
"Kenapa aku ngerasa kek kecewa ya pesanku di bales singkat sama Dara...???''
"Apa dia tau kalo Kalung nya ilang??...Engga mana kungkin dia tau...dia aja ke rumah cuma sebentar..."Ucap Aiden
Aiden meletakkan pinselnya di meja sebelah dekat ranjang nya dan ia meletakkan kedua tangannya di belakang kepala,Di dalam fikirannya ia masih tergiang giang dengan Suara Dara yang ia dengarkan tadi dan Salah tingkah sembari tersenyum.
"Tapi Dara lucu banget..."
"Engga engga...Aiden engga boleh salting kamu...Kamu cowo ngapain salting sama cewe harusnya cewe kamu yang salting...Btw Dara salting engga ya???..."
"Emgga mungkin cewe Datar kayak gitu Salting...dah lah tidur aja besok harus bangun pagi..."Ucap Aiden.
Setelah utu Aidenlangsung meletakkan ponselnya dan mematikan lampu kamarnya,Dengan Selimut yang hanya hangat dalam hitungan detik Aiden pun tertidur pulas.
...----------------...
Waktu bejalan seriring waktu hingga susana yang tadinya gelap hanya ada bulan dan bintang dilangit,Hingga muncul sinar matahari dari ufuk timur yang menandakan hari mulai pagi.Frass masih tertidur di atas ranjang hangatnya itu,Hingga beberapa menit berlalu menunjukkan jam 06.05 pagi Alarm yang sebelumnya di psang Dara berbunyi.
Ughhhhhhhh
"Tumben suhu di mansion ini dingin....."Ucap Frass sambil mengigil kedinginan.
Frass yang mendengar Alarm itu berbunyi ia langsung bangun dan membuka selimutnya untuk mematikan Alarm dan ia juga mengambil remot Ac yang ada di sebelah ranjang nya itu untuk mematikan Ac nya karna ia kedinginan,Frass mengangkat selimutnya itu dan bangun dari ranjangnya dan membersihkan tempat tidurnya hingga beberapa menit ia selesai lalu ia pergi dan berjalan ke arah kamar mandi.
Tempat berpindah di ruang makan lantai bawah,Dara yang baru turun dari kamarnya itu ia sedikit terkejut sekaligus merasa aneh karna sudah ada beberapa pelayan di dapur.
"Mereka siapa???..."
"Sejak kapan ada pelayan disini???...selama aku disini kemarin yaa walau baru 2 hari...engga ada pelayan di sini cuma ada bodyguard aja..."
"Sepertinya mereka sibuk...apa aku kesana aja..??"Ucap Dara dalam batinnya.
Dara berjalan menuruni tangga menunu ke lantai bawah,Para pelayan yang berada di bawah tadi tengah sibuk mengerjakan perkerjaan masing masing.Salah satu pelayan yang melihat Dara yang sudah rapi berada di di depannya ia pun langsung memberi salam dan di ikuti oleh beberapa pelayan yang lainnya.
"Selamat pagi Nona.."Ucap Pelayan itu sambil membungkuk.
"Selamat pagi nona..!!!...Apa anda membutuhkan sesuatu???..."Ucap para pelayan yang ada di dapur.
Dara yang mendengar sapaan dari mereka semua pun merasa kikuk seperti ia sedang di introgasi karna tatapan para pelayan itu,Karna Dara hanya diam saja dan tak menjawab salah satu pelayan itu pun sekalu lagi memanggil Dara dengan sebuat Nona karna beberapa emamg tak belum mengenal Dara.
"Nona???.."Ucap pelayan itu.'
"Ahhh iya...??...Engga apa apa...Dan kalau boleh tau kalian semua ini siapa ya???...Kenapa kalian memanggil ku nona??..."Tanya Dara.
Para pelayan pun yang mendengar apa yang di katakan Dara menjadi bingung dan melihat satu sama lain,Hingga Seseorang datang dan menjawab apa yang di tanyakan oleh Dara.
"Karna anda Adik dari tuan kamu Nona..."Ucap seseorang itu.
Dara yang mendengar suara itu pun langsung menoleh ke belakang seseorang dengan perawakan tinggi.
"Kamu siapa lagi...???"Tanya Dara.
"Perkenalkan nama Saya Akaela sekretaris sekaligus Asisten rumah pak Frass disini sekarang Nona..."Ucap Sekretaris Kael dengan menjulurkan tangannya yang bermaksud ingin berkenalan.
Dara yang melihat juluran tangan itu ia semoat ragu untuk berjabat tangan namun ia engga unyuk menolak dan akhirnya ia menbalas juluran tangan itu.
"Saya Dara..."
"Iya Nona Saya sudah tahu senang bertemu dengan anda...dan Kalian semua bisa melanjutkan pekerjaan kalian masing masing.."Ucap Sekertaris Kael dengan suara lantang.
Meluhat Dara hanya mengangguk angguk Sekertaris Kael semoat memperhatikan penampilan Dara yang sudah mengenakan pakaian rapi ia pun menanyakannya.
"Apa nona ingin pergi??...ini masih pagi...??"Tanya Sekretaris Kael.
"Ah itu...iya...Saya ada urusan di luar bersama teman saya...Dan itu....Kalau boleh tau ini semua apa ya??...kenapa banyak ada pelayan disini?? "Tanya Dara.
"Itu Nona-..."
"Dara...."panggil seseorang
Sebelum Sekretaris Kael.menjawab pertanyaan Dara seseorang mendahuluinya dengan meneriakkan nama Dara,Sekretaris Kael dan Dara pun menoleh ke arah sumper suara itu secara bersamaan dan Mereka melihat Frass di sana.
"Kak Frass...??...Iya kak kenapa manggil Dara..."Ucap Dara.
Bukannya Frass menjawab pertanyaan Dara kenapa ia memanggil ia juatru malah diam lalu menghampiri Dara dan Sekertaris Kael,Dara hanya diam dan menunjukan Ekspresi bingung kenapa kakak Frass hanya diam saat ia menjawab panggilannya tadi.
"Kenapa kak??..."
"Tadi kakak manggil Dara...Giliran di jawab malah ga jawab balik Dara..maunya apa sih.."Ucap Dara dengan nada sedikit mengeluh.
"Ck....Kamu mau kemana??? pagi pagi udah rapih aja???..."Ucap Frass yang melihat Dara dari ujung kaki hingga ke ujung kepala.
"Dara mau pergi kak ada urusan sama temen Dara..Dan juga kakak udah rapi aja nih...emang kakak mau kemana???...bukannya hari ini minggu ya kakak mau kerja lagi lrmbur muku perasaan deh..."Ucap Dara.
"Bukannya sombong ya Dara...tapi kakak itukan pemilik perusahaan jadi mana mungkin kakak kerja...kakak cuma perlu tanda tangan aja...dan Ya begitulah mitting...Haahhh"Ucap Frass dengan menghela nafas sedikit.
Dara meluhat jam tangannya dan kembali melihat ke arah Frass,Dara pun sejenak memikirkan suatu hal dalam otaknya itu.
"Masih sempet lah ya ini..."Ucap Dara dalam batinnya.
"Kakak mau Sarapan apa biar Dara buatin sekarang...Masih semoet ko Fara buatin kakak sarapan..."Ucap Dara pada kakanya.
"Emm...engga usah ada pelayan disini kamu pergi aja nanti kamu terlambat dan nanti kalau pulang jangan terlaku sore ya..."Ucap Frass yang pergi berjalan ke arah meja makan.
Mendengar permintaan sang kakak yang ingin dia pulang jangan terlalu sore membuat Dara menjadi penasaran apa yang di aktakan sang kakak hingga ia memutuskan untuk bertanya.
"Emang kenapa kak??...Tapi urusan ini,.."Ucao Dara dengan Nada yang semakin pelan.
"Nanti Sore Ayah dan ibuku akan pulang kesini...apa kau tak ingin menemuinya??katanya kau merindukan nya.."
"Paman dan bibi...??"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...