
" Sudahlah jangan pikirin lagi...aku laper belum sarapan kamu buat sarapan apa disini"Ucap Alez sembari ia mengusap pwrutnya itu.
"hmm???Sarapan aku ga masak banyak tapi masih ada sisan sup yang aku kasih ke ayu tadi pagi buat ngilangin pengar apa kamu mau sup itu??Engga pedes ko?"Jawab Dara.
"Yaudah deh daripada engga sarakan apa apa kan"Setuju Alez.
"Oke tunggu sebentar aku ambilin kamu duduk ada disini nemenin Ayu kali udah bangun.."Suruh Dara.
Alez pun duduk di lantai dan meletakkan tangan dan keoala ke meja ruang tamu itu menghadap ke Ayu,Sedangkan Dara diirinya pergi menginggal Ayu dan Alez unguk pergi ke dapur.
***
Sedangkan tempat berpindah ke Aiden yang durunya pulang ke rumah Omanya,Aiden turun dari mobilnya itu dan berjalan masuk mencari keberadaan sang nenek.
"Oma !!!"
"OMAAAA...OMA DIMANA INI AIDEN..."Teriak Aiden yang terus memanggil Omanya.
Aiden terus mencari keberadaan sang oma itu demgan berteriak,Pak Robi yang tengah berjaga di sekitar dapur dirinya itu melhat Aiden tengah memanggil Omanya itu.
"Tuan Aiden!!"Panggil pak Robi.
Mendengar suara pak Robi yang memanggilnya itu,Aiden pun menoleh dan menghampiri pak Robi dengan sikap yang terburu buru.
"Kenaoa Tuan Aiden kayak letih lesu begitu...Apa yang terjadi sekarang sepeetinya terburu buru"Batin Pak Robi.
Dikarnakan aiden dengan wajah yang lelah itu dan di barengi dengan sikapa terburu burunya utu,Pak robi pun sedikit emrasa ada sesuatu yang ingin di katakan oleh Aiden itu.
"Tuan--"Ucap Pak Robi.
"OMA MANA PAKK!!"Sentak Aiden.
"Nyonya besar sedang di ruang kerjanya..ada apa Tuan muda cari Nyonya sekarang??Apa ada hal penting"Tanya pak Robi.
Mendengar hal itu pun Aiden langsung berbalik dan meninggalkan tempanya itu dan meninggalkan pak robi,Aiden dengan terburu buru dan berlari ia segera menuju ke ruang kerja sang Oma dan langsung menendang pintu ruang kerja itu dan langsubg terbuka.
Aiden dengan nafas tersengkal sengal masuk ke dalam ruangan itu,Sedangkan Omanya yang meluhat kondisi samg cucu itu dirinya hanya kaget.
"Apa yang kau lajukan disini Aiden???Dan kenaoa dengan lenmapilanmu sekarang ini??"Tanya Oma.
"Diaman Jia???"Ucap Aiden.
Oma yang mendengar pertanyaan dafi Aiden itu dirinya sedikit kebingungan apa yang terjadi.
"Aiden tanya dimana JIA!!!"Sentak Aiden.
"Aiden!!!Jaga sikapmu dengan oma..jangan lewati batasanmu ada aturan disini!!"Beritahu Oma.
"Atura aturan Aturan...Aiden muak oma Aturan itu bagai tali yang melingkar di leher aiden sekarang"Ucap Aiden.
"Apa yang kau katakan ini"Ucap Oma.
Melihat perilaku sang cucu yang liar seperti ini membuat Oma merasa sedikit aneh,Sedangkan aiden ia terus berteriak hingga terduduk.
"Apa oma tahu tentang Jia sekaramg??"Tanya Aiden dengan nada lemas.
"Memangnya apa yang terjadi dia baik baik saja..dia sedang ikut camoing di sekolahnya memangnya kenapa..aku tahu semua tentang Jia"Jawab Oma sembari ia mmenegerjakan beberapa file di laptopnya dan menghiraukan Aiden.
Aiden yang mendengarkan Hal itupun dirinya sedikit mendengus setelah diribya meluhat Oma nya yang tak melihatnya sedikutpun dan memilih mengerjakan pekerjaan nya,Melihat Hal itu Aiden pun berdiri dan berbalik ingin meninggalkan ruangan kerja Omanya itu tetaoi dia berhenti sepeti tertahan akan sesuatu.
"Oma mengatakan jika oma mengetahui apapun tentang Jia kan"
"Apakah Oma sekarang tahu kalau Jia sekarang di rawat di rumah sakit...Bukan ikut camping dengan teman temannya"Ucap Aiden yang memberitahu kan omanya dengan nada kesal.
Mendengar hal itu oun Oma langsung menghentikan pekerjaan nya dan menoleh ke Aiden.
"Apa yang kau katakn itu??"Ucap Oma dengan nada meragukan Aiden.
Aiden yang mekihat reaksi sang Oma iti dirinya sedikit mendengus dan memangku kedua tangannya di pinggangnya.
"Bukannya oma tahu segala tentang Jia??Kenapa tak mencari tahunya sekarang??"Suruh Aiden.
"Kenapa??"Tanya Aiden.
"Kau sudah mulai membatah Oma sekarang...kita tentukan hukuman mu nanti"Tunjuk Oma Aiden.
Aiden yang mendengar itu hanya membalas dengan senyuman, Melihat reaksi sang cucu itu dengan kesal Oma pun pergi meninggalkan ruangannya itu dan menundak pekerjaan nya.
"ROBII!!!CEPAT CARI KE BERADA JIA SEKARANG!!!"
"CARI DI SEMUA RUMAH SAKUT DI KOTA INI DAN OI DAHKAN KE RUMAH SAKIT KELUARGA KITA!!"Teriak Oma dengan berteriak Menyuruh pak Robi.
Mendengar perintah dari majikannya pak Robi pun bergegas ingin pergi,Akan tetapi Aiden itu berteriak menahannya.
"Tunggu pak."
"Jangan pergi..percuma pak bapak disini saja kerjakan hal yang lain"Ucap Aiden.
Aiden pun perlahan beberbalim dan pergi menuyusl sang oma yang tengah di depan pintu ruang kerjanya.
"Maksud tuan muda??"Tanya pak Robi.
"Saya sudah memindahkannya sebelum kemari...Dan untuk Oma berhati hati sekarang dengan jia di mengidap penyakit Skizofrenia"
"Mungkin Jika oma membentaknya sedikit atau melakukan sesuatu yang membuat tertekan dia akan membangkang dan tak bisa mengendalikan emosi nya..."Lontar Aiden.
Aiden pun pergi meninggalkan ruangan oma nya itu denga perasaan yang marah dan juga kesal terhadap sang oma,Sedangkan Oma yang mendengar itu seketika dirinya tergetegun tak bisa bergerak stelah mengetahui apa yang di derita oleh Jia itu dirinya seolah menjadi lemas dan ingin jatuh tetapi tertahan oleh pak Robi.
"Apa yang terjadi kali ini"
"Kenapa keluarga ku harus menimpa ini semua sekarang"Gumam Oma sembari ia memegang kepalanya yang sakit.
"Nyonya tak apa apa??"Tanya pak robi.
"Tak apa...Suruh seseorang untuk merapikan dan membereskan berkas itu dan laporkan ke pusat...kita pergi ke rumah sakit menemui Jia sekarang..."Suruh Oma lalu ia pun pergi dengan langkah yang lemas.
Pak Robi yang melihat hal itu pun dirinya hanya diam dan tak bisa berkata kata lagi,Dirinya pun pergi ke dala. ruang kerja nyonya lnya itu dan merapikan berkasnya.
"Entah aoa yang terjadi saat ini"
"Tapi saya memohon agar nyonya Devi bisa merubah dan menurunkan sedikit egonya untuk cucu cucu nya itu"Gumam pak Robi sembari ia melihat foto Jia dan Aiden yang ada di meja itu.
Tempat pun berpindah pada Aiden yang tengah membuka dan mencari sesuatu di lemari kamarnya itu yang ada di rumah sang Oma,Aiden mengambil bajunya dan membawanya masuk ke dalam kamar mandi.Akan tertapi sebelum itu dirinya mengambil ponselnya yang ada di dalam sakunya itu dan memeriksanya,Aiden di buat terkejut dengan apa yang ada di ponselnya itu sekarang.
"3 Panggilan Dari Dara semalam??"
"Berapa hari aku tidak menemui Dara ya...entah kenapa aku sangat merindukannya dan sangat ingin bertemu dengannya terus menerus....Tapi..."
"Hanya itu sajaa??...Tunggu??Kenapa aku tak bisa mendengarnya kalo dia menelfonku??"Gumam Aiden.
Aiden pun langsung memeriksa ponselnya itu dan ternyata dia lupa bahwa dia men silient ponselnya.
"Ck kenapa aku melupakanya"
"Aku mematikan notifikasi nya arggghhh...Kenapa susah sekali sih menelfon anak itu dan menemuinya entah aku tak tahu sekarang malam ini habis dari rumah sakit harus ketemu sama dia bagaimanapun caranya!!"Gerutu Aiden.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...