Ko bisa Dara bareng dia..??"Ucap Riyan.
"Lo kenal cowo yang nge gandeng Dara...??"Tanya Damar.
"Lo engga denger tadi gue ngomong?? Dia itu CEO Afrassa Adi Wijaya...Hebat sih dia 25 tahun udah bisa nerusin perusahaan ayah dan pamannya...eh...lo engga tau???"
Riyan menjelaskan siapa itu sosok yang sedang bersama dengan Dara,Dan memberitahukan identitas nya karna memang Riyan mengetahui sebagian Hal Siapa Itu Afrassa Adi Wijaya.Karna Orang tua dari Riyan juga seorang pengusaha tentu ia mengenal beberapa Orang yang menjalin Kerjasa dengan perusahaan sang ayah.
"Ciihh....."Pergi begitu saja dengan motornya.
Damar yang mendengar Penjelasan dari Riyan siapa itu Frass makin marah dan pergi meninggalkan kedua temannya.
"Dia kenapa ind...??"Tanya Riyan.
"Engga tau...??"Ucap indra sambil mengangkat kedua bahunya.
Beberapa saat mereka terdiam memikirkan apa yang membuat Damar marah dan pergi meninggal mereka berdua,Dan mereka pun langsung berfikir dengan pikiran yang sama.
"Jangan jangan...??....Dia suka ama Dara...?!!!"
Ucap Riyan Dan Indra secara bersama dan saling menatap dengan wajah yang kaget.
"Beneran nih...???Whatt...kenapa harus dia??...Gila tuh anak saingannya CEO boss..."Ucap Indra.
"Sedangkan dia oengangguran yang masih minta uang emaknya....Hadehhh....Kasian sekali...cinta pertama pupus..."Ucap Indra dengan wajah kasihan dan meenggeleng geleng kan kepalany.
Indra yang mendengar ucapan Riyan ia juga sedikit prihatin tentang temannya Danar itu,Indra menepuk pelan bahu Riyan dan juga ikut menggeleng geleng kan kepalanya.Tempat saat ini berpindah ke tempat Dara,Saat ini ia Sudah sampai di rumahnya.Dara Turun dari mobil Kakanya dan Frass mengikuti Dara Dari belakang,Dan Akhirnya mereka tiba di rumah Dara.
"Kakak...masuk aja dulu...aku panggilin Bu de sama pak de dulu ya..."Ucap Dara sambik membukakan pintu rumahnya.
"Yaudah panggil aja dulu...kakak nunggu disini...aja "Suruh Frass sambil duduk di Bangku.
Dara meninggalkan Frass di rumahnya sendirian dan pergi menuju ke rumah Bu de mirna untuk memanggilnya,Frass yang berada di rumah Dara sendirian ia berdiri dari bangku itu dan berjalan melihat sekeliling ruangan itu dan melihat sebuah album Saat ia dan Dara masih kecil.
"Dia masih menyimpan foto ini sekarang..."
"Dasar tikus kecil...sekarang kau sudah dewasa...dan mandiri...kakak bangga padamu Sekarang kaka merasa lega karna sudah menemukan mu dan paman semoga kau tenang disana..."
Ucap Frass sembari melihat isi Album foto itu,Saat melihat Album itu seseorang datang dan memanggil namnya sontak Frass menoleh ke ke arah sumber suara.
"Frassss....!!!!!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk Kontar ya author bakal semangat kalau kalian suka ...
... ...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...