
Dara terus melihat ke arah Dosen yang ada di depan kelas,Ayu yang berada di samping Dara menarik pucuk baju Dara dan berbisik.
"Kamu gila Dar??...ngerjain tugas ini sendirian??..dan nolak ???....Mending minta ganti partner aja.."Ucap Ayu.
"Engga Ayu...Aku ngomong dengan akal sehat dan masih waras...aku masih mampu ko ngerjain tugas ini sendirian..."
"Jadi bagaimana pak??...Apa saya bisa mengerjakan ini SENDIRIAN??"
Ucap Dara denga nada sedikit menekan kata kata sendirian,Dara melihat ke arah Damar yang di wajahnya sedang menunjukkan raut wajah yang kesal tetapi Dara malah membalas dengan menunjukkan Ekspresi tersenyum samar di sudur bibirnya.
"Maaf Dara untuk kali ini bapak bisa menerima penolakan kamu akan tetap satu Partner sama Damar..."
"yang bener aja pak...????"
"Yess....Apa gue bilang lu bakal satu partner sama gue lu nolak...buahahahah..."
Endengar ucapan sang dosen yang menolak permintaan nya membuat Dara sedikit kecewa sekaligus perasaan nya yang campur aduk,Damar yang mendengar bahwa ia akan tetap satu Partner dengan Dara pun ia senang dan menunjukan senyum kemenangan di Wajahnya yang membuat Dara semakin kesal.
"Pak saya kan selama ini ngerjain tugas kan selalu individu kalo kelompok itupun sama Ayu pak dan juga saya selalu ikut olimpiade pak..kasih toleransi lah pak..."Ucap Dara
"tidak bisa Dara ini sudah keputusan saya dan dosen yang lain...jika saya mengubah partner kamu maha siswa yang lain nanti bakal protes ke saya.."Ucap Dosen pada Dara.
"Udahlah Dara...Nasib dan Takdir lo emang udah satu Partner sama gue jangan sok sok nolak dah...ck..ckk..ckk"Ucap Damar dengan suara lantang lalu ia duduk menghadap ke depan sembari merenggangkan tubuhnya.
"Ttapi pak...."
"Tidak bisa Dara yaaa....Baiklah anak anak kelas hari ini selesai...Kalian bisa bubar.."Ucap Sang Dosen lalu ia pergi meninggalkan ruang kelas nya.
Dara yang mendengar ucapan sang Dosen tadi ia duduk kembali duduk di kursinya seolah tak percaya apa yang terjadi sekarang, Bebrapa detik Dara termenung dan melihat ke arah Damar yang berdiri dari tempatnya dengan senyuman yang terukir di wajahnya hendak menghampiri Dara.Dara yang sadar ia hendak di hampiri oleh Damar ia langsung berdiri mengemasih barangnya lalu ia pergi dari ruang kelas dan di kejar oleh Ayu di belakang nya.
Waktu kini kembali ke Dara yang tengah berbaring di kamar sembari menatap langit langit kamar yang baru baginya itu,Ia melihat seisi kamarnya yang sangat berbeda dari kamar yang ada di rumah lamanya.
"Apa ini???..."
"kenapa aku sampai di masa ini...semuanya berubah dalam satu malam bahkan dalam huyungan jam..."
"Ayahhh...."
"Apa ayah melihat Dara sekarang??Apa ayah juga mengerti apa yang Dara rasakan sekarang..???"
"Sesak...Di waktuseperti ini biasanya ayah Yang selalu ada buat Dara dulu...Sekarang Dara ketemu sama Kak Frass tapi Dara belum terbiasa karna Dara kira kak Frass bakal jadi pengganti ayah karna mirip sama Ayah ternyata engga..."
*Trliiingggggg
Terdengar suara notifikasi dari ponsel Dara,Dara yang tadinya merebahkan tubuhkan sembari termenung melihat Langit langit kamarnya itu ia oun bangun dan mengambil ponsel nya.
"Aidennn??..."
"Dapet Dari mana dia nomor aku...??..Ohh lupa tadi kan sebelum ngampus tukeran nomor...Emang ada apa???Dia Whatsapp malam malam.."Ucap Dara yang bingung kenapa Aiden menghubungi nya di tengah malam itu,Lalu ia pun membuka pesan Aiden dan membalasnya kenapa ia menghubungi nya di tengah malam.
"Kenapa Whatsapp malam malam???..."Ucap Dara yang sedang membalas pesan Aiden.
Tempat berpindah ke Aiden yang sedang berada di kamarnya yang masih memikirkan tentang kalung Dara,Mendengar Ponselnya yang menyala dan terdengar Notifikasi ia langsung mengambilnya dan membalas pesan Dari Dara.
"Kamu belum tidur?? Jam segini??"
"Kirain aku udah tidur ..."Balas Aiden dalam pesan format pesan suara.
Tempat kembali ke Dara yang membuka pesan Suara Dari Aiden,Dara memutar dan mendengarkan Pesan Suara.Saat Dara mendengar pesan Itu Dara Sedikit terkejut dengan Deep Voice yang di keluarkan oleh Aiden*.
"Sejak kapan Suara Aiden jadi berat kayak gini?? dia abis ngapain??...perasaan pas ketemu sama dia engga berat banget deh..."
"Engga engga...engga boleh Dara..jangan tergoda cuma sama Suara..."
Kata yang hampir keluar dari mulut Dara namun dia sadar,Dara pun membuka kembali ponselnya dan membalas pesan dari Aiden dengan Pesan Suara juga seperti yang di kirim Aiden.
"Ini baru mau tidur ....Tadi abis Ngerjain tugas
yang kemaren kemaren...emang ada apa???..."Ucap Dara.
"Ini berlebihan engga ya???Lagian kenapa dia ngirim pesan suara sih...Kenapa aku jadi overthingking sih??...Kan cuma Pesan doang..??"
Ucap Dara yang merasa Overthingkimg karna pesan yang ia kirim itu,Aiden pun dengan cepat membalas pesan Dari Dara yang membuat Dara langsung membuka Pesan itu.
"*Besok kamu datang ke Apartemen...pakai pakaian yang rapi...besok aku ajak kamu ketemu sama nenek ku...ingat kontrak kita yang sudah kau tanda tangani..."
Dara yang membaca pesan itu pun raut wajah nya langsung berubah*,Dara pun langsung membalas pesan yang Aiden kirim.
"Iyaaaaa..._"
Dara langsung meletakkan kembali Pinselnya di atas meja dan entah kenapa dirinya secara tidak sadar kecewa dengan pesan yang di kirim oleh Aiden.
"What...???...Cuma gini doang dia ngirim Pesan malam malam???...Kenapa emgga besok aja sih Aaaaa...Kenapa para cowo hari ini pada nyebelin sih...!!"Ucap Dara Sembari mengguling gulingkan Tubuhnya di atas kasur.
"Dasar semua cowok sama aja ngeselinn...!!!"
Dara bangun dari tidurnya itu dan langsung menarik selimutnya kasar dan kembali tidur dengan menutup seluruh tubuhnya dengan selimut.Tempat berpindah pada Aiden yang sudah ada di kamarnya,Aiden kini sedang memutar ulang pesan suara yang di kirim oleh Dara dan senyuman yang ada di wajahnya hingga ia tersadar.
"Dih kenapa gw senyum senyum Gara gara suara Dara...kenapa gw putar terus menerus??.."
"Sadar Aiden...engga boleh..."
"Masih ada waktu...jangan buang buang waktu senyum senyum nggak jelas..."
trillnggghh
Mendengar notifikasi ponselnya yang berbunyi ia langsung membukan pesan itu dan dalam itungan Detik Aiden memasang wajah heran kenapa Dara hanya membalas singkat padanya.
"Kenapa...??"
"Dia bales pesan aku pendek banget???.."
"cuma iyaa???...padahal masih pengen lanjut chattan sama dia ck..."
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...