
Dara yang melihat tingkah Aiden yang menutupi wajahnya itu pun tersenyum.
"Kenapa??Apa kamu malu sekarang??"
"Kenapa kamu menutupi wajah mu sekarang"Ucap Dara.
"Kata suapa aku malu??Aku biasa saja sekaramg kamu aja yang ngerasa kali"Tepis Aiden.
"Ayolah siapa tahu sekarang kamu ngeblush kan karna malu"Goda Dara.
"Engga!!!Jangan berharap"kekeh Aiden.
Aiden pun semakin menutup wajahnya dengan lengannya yang menutupi sebagian wajahnya itu,Sedangkan Dara dirinya pun bangun dari duduknya itu dan berdiri di depan Aiden.
"Kenapa???"Tanya Aiden itu dengan gugup.
"Hanya mau liat seseorang yang sedang malu saya"Jawab Dara.
Dara pun langsung menarik tangan Aiden yang sedang menutupi sebagian wajahnya itu,Aiden pun terkejut dengan hal yang di lakukan Dara itu.
"Ayok bukak..jangan di tutup biarkan aku melihat wajah malu mu itu " Paksa Dara.
"Berhenti jangan memaksa ku aku engga ngeblush " Ucap Aiden.
Dara pun tak mendengarkan apa yang di katakan Aiden itu dan masih mencoba menyinngkirkan tangan Aiden yang menutupi wajahnya,Karna Aiden yang sudah mulai kewalahan itu dirinya pun berdiri.Tetapi saat ingin berdiri itu karna tangan Aiden yang memegang tangan Dara itu,tiba tiba saja kakinya menjadi tak seimbamg dan membuat mereka berdua terjatuh.
Brukkkkkkkkkkkk
Keduanya terjatuh di rerumputan itu dengan Dara yang berada di atas tubuh Aiden.
"Awwwwwww"
"Ssssttsttt...kamu kenapa sih narik aku,Kan kalau jatuh begini engga enak sakit semua lagi badan aku"Keluh Dara.
Dara yang ada di atas tubuh Aiden itu pun dirinya hanya terpaku saja saat melihat Aiden melihatnya begitu dalam.
"Tatapan nya begitu dalam,Apa yang dia raskaan sekarang??"
"Apa dia juga merasakan apa yang aku rasakan??Jantungku berdebar,Matanya begiti dalam saat menatapku tapi kenapa dia diam aja sekarang??"Batin Dara.
Di dalam diri Dara itu,Dirinya terus saja bertanya pada dirinya dengan apa yang dia rasakan itu sekarang dan kenapa jantungnya berdebar.
"Kenapa ini??"
"Kenapa aku engga bisa bergerak dan selalu ingin berada di dekat Dara,Jantung ku kenapa berdegub kencang??Apa aku sakit perlukan aku memeriksa ke dokter besok??"Ucap Aiden.
Aiden itu hanya dian dan menatap Dara,Akan tetaoi tidak dengan tubuhnya iti,Aiden mulai dengan menetapkan tangan nya ke pinggang Dara dan tangan yang satunya ke tengkuk Dara.
"Apa yang dia lakukan??Kenapa dia menetaokan tangannya disana??"Batin Dara yang sudah merasa aneh.
"Kenaoa aku selalu bereaksi saat dekat dengan Dara,Bibirnya itu menggoda"Batin Aiden.
Aiden pun semakin mendekat kan kepalnya ke arah Dara dengan perlahan menutup matanya, Sedangkan Dara yang mulai menyadari sikpa Aiden yang ingin kembali menciunya itu dirinya pun memukul mukul Dada Aiden.
"Lepaskan!!Apa yang kamu lakukan jangan lakukan!!"Ucap Dara sambil memukul dada Aiden.
Bukkk
Bukkk....Bukkk....Bukk.
"Lepaskan tanganmu...jangan harao kamu mendapatkannya...Lepaskan!!"Berontak Dara.
Brukkkk
Bukk...bukkk..bruikkk..
Dara pun semakin menggila dan berusaha bangun dari tubuh Aiden itu,Karna Aiden yang kewalahan apa lagi tubuhnya yang di pukulu Dara itu dirinya pun melepaskan Dara lalu bangun.
"Kamu kenapa mukul sih sakit tau engga,Cewe ko kaaar banget sih"Ucap Aiden sambil dirinya mengelus dadanya karna sakit terkena pukulan dari Dara itu.
Dara pun berdiri dan sedikit menjauh dari Aiden sembari membersihkan pakaiannya yang kotor karna rumput di bawahnya,Begitu pula Dengan Aiden tetapi dirinya masih duduk di bawah memegang Dadanya.
"Ya lagian kamu mau ngapain sih,Dasar om om cabul...mau diapain juga kalo cabul ya cabul,Aku malas dengan ku jika lama lama kamu begini" Ucap Dara.
"Ya tapikan jangan mukul dong Sakit tau engga, Lagian cewe tepos gitu mana aku tertarik sama kamu"Jawab Aiden.
"Iya aku tepos,Saking teposnya kamu udah mencuri ciuman dariku kan bahkan 3 kali padahal belom lama kita kenal"Bela Dara.
Dara itu pun membela dirinya sendiri dengan mengatakan ciumannya telah di curi oleh Aiden, Sedamgkan Aiden yang mendengar itu tak bisa mengelak lalu dirinya berdiri.
"Kamunya aja pelit,Tapi ciuman mu lumayan juga Tadi kamu engga nolak kok tapi kenapa kamu nolak tadi hei??" Balas Aiden.
"Terserah!!!"Pasrah Dara.
Dara yang kesal karna jawaban dari Aiden itupun dirinya pergi dan mengambil tasnya itu,Sedamgkan Aiden yang melihatnya itu pun mengejar Dara.
"Ra kamu mau kenapa tungguin"Panggil Aiden.
"Mau pulang lah,Males sama kamu mesum mulu aku mau pulang makasih kejutannya "Jawab Dara.
"Tapi kamu mau pulang sama siapa??" Ucap Aiden yang sendari mengejar Dara.
Dara pun berbalik ke arah Aiden dengan raut wjaah yang kesal itu,Dirinya pun menjawabnya, "Jalan kaki!!!"Sentak Dara.
Aiden pun berhenti mengejar nya saat Dara membentaknya itu,Dan Dara pun kembali berbalik hendka jalan akan tetapi dirinya pun terhenti saat melihat jalanan yang gelap gulita itu.
"Aku lupa sedang ada di atas bukit"Batin Dara.
Dara oun memejamkan matanya itu dan mersakan kebodohannya,Sedangkan Aiden yang ada di belakangDara itu hanya terkekeh.Aiden pun menyandarkan badannya itu ke mobilny dan tangan yang dirinya lipat ke dadanya.
Dara yang mendengarnya itu pun sontak diri memejamkam matanya dengan tersengum kesal,Dara pun berbalik ke arah Aiden dan melihat Aiden yang tengah berpose di mobilnya itu.
"Kenapa??"Tanya Aiden.
"Ck..."Decak kesal Dara.
"Kalau aku engga takut sama gelap,Gabakalan aku mau pulang sama kamu!!"Batin Dara.
Dara pun kembali berjalan ke arah mobil Aiden itu, Aiden yang melihat Dara kembali ituke arah mobilnya utupun tampak begitu senang tetapi tidak dengan Dara.
"Ayok pulang udah malam...nanti Bibi aku bakal nyariin aku"Ajak Dara.
Dara pun masuk ke dalam mobil itu,Sedangkan Aiden dirinya terkekeh melihat tingkah Dara yang menurutnya gemas itu.
"Gafis kucu yang pernah aku temui di hidupku" Gumam Aiden.
Aiden pun menyusul Dara masuk ke dalam mobilnya itu,Saat baru membuka pintu mobilnya itu Aiden pun di buat kaget oleh Dara yang duduk di mobil bagian belakang nya itu.
"Kenapa kamu duduk di belakang??"Teriak Aiden.
"Jangan teriak teriak sakit tau di telinga dan aku Ga mau pindah di depan aku duduk di belakang aja,Kamu cabul orangnya aku di belakang aja" Jawab Dara.
Aiden pun masuk ke dalam mobilnya itu dan duduk di depan,Sedangkan Dara yang di dakam mobil bagian belakang itu dirinya hanya menggenggam erat tasnya itu.Sedangkan Aiden yang di depan itu melihat Dara dari kaca dalam mobilnya.
"Ck kayaknya diam takut deh"
"Tapi aku juga ga tau kenapa aku pengen cium dia terus"Batin Aiden.
Aiden pun perlhaan dirinya memeijat pelipis matanya itu dan batang hidungnya itu,Lalu sesesakli dirinya melihat kr arah Dara.
"Kamu pindah ke depan,Aku bukan sopirnya mu ya"Suruh Aiden.
Sembari Dara menggeleng kan keoalanya itu dirinya pun menjawab, "Aku engga mau mau,Aku mau duduk di belakang aja dan jangan paksa aku nanti kamu macam macam lagi sama aku"Tolak Dara.
"Aku engga bakal macam macam,Pindah dan duduk di depan sekarang atau aku engga bakal jalanin ini mobil dan nganter kamu pulang" Ancam Aiden.
"Dasar tukang ngancam!!"Gumam Dara.
Dara yang mendengar ancaman dari Aiden itu, Dengan kesal dirinya pun keluar dari mobil dan pindah duduk di depan di samping Aiden.
"Sudah???,Ayok sekarang antar aku pulang"Ucap Dara.
Aiden dengan menahan tawanya saat meluhat Dara itu,Lalu dirinya pun menjalankan mobilnya itu dan meninggalkan tempatnya.
"Lain kali engga engga bakal mau pergi sama dia lagi!!Baru kali aku nemuin manusia nyebelin setelah Damar!!"Cibir Dara dalam batinya.
****
Temoat berpindah pada Restika dan Frass yang kini di dalam kamar hitek mereka,Frass mendudukkan Restika di atas ranjangnya itu karna keadan Restika yang masih kesakitan itu.
"Duduklah,Akan aku ambilkan Air kamu tunggu di sini"Ucap Frass.
Frass pun Pergi untuk mengambilkan Air untuk Restika,Rstika yang tengah duduk itu dirinya memperhatikan Frass yang sedang mengambilkan Air untuknya begitu terharu.
"Apa aku harus benar benar mulai untuk membuka hatiku untuknya sekarang??"
"Dia sangat perhatian padaku sekarang dan aku kurang mengerti apa tujuannya itu apa dia benar benar menyukaiku hanya dengan 3 kali bertemu kemarin??"Batin Restika.
Restika itu terus bertanya pada dirinya itu,Karna dia mulai ragu dengan perasaannya sendiri.Sedangkan Frass yang baru datang itu dirinya melihat Restika yang begitu termenung dirinya pun menghampirinya.
"Ini minum air san obatmu,kenaoa kamu ngekamun aja??Engga baik ngelamun malam malam"Ucap Frass sembari dirinya memberika obatnya pada Restika.
Restika pun menoleh ke arah Frass dan mentap obat yang ada di tangan Frass itu,"Kenaoa aku harus meminumnya lagi??Bukannya aku udah minum tadi sebelum keluar dari rumah sakit??"Tanya Restika.
"Tapi aku lihat perutnya masih sakit kan tadi,Tak apa ini hanya meredakan sakitnya sekarang minum lah,Aku akan mandi dulu"Beritahu Frass.
Restika pun mengambil obat nya itu dari tangan Frass dan mengangguk,Sedangkan Frass dirinya pun pergi meninggalkan Restika dan masuk ke arah kamar mandi. Restika yang masih duduk di ranjang itu dirinya hanya menatap obat yang ada di tangannya itu.
"Kara sedang apa tadi??Kenapa di saat saat seperti ini aku bertemu dengan dia dan suaminya"Gumam Restika.
Restika pun meminum Obat nya itu dengan sekaligus, Lalu terbayang lah ingatanbya saat dirinya tadi di tabrak oleh seseorang itu dan frass menolongnya.
Brukkkkkkk
"Maaf maaf...Saya tidak sengaja saya minta maaf ya"Ucap Seseorang itu sembari membungkukkan badannya.
"Kara kamu disini??"Tanya Restika.
"Kamu kenal dengan Dia mereka ini Res??"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...