
Dara Hanya termenung dan diam saja di temaoat ia duduk dan kembali melihat ke arah luar jendela,Ayu yang baru masuk ke kelas melihat Dara duduk di sebelah Jendela menghampiri nya.Ia menepuk Bahu Dara yang membuatnya tersadar dengan lamunanya,Dara yang sedikut terkejut nelihat Ayu dan menarik tangan ayu agar ayu duduk di sampingnya.
"Awww...pelan dikit...sakit Dara...!!"
"Maaf...Ayu terkejut melihatmu disini.."Ucap Dara lalu memeluk Ayu.
"loh kamu ko tumben sih peluk aku..??"Ucap Ayu dengan wajah bingung.
"Dara inget ayah....Aku kangen sama ayah...andai saja ayah tidak pergi ke tempat utu mungkin dia masih hidup sekarang Ayu.."Ucap Dara sambil menyeka air matanya san menahan suara agar tidur keluar.
"Kamu mengingatnya lagi ya di saat seperti ini...Sepertinya kau belum bisa berdamai dengan keadaan mu yang sekarang...kau hanya berdamai dengan ibumu saja..."Ucap Ayu sambil memeluk kembali Dara.
"Entah lah...setiap saat ingin melupakan nya hatiku terasa sakit...aku tak sanggup menahan rasa sakit nya...jadi aku tak busa melupakan nya..."Ucap Dara.
"lupakan Rasa sakit mu itu...demi mentalmu..aku yakin kau akan baik baik saja setelah itu..."Ucap Ayu.
Dara menjadi lebih tenang setelah melepaskan dan menceritakan nya kepada ayu,Ayu yang memang mengetahui masalah Dara dari dulu mencoba untuk memahami dan menerima Dara dengan kodisinya saat teringat tentang ayahnya.Beberapa menit Dara menangis dan sudah mulai tenang,Melihat Dara yang mulai tenang dan berhenti menangis membuat hati Ayu lega.
...****************...
Saat ini Kelas Dara sudah di mulai,Di tempay lain Di sebuah Kamar yang tertata Rapi dan ada seseorang yang tidur di ranjang.Ia menutupi semua badannya dengan selimutnya dan enggan bangun dari tidurnya,Seseorang masuk membuka pintu dan menuju ke arah Gorden besar yang menghalangi sinar matahari masuk.Pria itu membuka gorden itu sehingga pria yang sedang tidur di ranjang merasa terganggu dengan Cahanya terik itu.
"Jangan buka Gorden itu...tutup kembali..."Ucap pria yang masih tidur.
"Sampai kapan kau akan tidur Frass...cepat bangun..."Ucap pria yang membuka gorden semakin Melebar.
"Aku merasa tidak enak badan Jef...pergilah...dan tutup kembali gorden itu..sinar itu mengangguku..."Ucap Frass yang masih menutup matanya.
"Frass...bangunlah bukankah kau ingin mencari diaman keberadaan Dara saat ini..."Ucap Jefri sambil menekuk ke dua tanganya di dadanya.
Mendengar Jefri yang berbicara seperti itu Frass langsung bangun dari tempatnya tidur sekarang,Karna memang Jefri tidak pernah membicarakan hal yang berhubungan dengan Dara.Ada alasan tertentu yang membuat Jefri tak membicarakan Dara,Frass yang banvun dari ranjang nya berjalan menuju kamar mandi.
Terdengar suara Air yang Bergemercik di dalam kamar mandi,Jefri yang berada di luar kamar mandi duduk di sebuah kursi dekat jendela dan melihat arah luar jendela.
"Apa aku harus memberi tahu Frass??..."
"Tapi...jika aku melakukan...itu akan...-"
"Ceklakkkkk'
Ucapan Jefri terhenti dan menoleh dan melihat Frass yang sudah keluar dari kamar mandi dengan kondisi yang lebih segar dari sebelumnya,Frass memakai pakaiannya dan berjalan menuju ke tempat Jefri dan duduk di sebelahnya.
"Apa kau ingin bilang sesuatu??..."
"Jarang sekali kau mengungkit tentangku yang mencari keberadaan Dara "
"Kalau bukan karna dia...kau takkan berani malakukannyakan...dia melarangmu untuk menemuiku...tapi kau selalu melanggarnya...apa untuk mencari Dara kau juga melanggarnya...??"Ucap Frass sambil menuangkan Kopi panas di Gelasnya.
Jefri yang mendengarkan Frass berbicara terus menghadap ke luar jendela,Tanpa menoleh sedikit pun ke arah Frass yang menyondorkan Kopi panas untuk Jefri.
"Aku tak melakukan apa pun...Aku hanya berbicara seperti itu...agar kau berhenti dengan rutinitas mu yang selalu minum saat malam hari.."
"Dan untuk masalah melanggar atau tidak...aku sudah sering mendapatkan hukuman nya...Dia hanya menekanku..kau tak perlu mempermasalahkan nya..."
Mendengar ucapan Jefri yang seperti itu,Frass hanya mendengarkan dan mengangguk angguk saja seperti memahaminya sembari meminum kopi.Beberapa Waktu mereka habiskan untuk mengobrol di dekat jendela,Lalu terdengar suara ketukan pintu yang membuat mereka berhenti berbicara.
'*Tok tok tok
"Cklekkkk*
Frass yang mendengar suara ketukan pintu itu menghampiru dan membukakan pintu,Ada seorang perempuan yang tinggi berambut pendek memakai pakaian pria datang dengan membawa beberapa berkas di Tangannya.
"Selamat pagi pak..."
"Kau datang Sekretaris Kael...Ada apa??"
"Baiklah...kau masuk lah dulu ke dalam..."Ucap Frass sembari menyuruh Sekertaris nya masuk.
Jefri baru pertamakali melihat Sekretaris nya Frass masuk ke dalam rumahnya terkaget dengan gayanya yang tomboy,Jefri melihat Sekertaris itu duduk di sofa dekat ranjang karna enggan duduk di samping Jefri.
"Frass...Apa dia sekretaris baru mu sekarang??"Ucap sampai melihat Dari rambut sampai kaki Sektertaris Kael.
"Jangan melihatku seperti itu...aku takut lehermu patah.."Ucap Sekretaris Kael dengan ketus tanpa melihat kearah Jef sedikut pun.
"Kau..."Ucap Jef yang kaget dengan ucapan Sekretaris Kael yang ketus.
"Sudahlah...Dia Sekertaris baruku...sudah 3 minggu ia bekerja..walau dengan gayanya dan ucapannya yang seperti itu...dia sangat telaten dalam bekerja..."Jelaskan Frass pada Jef.
"Kael...kenalkan dia sahabatku...Jefri...dan Jefri dia Akaela Sektertaris baruku..."Ucap Frass sambil memperkenalkan mereka.
Sektertaris Kael meluhat ke arah Jefri dan hanya Sedikit menundukan kepalanya,Jefri yang melihat sikao ketus Kael langsung menoleh dan menghadap ke luar jendela lagi sembari menikmati kopinya.Frass Duduk di depan Kaella dan mengambil beberapa berkas dari Sekretaris nya untuk di tanda tangani,Setelah Frass menyelesaikan nya pekerjaannya Sektertaris Kael membereskan semua berkas dan ingin memberika berkas penting pada Frass yang telah ia minta sebelumnya.
"Pak Frass..ini berkas yang Bapak minta satu pekan yang lalu...lihatlah.."Ucap Sekretaris Kael.
"Kau menemukan nya..cepat sekali kau bekerja..."Ucap Frass sambil mengambil nya dari tangan Sekertaris Kael.
"Saya tidak menemukan nya pak hanya sekedar informasi pendidikan nya...bapak bisa cari dia lewat sekola-"Ucap Sekretaris Kael belum selesai.
Frass langsung mengambil jas nya dan langsung pergi meninggalkan Jef dan Kael di rumahnya dengan terburu buru,Jef Dan kael yang berada di satu ruangan menjadi canggung.Sekretaris Kael membereskan Berkas berkas dan langsung pergi dari rumah Frass meninggalkan Jefri sendirian,Melihat Kael dan Frass pergi jef yang masih di dalam rumah ikut pergi dengan kesal karna ia di tinggalkan sendirian.
"Dara....akhirnya kakak Menemukannya...tunggu sebentar lagi ya sayang..."Frass langsung mengemudikan mobilnya dengan sangat cepat.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk Kontar ya author bakal semangat kalau kalian komentar jangan lupa like favorit and share...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...