
"Mungkin abis ini aku bakal ngasih tau mama sama papaku...Walau mereka tak bakal peduli"Ucap Ayu.
"Apa mereka bakal setuju kali kamu ngasih tau merka buat batalin tunangannya??Terus mereka bakal lakuin apa kalo udah tau??"Yanya Alez.
"Sebaiknya aku ngasih tau mereka kabuat jaga jaga aja"Ucap Ayu.
Mendengar Ayu yang mengatakan hal itu Dara pun mengubah mimik wajah yang agak sedih lalu memeluk Ayu.
"Aaaaaaaa....Ayu"Teriak manja Dara.
"Ihhh aapaan jangan peluk peluk gini kata teletabis aja aku geli tau...lepasinn"Tolak Ayu sembari ia berusaha melepaskan Pelukan Dara dari dirinya itu.
Alez yang melihat hal itu pun dirinya tersenyum dan ikut memeluk Ayu,Merasa kan Alez yang iku memeluknya itu Ayu sekarang bisa pasrah aja sekarang.
"Kita tetep gini ya sampai tua nanti...saling pelukan"Ucap Ayu.
"Hmm Kita bareng bareng ya bertiga"Balas Ayu.
"Terserah kalian tapi aku akan tetap bersama kalian...hubungan kuta udah lama jangan sampe pecah tetap kayak gini ya"Jawab Alez.
Mereka bertiga itu saling berpelukan begitulah cara menghibur temannya yang sedang ada masalah, Begitulah cara ketiga sahabat itu walau umur latar belakang dan memiliki masalah yang berbeda mereka saling melengkapi dan mendukung.
***
Temoat berpundah di Aiden yang baru sampai di depan rumah sakit yang di tempati oleh Jia,Aiden pjn keluar dari mobil dan berjalan memasuki Rumah sakit.Aiden berjalan menelusuri lorong rumah sakit itu dengan perasaan yang tak karuan entah apa yang ia rasakan sekarang.
"Kenapa perasaan sekarang kayak sesak banget"
"Engga kayak biasanya...pekerjaan ku kan udah aku kerjain tapi kenapa rasanya ada yang mengganjal??Ck sudahlah lupakan saja"Batin Aiden.
Aiden pun sampai di mana Jia di rawat sekarang ini,Aiden pun masuk ke dalam ruangan Jia dan saat masuk itu dirinya pun terdiam dengan apa yang dia lihat sekarang.
"Oma??"Panggil Aiden.
Aiden yang melihat omanya ada disana dirinya hanya terpaku diam saja,Sedangkan Oma yang ada disana dirinya tak menoleh sedikit pun.Di karmakan Oma yang tak menjawab itu,Jia yang sudah sadar dari tidur nya itu saat meluhat Aiden dirinya nampak sekali senang.
"Ohhh...Hai kak udah datang ya"Panggil Jia dengan semangat.
"Kau sudah bangun...bagaimana perasaanmu sekarang??"Tanya Aiden.
"Emm Jia engga apa apa emang kenapa??Lagian bukannya Jia ada di taman kemarin ya"Jawab Aiden.
"Engga ada apa apa...Oh iya Oma Aiden minta maaf ya udah bentak Oma tadi"Ucap Aiden.
Jia yang tak tahu apa apa itu seketika dia bingung kenapa Aiden meminta maaf pada Omanya,Sedangkan Oma yang diam di dalam ruangan itu hanya mengangguk.
"Jia udah makan belom mau kakak belikan apa??"Tawar Jia.
"Engga mau ah Jia udah makan tadi...Oh iya yang bawa Jia ke rumah sakit kemarin siapa kak apa om om itu??"Tanya Jia.
"Om Om??"Tanya Aiden.
Jia pun mengatakan hal itu dengan menggangguk anggukkan keoalanya itu dengan polosnya,Sedangkan Aiden yang mendemgar itu mulai mengingat perkataan dari Alan kemarin malam bahwa dirinya melihat Jia di temui oleh seorang pria paruh Baya.
"Kamu bertemu Om om??"Tegaskan Aiden sekali lagi.
"Iya kemarin Jia ketemu Om om yang aneh di taman dia samgat sangat menjaga kebersihannya"Ungkap Jia.
Mendengar hal itu Aiden hanya diam saja karna dia memang tak tahu siapa yang di bahas Jia,Sedangkan Oma yang mendengar hal itu Raut wajahnya berubah menjadi sedikit pucat.Karna diam nya itu Jia tak sengaja melihat Oma nya yang sedikut menunduk itu,Dan membuatnya sedikut curiga sekarang.
"Oma kenapa diem aja??Biasanya Oma kalo Jia ketemu orang asing Oma pasti bahas heboh"Tanya Jia.
"Engga apa apa sayang...Udah jangan dipikirin kamu istirahat ya"Suruh Oma.
"Tapi oma...Oma beneran aneh tumben banget oma engga mengintegrasi Jia dan ngediemin kak Aiden emang ada apa sih??"Tanya Jia.
"Bukan apa apa..oma hanya mikirin kerjaan aja ko kamu istirahat saja ya dan kamu Aiden iku Oma keluar sekarang"Suruh Oma demgam datar dan dingin.
"Oma ada apa??Kna Aiden udah minta maaf sama oma tadi sekarang ada apa mamggil Aidem"Tanya Aiden.
"Iya tak apa emang salah Oma engga ngasih perhatian sama Jia dan Oma sudah mengurus pengajuan pensiun Oma"
"Tapi Jia bilang kemarin dia bertenu seoramg Pria yang katanya mgejaga kebersihan kan???Apa kamu tahu sesuatu dengan orang itu??"Tanya Oma.
Oma Aiden itu bertanya dengan tataoan yang datang mengarah ke dinding rumah sakit,Sedangkan Aiden dirinya itu merasa heran saat Omanya bertanya dengan hal itu.
"Emang kenapa Oma??Ada yang salah??"Tanya Aiden.
"Tidak tidak oma hanya ingin tahu saja...Terus kenapa kamu tahu kalo Jia bareng sama Om om??"Tanya Oma.
"Ohhh begitu ya...Emm semalam yang ngantwr Jia itu adek temen ku Oma dan dia bilang kalo dia nemuin Jia pingsan pas Om om itu pergi"Jelaskan Aiden
"Siapa yang di maksud om om itu sama Jia??Sudah kau cari tahu??Dan siapa temna yang kamu maksud itu yang tahu tentang Om om itu...Kamu bisa kasih tahu Oma sekaarnag kah??"Jawab Oma.
Aiden yang merasa ada yang aneh dari Oma itu merasa ada yang tak beres,Karna omanya hanya membatasi siapa yang jadi temna Jia bukan membatasi siapa orang yang bertemu dengan Jia.
"Engga Oma...Lagian kenapa oma pengen banget Tahu??Oma ada sesuatu kah???".
"Engga kayak biasanya oma kayak gitu kan kayak oengen tahu banget.."Ucap Aiden.
Oma yang mendnegar sang cucumengatakan hal itu dan mulai curiga dengan pertanyaan nya,Dirinya langsung meru ah sikoanya menjadi sedikit tenang dan bersikao biasa saja.Sedangkan Aiden yang bertanya seperti itu tak di jawab,Dan di barengi perubahan sikoa sang Oma itu dirinya di buat semakin curiga.
"Oma kenpaa kekeh banget sih pengen tahu itu orang?? Mungkin cuma pengemis aja kan atau tukang kebun di taman itu...lagian Temen Aiden juga ga terlalu lihat jelas lihat itu wajah pas nolongin Jia"Ucap Aiden.
"Ohh begitu ya...Engga oma cuma mau bilang makasih aja ke dia engga apa apa kan.."Uvap Oma dengan gugup.
"Tapi Oma??"Ucap Aiden.
"Udah engga ada apa apa...jadi sekarang Oma pergi ya kekantor Oma mau ada rapat sekaligus ngurus surat buat pensiun"
"Lagian Pak Robi juga nungguin Oma kamu tahu engga...jadi Oma pergi nanti kesini lagi dan kamu jamgan kuoa jagain Jia ya" Pamit Oma.
Oma pu pwrgi dari hadapan Aiden itu dan meninggalkan Aiden berada di depan ruangan Jia itu,SedangkanOma yang pergi itu wajahnya tampak sangat sangat mencurigakan pergi berjalan di lorong itu.
"Apa dia kembali sekarang ya??"
"Dia bukan orang itu kan..Semoga saja dia bukan orang yang sama itu dan dia tak akan Menemukan Jia dan sepertinya aku harus menambah beberapa orang bodyguard lagi untuk mengawasi Jia..."Batin Oma.
Dengan perasaan yang cemas itu Oma Aiden berjalan menelusuri Lorong rumah sakit itu dengan kringat dingin menyelimutinya,Sedangkan saat ini Kembali kepada Aiden yang jembali masuk ke dalam ruangan Jia.
"Ada yang aneh sama oma??Sikapnya tadi menunjukkan dia ingin tahu siapa orang itu"
"Dia tipe orang yang ga peduli kan sama siapa yang Jia temui dan hanya peduli soal siapa yang berteman saja"
"Tingkah Oma audah mulai bisa aku rasakan dan aku baca sekarang dia seperti takut akan Jia yang akan di temuin orang itu lagi nanti"
"Apa aku harus mencari tahu lagi siapa orang yang jia temui kemarin??"Batjn Aide
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...