FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 90



Aiden pun terus memikirkan apa yang di katakan sang Oma tadi seperti membuatnya curiga dan perlahan dirinya melihat Jia yang tengah tidur di atas brankar itu.


"Apa hubungannya dengan Jia sekarang??"


"Apa Oma mesti bakal nyari tau itu sekarang??Ga tau lagi apa yamg di pikiran Oma sekarang"Gumam Aiden.


Aiden pun mengeleng gelengkan keoalanya itu lalu dirinya pun masuk ke dalam kamar yang di tempati Jia itu,Saat masuk itu bukan Jia yang tidur saat ia temui tapi Jia yang sedang makan di bawah lantai yang mampu membuat Aiden heran.


"Jia ngapain makan di bawah begitu??"Tanya Aiden.


Jia yang mendengar suara kakaknya itu dia pun menoleh dan membalas kakaknya dengan senyuman dengan makanan yang penuh di mulutnya.


"Engga tau Jia tiba tiba lapar aja terus mumoung di meja ada makanan jadi Jia makan deh kakak mau??"Tawar Jia.


"Engga deh kakak emgga laper kamu makan ada sendiri dan Sini pindah jangan duduk di lantai dingin tau"Suruh Aiden.


Jia yang mendengar perkataan Aiden yang menyuruh nya duduk di atas itu mengelngkan kelapanya.


"Engga mau..nyaman disini dan lagian di ruangan ini gerah kok udah deh kakak diem aja Jia mau makan juga "Ucap Jia.


Aiden yang mendengar adiknya berbicara seperti itu hanya bisa menghela nafas mengingat adiknya yang menderita Skizofrenia sekarang ini,Jia melanjutkan makannya itu dan Aiden pun mengambilkan minum untuk Jia dan meng hampiri adiknya itu.


"Kalo makan itu jangan lupa minum nya"Ucap Aiden sembari dirinya memberikan Jia minum.


"Hmmm...Makasih ya"Jawab Jia dengan mulut yang penuh makanan.


"Sttt jangan bicara kalo lagi makan...telen dulu ya"Ucap Aiden dengan penuh perhatian.


"Hehehe..iya"


Jia yang mendengar perhatian kakaknya itu durinya hanya sedikit tertawa dan melanjutkan makannya, Sedangkan Aiden hanya diam dan memperhatikan Jia makan.Aiden menatap Adiknya itu dengan tatapan sedih akan tetapi ia sembunyikan,Dikarnakan Jia yang biasa makan dengan tenang dan rapi kini adiknya makan demgan cara berantakan.


"Aku tidak pernah melihat mu makan seperti ini"


"Kamu biasanya makan dengan tenang dan sangat memperhatikan tata krama karna ajaran Oma tapi sekarang kamu sangat berbeda"Batin Aiden.


Aiden pun yang melihat adiknya seperti itu,Dirinya pun mengangkat tangannya dan mengelus kepala Jia dengan tatapan yang penuh Arti.


***


Tempat berpindah pada Dara yang masih di rumah Ayu sekarang ini,Di rumah itu tampak Dara yang bersiap siap mengemasi tasnya itu.Begitu pula dengan Alez,Yang menunggu Dara.


"Ayu..aku pulang dulu ya sama Alez"Pamit Dara.


"Iya pulang aja...nanti Kakak sama Bibi kamu nyariin kamu karna engga pulang pulang"Jawab Ayu.


"Kamu beneran engga apa apa kami tinggal sendirian??"Tanya Alez.


"Ha??Engga apa apa kok..Lagian aku udah biasa sendiri"Jawab Ayu.


"Yaudah kalo begitu aku anterin Dara dulu pulang ke rumahnya dan paling aku kesini ntar sore atau engga malam engga apa apa kan??"Tanya Alez.


"Iya terserah kamu aja..buruan sana kamu anterin Dara pulang dulu dan kamu Dara makasih ya udah jagain dan anterin aku pulang semalam...Aku jadi nyeret kamu dalam masalah ku"Ucap Ayu pada Dara.


Dara yang mendengar perkataan ayu itu dirinya hanya terkekeh,Sedangkan Alez dirinya pergi ke arah montornya.


"Udah engga apa aku engga masalah dan kamu jangan mabuk mabuk lagi"


"Mana pake muntah lagi"Jawab Dara.


Mendengar hal itu Ayu menjadi merasa kikuk lalu dirinya hanya terkekeh saja.


"Ya maaf aku ga bakal lakuin itu"


"Kecuali kalo lagi bener bener kepepet "Ucap Ayu.


"Awas kalo kamu berani mabuk mabukan lagi...jangan telfon aku lagi berat tau engga"Jawab Dara dengan perasaan sengit.


"Ra Buruan yuk lama bener"Panggil Alez dari motornya.


Mendengar Dara yang mengatainya berat itu Ayu melototlan matanya itu,Sedangkan Dara hanya terkekeh lalu segera menyusul Alez ke arah motornya.


"Kamu!!!"Teriak Ayu.


"Wlheeeee...Ayu gendutan sekarang berat banget jadi cewe"Ejek Dara sembari ia menaiki motor Alez.


"Ayo cepetan jalanin motornya Lez..!!"Suruh Dara pada Alez.


"Woyyh!!!!!JANGAN KABUR KALIIAANN!!"Teriak Ayu.


Mendengar perintah Dara itu Alez pun langsung melajukan Motornya,Sedangkan Ayu yang tak terima dirinya pun mengejar Dara tapi keburu di bawa pergi Alez.Ayu pun berhenti dari larinya itu dan menggeleng gelengkan kepalanya itu sambil tersenyum,Motor yang di tumpangi Alez dan Dara semakin menjauh terus dari tatapan mata Ayu.


"Mereka sudah pergi ya"


Ayu kembali menatap bagian luar rumahnya yang cukup besar itu dengan tatapan mata yang sulit di jelaskan,Setelah itu pun Ayu kembali masuk ke dalam rumah nya itu dan melihat sesisinya rumah nya yang sepi itu.Dengan perasaan yang kecewa dan sesak itu,Ayu masuk ke dalam kamarnya dan membantingkan dirinya ke kasurnya dan menyembunyikan wajahnya di antara bantal.


Perlahan terdengar suara isakan yang dari Ayu yang tengah tengkurap di kasur itu, "Hiks...Hiks Hiks"


"Padahal aku sudah bilang ga bakal sedih lagi Hiks ternyata sesakit ini ya di tinggalin...Hiks"


"Aku sendirian sekarang...benar benar sendiri dan engga ada orang yang peduli semuanya aja nyakitin giliran di sakitin balik pada emgga terima"Lirih Ayu sambil ia menangis.


Beberapa lama Ayu menangis itu diri pun merubah posisi yang tadinta tengkurap menjadi terlentang,Wajah nya dengan tataoan kosong itu menatap langit langit kamarnya itu tanpa mengedip sedikit pun.Di dalam pikiran nya Ayu itu terus terlintas apa yang di lihat oleh dirinya selama itu yang tak busa dirinya lupakan,Ayu pun memejamkan matanya itu lalu ia menatap ke arah meja di samping ranjang nya yang terdapat ponsel.


"Apa aku perlu ngasih tau mereka ya sekarang??Kira kira mereka bedua sibuk engga ya dan juga apa bakal peduli sama aku??" Gumam Ayu.


Ayu pun berpikiri sejenak lalu dirinya pun bangun dan langsung meraih ponselnya itu,Ayu menekan sebuah nomor di ponselnya dan menelfonnya.Panggilan telfon utu tak ada yang mengangangkatnya,Akan tetapi Ayu tak putus asa dan masih menckba menelfon dan akhirnya pun seseorang mengangkatnya telfonnya itu.


"Hallo...??"Ucap seseorang dalam telfon.


melihat tekfonya yang di angkat dan ada suara di sana Ayu pun turun dari ranjang nya.


"Haloo Ada sesuatu yang Ayu mau bilang..."


***


Sedangkan itu Dara sudah sampai di rumah kakaknya Frass dengan diantar oleh Alez,Dara pun turun dari motor Alez lalu ia melepaskan helm yang ia kenakan itu.


"Makasih ya udah nganterin"Ucap Dara.


"Sans...mumpung aku lagi disini kan ga perlu sungkan"Jawab Alez.


"Jadi kamu ada niatan balik keluar negeri lahi kah??"Tanya Dara.


"Emmm mungkin bakal begitu..Tapi kamu tenang aja ga perlu khawatir aku disini masih 3 bulan lagi kok"Jelaskan Alez.


Mendengar hal itu pun Dara hanya menganggukan kepalanya dan memberikan helmnya pada Alez.


"Ohh begitu ya.."


"Terus abis ini kamu bakal balik ke rumah lagi apa ke mana???Atau mau masuk mampir aja dulu pasti bibi Arumi seneng liat kamu maen"Tawar Dara.


"Engga deh aku abis ini mau balik ke rumah Ayu...Aku engga yakin dia bakal baik baik aja apa lagi temperamennya dia kayak begitu"Jawab Alez.


"Begitu ya...Aku minta maaf ya ga bisa ikut soalnya karen aku ga pulang ke rumah pasti paman sama Bibi bakal khawatir nanti"Jujur Dara.


Mendengar pengakuan dari Dara itu membuat Alez sedikit terkekeh gemas pada Dara.


"Udah engga apa apa"


"Dan kamu sana masuk kerjain skripsi nyaudaj selesai belom main terus..."Ujar Alez.


"Udah selesai 2 hari lalu...tinggal nunggu di manusia batu buat laporan.."Jawab Dara.


Dara mengatakan hal itu dengan wajah yang kesal, Sedangkan Alez yang melihat nya dirunya hanya terkekeh pelan dan akhirnya tertawa saat melihat ekspresi wajah Dara.


"Hahahhaha.."Tawa Alez.


"Kamu kenapa sih sengit banget sama partner mu itu ada masalah apa sih"Tanya Alez.


"Dia itu anak nyebelin Lez suka sombong bully orang dan bahasanya engga banget...aku aku pernah liat dia-"Ucap Dara.


"Anu aku pergi dulu ya udah hampir sore nih"Pamit Alez.


Mendengar Alez yang pamit ituUcaoan Dara menjadi terpotong,Sedabgkan Alez dirinya pun memakai helmnya.


"Oh iya hati hati ya Le"Ucap Dara.


"Iya aku pergi dulu ya maaf engga bisa lama lama"


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...