FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 12



"Sayang...Aku merindukan mu...."Ucap Frass yang langsung memeluk Dara.


"Dih siapa nih orang..??Ko kenal aku...??"Ucap Dalan Hati


Dara kaget dan terdiam saat ia di peluk oleh Frass,Ia bertanya memberikan isyarat pada pak Rektor.Rektor yang tidak mengerti isyarat yang di berikan Dara malah keluar dari ruangannya,Melihat ia berdua dengan seorang laki laki di satu ruangan Dara memberontak melepaskan pelukan itu.


"Pak pak...lemasin pak..."


"Bapak siapa??...bapak kenal saya..Saya tidak kenal bapak...lepasin pelukannya...saya engga nyaman..."Ucap Dara sambil berusahan melepas pelukannya.


Frass melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Dara dengan kedua tangannya,Frass meneteskan Air matanya saat melihat wajah Dara.Dara yang merasa Familiar dengan wajah yang ia lihat sekarang,Ia ingat siapa yang memeluknya sekarang dan ia berkata.


"Kak Frass....???"Ucap Dara.


Frass menatap sedu melihat adiknya yang mulai mengingatnya lagi.


"Iya Dara...ini kakak..."Ucap Frass sembari mengusap pipi Dara.


"Kak Frass...ini Kakak...??"


"Kakak....!!!"


"Iya sayang...ini kak Frasss..."Ucap Kak Frass tersenyum.


Dara berteriak memanggil kakaknya dan kembali memeluk nya sambil menangis,Kini kedua saling berpelukan diiringi suara tangisan.Karna mereka telah berpisah selama bertahun tahun lamanya,Dan Dara menemukan sang kakak.


"Kakak Frass....Dara sendirian kak....Semua orang tinggalin Dara..."


"Kakak...hiks....kakak kemana aja...Dara sendirian kak...Kakak juga pergi tinggalin Dara dulu..."Ucap Dara menangis sesengkukan.


"Maafin kakak sayang...Kakak menyesal meninggalkan mu...kakak tidak tahu keberadaan mu setelah kematian paman saat itu...Bibi membawamu pergi...Maaf kan kakak ya.."Ucap Frass yang memeluk Dara sambil menangis.


Saat ini Dara menangis di pelukan sang kakak,Walau Frass bukan kakak kandung nya Dara menganggap Frass segalanya baginya dulu.Ayu dan Surya yang menunggu Dara tak kunjung keluar menjadi semakin khawatir,Ayu ingin masuk ke dalam ruangan Rektor tapi Surya mencegahnya.


"Dara lama banget sih...Ko aku khawatir...???Sur aku masuk dulu mau nyusul Dara perasaan gue enggak enak...di alamat banget di dalam...!!"Ucap Ayu sambil berjalan ke arah pintu untuk membukanya.


"Eh...jangan masuk ayu...dia ketemu Rektor bukan ketemu dukun juga...!!"Ucap Surya sembari menarik tangan ayu.


"Awas Sur...atau kamu aku putusin sekarang...!!"Ancam Ayu.


"Eh jangan...engga mau ayang...Surya engga mau putus...tapi Dara kan juga masalah pribadi nya ketemu sama Rektor...jamu jangan ganggu dia ya..."Ucap Surya yang masuk enggandeng tangan ayu.


Ayu tak mendengarkan larangan Surya dan menerobos masuk ke dalam Ruangan Rektor,dan berteriak memanggil nama Ayu.


"Dara...!!!"Panggil Ayu.


"Kamu lama banget siiiehhh..."Ucap dengan nada menurun.


Ayu menerobos masuk dan pintunya terbuka,Ayu terkejut melihat Dara di peluk oleh orang Asing dan menangis.Bisa dikatakan Ayu salah paham dengan adegan itu,ia mengambil maps di meja Rektor dan memukulkannya ke arah pria yang memeluk Dara.


"Whatt...??


"Lepasin Dara laki laki tua peyot...!!!...."


'Pok...pok...pok


Ayu terus memukulinya dan Surya hanya diam di ambang pintu melihat kelakuan sang pacar yang sangat bar bar.


"Bener bener Ayang aku nih...bar bar banget...tapi sayang...!!!"


'Aw....Awaaa....aw...Sakit woy...!!"


"Lepasin ....jangan pukul lagi..woy..siapa sih..!!"


Frass yang kesakitan karna terus di pukuli oleh Ayu akhirnya melepaskan pelukannya.Dara yang melihat Ayu memukuli Kakanya ia menghentikan nya,dan mencoba menenangkannya karena panik.


"Ay...ayu..."


"Udah ay....Dia kakak ku...berhenti jangan oukul lagi..."Ucap dara pada Ayu.


"Dia laki laki kurang ajar...masa dia peluk kamu baru kenal..!!!....dan dia kakak mu??"Masih memukul Frass.


"Haaahh....Dia kakakmu??..."Baru tersadar.


"Iya...makanya berenti mukulinnya..."Ucap Dara dengan wajah datar.


"ya kan aku engga tau kalo dia kakak mu...Maaf pak.."Merapikan rambutnya dan membungkuk meminta maaf dengan canggung.


"Sudah lah....Kau ini siapanya Dara..??"Tanya Frass sembari merapikan pakaiannya kembali.


"Dia sahabat aku kak...dari SMA dulu...Namanya Ayu...orang nya panikan seperti yang kakak lihat..."Beritahu Dara kepada sang kakak.


Ayu hanya tunduk dan memainkan jarinya,sesekali ia menatap mata Frass dan kembali tunduk.Ayu menyenggol tubuh Dara dara yang Menyadari langsung mendekatkan telinga ke arah Ayu.


"Kenapa kamu engga bilang kalo kamu ounya kakak...??"Bisik Ayu.


"Ya...aku juga baru ketemu sama dia setelah 5 tahun lalu...kamu juga jarang main ke rumahku kan dan enggak pernah nanya ya aku enggak pernah cerita..."Ucap Dara sambil berbisik.


"Gimana nih...keknya kakak mu Galak..."Ucap Ayu .


"Cassingnya aja cuma gitu...aslinya ada badaknya ko.."Ucap Dara.


Frass melihat dan mendengarkan Dara dan ayu sedang berbisik tentangnya,Frass mengalihkan pandangannya ke arah lain tapi ia tak sengaja melihat ke arah Surya.


"Pak..."Surya mengangguk pelan.


"Kamu ini siapa nya Dara lagi...??"Tanya Frass dengan Tegas.


"Anu..."Gelagapan.


"Saya Surya...Saya pacarnya Ayu..om..eh..kak...eh Pak.."Jawab surya dengan gelagapan.


Dara yang mendengar kakanya memanggil surya ia langsung melihat ke arah kakaknya dan Surya,Dara mendengar cara bicara Surya yang gelagapan karna tatapan tajam kakanya merasa tak enak.


"Kak...jangan Di tatap seperti itu..."


"Kasian..liat surya Sampe gelapan salting gitu.."


"Dia juga teman Dara ko..di baik malah.."


Frass berhenti melihat Surya dengan tatapan tajam itu,Lalu ia mengalihkan pandangannya.Frass melihat jam tangannya yang menunjukkan Sudah Hampir jam 2 siang,Frass bertanya pada Dara kapan jam kuliahnya selesai karna ia ingin mengajaknya pergi.


"Dek??...Kamu selesainya jam berapa??"


"Kita pergi sekarang ya..."


Frass berdiri dan mengambil ponselnya dari sakunya,Dara yang mendengar ajakan sang kakak menjawab dengan wajah bingung.


"Ini udah selesai kak..."


"Memang mau kemana kita..??"


"Kakak mau ngajak aku jalan??"


Dara bangun dari duduknya dan pergi ke arah kakaknya,Frass yang sedang memegang ponselnya mencari sebuah kontak dan menelfon seseorang.


"Hallo....!!??"


Frass menelfon seseorang itu dan Ada seorang pelayan yang mengangkat telfonnya.


"iya tuan..??"


"Bersihkan kamar di Mansion saya,Saya akan pulang...Dan siapkan beberapa baju wanita..."


Frass langsung memutuskan Telfonnya,Ia melihat ke arah Dara.Dara masih bingung dengan hal yang di katakan Frass tadi saat ia menelfon seseorang tadi.


"Apa yang dia katakan dia membahas tentang Mansion??...Kamar...??...Baju wanita????.."Batin Dara.


"Kita ke mana kak??"


"Ayo...Dara kita pulang...ke mansionku.."Ucap Frass.


Frass menatap Dara dan tersenyum,ia mengekus rambut kepala adiknya dan Frass menggandeng tangan Dara seolah ingin Mengajaknya pergi.Saat di tarik ingin pergi Dara diam di tempatnya dan tak bergerak sedikit pun.


"Tapi kak...mampir kerumah aku dulu ya...Untuk pamit sama Bude...Kakak masih ingat Bude Mirna kan??"


"Dia yang menjaga ku...sejak ayah meninggal lalu aku dan ibu pindah ke sana.."


Frass merasa ganjil dengan apa yang di katakan sang Adik.


"Bude Mirna??..."


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk Kontar ya author bakal semangat kalau kalian komentar jangan lupa like favorit and share...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...