FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 14



Frass yang mendengar namanya di panggil menoleh ke belakang dan melihatnya,Saat Frass belum sempat menoleh ia di peluk oleh seseorang yang memanggil namanya itu.


"Budee....???"


"Budee kenapa nangis...."


Frass sedikit panik karna ia baru pertama kali melihat merasakan seseorang menangisinya.


"Kamu kemana aja Frass..."


"Kamu udah gede sekarang...liat tinggi banget sekarang..."


"Lama banget ya bude engga ketemu kamu....10 tahun lalu...bude inget kamu dulu kamu pendek tau Frass..."


"Hahaha....Iya bude...Frasss juga kengen...Frass dulu engga tau...kalo Ibu Dara bawa Dara pindah ke sini...dan dulu Frass nyari ke rumah lama bude ternyata bude juga ikut pindah..."


Di belakang Bude mirna terdapat seoramg pria paruh baya yang menatap mereka,Frass melihat nya sesaat dan melepaskan pelukannya dari bude mirna.


"Pak de yusuf??..."tanya Frass yang pangkling dengan perubahan pak de nya.


"Hohoho...akhirnya kau mengenalinya..."Ucap pak de dengan merentangkan tangannya.


Frass yang melihat rentangan tangan dari pak de nya ia langsung memeluknya dengan erat untuk melepaskan kerinduan.


Frass berbincang bincang dan sedikit menceritakan tentang kemana ia pergi dan ia tinggal,dan Akhirnya Frass berada di rumah Dara yang tadinya sore sekarang hingga malam saat ia pulang dan berpamitan untuk membawa Dara pergi.Di tempat lain ada seseorang yang mondar mandir di depan gerbang kampus dengan mobilnya,Pria itu terus melihat kearah jam di tangannya.


"Dia kemana sih??...bukannya katanya pulang sore ya...kenapa sampe malam belom keluar keluar???"


Mengambil ponselnya dan berusaha untuk menghubungi seseorang.


"Ponselnya engga aktif tuh anak...sengaja apa gimana sih??"


Karna ia lelah menelfon dan menunggu seseorang itu dia melihat satpam di sana lalu bertanya pada satpam itu.


"Pak boleh saya tanya pak??"Tanya Pria itu.


"Tanya apa dek...dan kamu malam malam disini ngapain??nunggu seseorang ya..??"jawab sang satpam.


"Iya pak saya nunggu seseorang...dia temen saya...emm..di kampus ini memang ada matkul malam pak..??..soalnya dari tadi saya nunggu teman saya engga keluar keluar...udah 2 jam lebih saya disini.."Jelaskan pria itu.


Satpam yang mendengarkan hal itu sempat kaget,karna yang ia tahu matkul di kampus itu tidak ada jam malam sehingga ia pun memberitahu pria itu.


"aduh...di kampus ini engga ada matkul malam dek...boleh tahu nama kamu??dan siapa yang kamu cari??"


"Nama saya....Aiden pak...temen saya yang saya cari Dara namanya...dari jurusan seni di kampus ini..."ucap Aiden.


"Ohh...jadi yang kamu cari Dara...saya kenal dia...Karna dia murid beasiswa...tadi bapak lihat dia keluar baik mobil bagus...keluar kampus sama cowok...saya juga engga tahu siapa cowo yang bareng dia...mungkin kakaknya..."ucap Pak satpam.


"Bareng cowo??...bukannya dia tinggal sendirian??...gue samperin ke rumahnya aja kali ya??.."Ucap dalam batin Aiden.


"kalau begitu...makasih ya pak saya mau balik dulu..."Ucap Aiden.


Aiden langsung pergi dan langsung mesuk ke dalam mobil,Aiden langsung melajukan mobilnya dengan kencang di jalanan.Di tempat lain kini Dara dan Frass pindah di mansion tempat kakak nya tinggal sebelum ia tinggal di apartemen,Dara yang melihat kemegahan mansion yang akan di tinggalinya berdecak kagum.


"ck..ck...ck..."


"ini tempat tinggal kak Frass???"


"Besar bamget...dan kakak tinggal disini.."


Ucap Dara sambil meletakkan kopernya dan duduk di sofa,Frass yang melihat tingkah adik hanya tertawa dan memberitahukan semuanya.


"Hahahahhaha...kamu ini"


"kakak engga tinggal disini...kakak tinggal di apartment...disini di tinggalin Ayah dan ibu mereka orang tua kakak dan Tante sama uncle kamu tapi mereka sudah 3 tahun tinggal ke luar negeri"


Frass memberitahukan semuanya termasuk alasan kenapa mansion itu kosong dan gidak ada yang menempati,dan dimana orang tua nya tinggal.Dara mengerti yang di jelaskan oleh Frass,saat mendengar Uncle dan Auntynya tinggal di luar negeri ia pun memutuskan bertanya para Frass.


"Ucle sama Aunty di luar negeri??...kenapa??"


"Kenapa mereka ke luar negeri dan kakak ada disini??...Kenapa kakak engga ikut aja sama uncle ama Aunty.."ucap Dara.


Frass yang mendengar perkataan Dara yang seperti itu dia langsung menjawabnya dan memberitahukan alasannya kenapa ayah dan ibunya tinggal di luar negeri.


"Bukan dara...memang sudah kewajibanmu belajar dan menyelesaikan pendidikan.."


"Dan kenapa Orang tua kakak di luar negeri karna Ibu kakak sedang berobat karna pernyakitnya dan ayah kakak menemani nya dan juga kakak disini juga berkerja sambil nyari kamu..."


Setelah mendengarkan penjelasan Frass,Dara merasa bersalah sekaligus terkejut dengan apa yang di katakan kakaknya.


"Aunty sakit kak??"


"Aunty sakit apa kak??...Kenapa harus berobat ke luar negeri??apakah itu penyakut mematikan...Seperti Ayah..???"


Dara bertanya dengan matanya yang berkaca kaca dan Frass yang melihat nya langsung memeluk dan mengelus elus punggung Dara agar ia lebih tenang.


"Udah...jangan...nangis lagi..nanti jelek..."


"Penyakitnya memang sama dengan Ayah kamu..Jangan di pikirin lagi...Tenang saja semua pasti baik baik saja...dan Sekarang ibu kakak mungkjn akan loncat lontat pas dengan kalo kakak ketemu sama kamu...Doa in aja ya semoga penyakitnya segera sembuh..."


"Dara jadi pengen ketemu sama Aunty...Kangen sama dia "Ucap Dara.


Dara mendengarnya pun sedikit lega dan mengusap airmatanya lalu memeluk kembali kakaknya,Frass yang merasakan pelukan adiknya pun tertawa dan menggodanya.


"kamu engga kangen sama aku??...aku yang menemukanmu...kau tahu..."Ucap Frass sambil menggelitik Dara.


"Hahahhaha...udha kak...geli....Dara juga kangen sama kakak...tapi.."Ucap dara tapi terpotong.


Frass yang mendengar perkataan Dara yang terpotong dengan secepat kilat ia langsung bertanya pada dara.


"Tapi kenapa...??"Ucao Frass dengan tatapan serius.


"Dara laper...ahahahhahaha...mukanya serius banget sih kaka...jadi lucu.."


Frass yang mendengar ucapan dan tingkah sang adik pun langsung berdiri dan menawarkannya sesuatu.


"mau kemana??.."


"Ayok makan....Mau makan di rumah apa di luar..??kita makan sepuasnya hari ini...!!"Ucap Frass dengan memeragakan pose Asiap.


"Ayokk...Di luar aja kak...Dara pengen makan sesuatu yang berbeda hari ini...Tapi agak mahal makanannya..."Ucap dara sambil menggaruk kepalanya.


Frass semakin gemas dengan perilaku samg adik,ia langsung mencupit pipi sang adik dan menggandeng tangannya menuju keluar mansion.


"Kak..??"


"Udah...ayok...kamu mau makan apa??..biar kaka yang bayar semahal apapun...lagi oula kakak tidak miskin kau tau..."Ucap Frass.


...****************...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


..."*************"...