FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 82



Setelah kejadian yang mereka saksikan tadi,Mereka berkumpul di ruang tamu yang disana ada Indra,Ryan,Damar dan Dara.Mereka bertiga duduk dengan susana yang canggung tetapi tidak dengan Damar,Ia hanya diam sembari sedikit tersenyum mengingat hal tadi.


Dara yang di tatap oleh Ryan dan Indra dengan tatapan yang penuh dengan rasa ingin tahu itu Dara hanya bisa menunduk.


"Bisa bisa nya kejadian memalukan itu terjadi padaku "


"Rasanya pengen menghilang aja dan Juga kayaknya harus potong rambut ya"Batin Dara.


Dara twrus bergumama dalam batinnya,Sedangkan Indra yang memabg sebelumnya tak tahu apa apa dan tak tahu apa apa dengan Damardan Dara yang tiba tiba ada xi rumah mereka itu.


"Anu lu ngapain di rumah kita sekarang??Dan sejak kapan lu deket ama Damar??"Tanya Indra.


"Dan kalian bisa jelasin kenapa kalian berdua ada di lantai tadi engga??...Jangan buat kami slaah paham"Sambung Ryan.


Dara pun mengangkat kepalanya dan menatap Ryan dna Indra itu yang tengah duduk di sofa,Seperti menantukan jawaban dari Dara.


"Aku disini tadi di aurub Dyan buat ngejemout Damar dari rumah sakit"Jelaskan Dara.


Indra pun mengangkat Alis sebelah nya itu.


"Yang bener lu ga sukkan sama Damar??"Ucap Indra.


Dara yang mendengar itu bulu kuduknya kangsung berdiri dan membuatnya merinding,Ia pun dengan menoleh dengan tataoan tajam.


"Aku engga akan pernah suka dan lagi pula aku ga nau deket ama nih cowo jangan mikir aneh aneh Ryan"


"Anterin aku pulang sekarang udah mau malam...aku mau pulang"Ucap Dara.


Ryan pun sedikit terbelalak mendengar Dara ingin pulang,Sedangkan untuk Damar??Diri ya masih duduk melamun di atas ranjang mengingat akan momennya dengan Dara tadi.Karna sedang melamun dan telinga yang du tutupi itu otomatis Danar sedikut tak bisa mendengar apa yang di katakan oleh Ryan itu.


"Ohh"


"Iya iya sorry gw Anterin lu sekarang..."Ucap Ryan sembari ia mengeluarkan kunci motormya itu.


"Engga engga perlu ... tadi aku dah pesen taksi online"Tolak Dara.


Ryan pun mengangkat ke dua alisnya itu dan mengangguk,Lalu ia pun menoleh arah Damar yamg masih dengan lamunan kan penuh senyuman itu.


"Dia kenapa??"Tanya Ryan pada Dara.


Dara pun mengangkat kedua bahu dan kengannya itu, " Engga tau...Otaknya kepentok kali dari tadi dia begitu"Ungkap Dara.


Ryan yang mendengar itu dirinya ojn langsung mengangguk anggukan kepalanya itu.


"Beneran lu engga mau gw anter ini??"Tawar sekali lagi Ryan oada Dara.


"Beneran engga perlu abis ini aku langsung pulang kok"Ucap Dara.


Dara mengatakan itu dengan sedikit senguman di wajahnya,Ryan juga membalasnya dengan senyuman.Sedangkan,Untuk Indra yang bingung dengan sikap mereka itu karna yang sebelumnya mereka pernah bertengkar denngan Dar dan tiba tiba menjadi dekat.


Dara punpergi dan keluar dadi ruma Dmaar itu,Sedangkan untuk Ryan dirinya jembali duduk di samping Indra dan melihat Damar yang tengah melamun.


"Ck dia kenapaasih senyum senyum engga jelas"Ucap Ryan.


"Engga tau lah gw..gw kan baru alik indo tadi dan kenapa lu tiba tiba baikan sama Dara??Lu di suap pake apaan sama dia??"Ucap Indra sembari ia memeriksa ponsel yang ada di tangannya itu.


"Gw berharap sih kalo si Damar bisa bahagia sama Dara...tapi aku agak kasihan sama Berlian yang tak salah apa apa di sekali di perlakukan dengan buruk.."Ucap Ryan.


"Ngapain kalian berdua bahas Berlian??Terus Dara sekarang kemana dia udah pulang kah??"Tanya Damar.


Mereka berdua itu menoleh ke arah Danar yang baru tersadar dengan kamunnanya itu,Damar yang tak tahu di mana Dara pergi itu ia pun bertanya.


Indra dna Ryan pun langsung meboleh satu sama lain nya,Sedangkan di saat Ryan ingin mejawab pertanyaan mereka itu terdapat seseorang yang berlari kembali denga nafas tere ngah engab karna lari tadi.


"Loh Ra kenapa bukannya lu mau balik katanya terus kenapa kamu balik lagi?? terus nafas lu berat banvet kayaknya mau minum??"Ucao Ryan sembari ia menawarkan minumnnya pada Dada.


"Emgga engga aku engga butuh minum...aku butuh bantuanmu sekaramg"Ungkap Dara.


"Tenang dulu nafas lu sampe begitu emamg bantuan apa sih sampe lu serius banget kek gitu...??"Tanya Ryan.


"Iya Ra lu kenapa sampe segutunya penting g kah??"Ucao Damar.


Damar pun juga ikut melihat dan mempedhatikan Dara yang tengah terngeha engah itu,Sedangkan Fyan ia oun berduri dan bertanya sekali lagi pada Dara.


"Jadi gimana??Lu minta bantuan aoa sekarang"Ucap Ryan.


"Itu temen ku Ayu...sekarang tolong anterin gw ke Club Tonight...dia ada disana.."Beritahu Dara.


Mendengar Ayu yang ada di Club malam itu,Ryan sedikit terkejut demgan apa yang ia dengar itu.


"Oke oke...ayok sekarang Kita berangkat gue antwrin lu sekarang"Ucal Ryan dengan panik.


Ryan pun pergi dengan di susul Dara dari belakangnya itu,Sedangkan Danar dan Indra yang tengah ada di ruangan utu berdua sedang di tinggalkan itu saking menatap.


"Kenapa??"Ucao Damar dan Indra secara bersamaan.


"Terus taksi nya gimana dong??"Ucao Indra.


"Mungkin udah di banyar sama tu taksi dan juga dia udahlah kau diem aja.."Ucap Damar.


*Setelah mengatakan hal itu pun Dmaar kembali membarikan tubuhnya itu dan tidur,Sednagkan untuk Indra masih sibuk dengan telfonnya itu.


****


Tempat berpindah pada suatu club malam ,Suasana yang meriah dan banyak orang yang melakukan tarian di dalam sana.Tetapi ada salah satu wanita yang sedang duduk di meja bartender dengan minuman di tangannya itu,Perlahan matanya yang memerah itu akhirnya dia pun menangis*.


"Kenapa sih dia membohongi ku hiks.."


"Kau selingkuh di belakang ku kenapa..hiks...hiks apa salah ku padamu..hua"Teriak seorang wanita itu smabil ia meminum alkohol yang ada di tangannya.


Wanita itu tak lain adalah Ayu,Dirinya yang tengah menangis itu itu terus saja mengoceh tak henti untuk melepas rasa sakit di hatinya itu.


"kamu tau engga sakit...hati aku sakit...!!"


"Kau hanya membutuhkanku bukan mencintaiku Hikss"


"Pantas saja sekarang aku tahu itu dari perilakumu dan tatapan matamu itu padaku sekarang berbeda hikss...Pada dasarnya kau sekarang hanya tak menemukan pengganti ...makanya jika benar kau merindukan ku sehebat apa apun...Jika kau benar serius mencintaiku kau tak kan melepas ku begitu saja ...!!!"


"Kau terus mengatakan kata cinta dan sayang padaku tapi hal ini yang membuat ku terus Menangis...Huaaaa"Teriak Ayu yang Dalam keadaan mabuk itu.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...