
"Dara??..."
"Apa.kau sudah tidur sekarang??...Boleh bibi masuk ke kamar mu sekarang ??.."Ucap Bibi Arumi sembari ia mengetuk pintu kamar Dara.
"Sebentar ya Bi...nangi Dara bukaiin pintunya
Dara yang mendengar suara sang bibi Arumi ia langsung bangun dan turun dari tempat tidurnya,Kemudian ia berjalan ke arah pintu untuk membukakan pintu kamarnya yang ia kunci agar sang bibi bisa masuk.
*Cklekkkk
"Bibi belum tidur??.."
"Ayok masuk dulu bi..."Ucap Dara sembari ia mendorong Kursi roda yang di gunakan oleh sang Bibi,Dara membawa sang Bibi masuk ke dalam kamarnya dan membantu sang bibi untuk berdiri untuk berpindah duduk ke kasurnya.
"Terimakasih...kamu memang anak yang baik.."Ucap Bibi Arumi sembari mencubit pipi Dara.
"Awww...udah...jangan cubit pipi Dara sakit tau engga aiehhshh..."
Ucap Dara dengan menggembungkan pipinya dan sembarari ia mengusap usap pipinya,Bibi Arumi yang melihat tingkah Dara teringat saat ia mencubit pipi Dara yang masih bayi ia langsung menangis.
"Kamu sama sekali engga berubah ya Dara...Bibi ngat waktu kamu masih kecil...waktu diaman bibi pertama kali ngegendong kamu dan kamu nangis karna pipi kamu bibi cubit persis sekali seperti ini..."Ucap Bibi Arumi dengan mengusao wajah Dara,Dara yang mendengar Cerita akan dirinya ia hanya tersenyum dan menatap wajah sang bibi.
"Apa Dara emang kayak gitu Bi??...Dara engga ingat tuh bibi pernah cubit pipi Dara dulu??"Ucap Dara dengan polos.
Sang Bibi yang melihat jawaban polis dari Dara hanya terkekeh kecil untuk menahan dirinya agar ia tak tertawa,Dara yang melihat bibinya terkekeh itu juga menunjukkan ekspresi bingung karna ia tak menyadari kepolosannya ketika bertanya seperti iti.
"Bibi kenaoa ketawa ??...Apa yang lucu kan Dara nanya ke bibi.."Ucap Dara.
"Ya tebtu kamu tidak akan ingat Dara waktu itu kamu masih sangat kecil adab umurmu belum aja 2 hari...dan ku masih mengingat nya dengan jas saat kamu.lahir dulu...sangat menggemaskan.."Ucap sang bibi sembari tertawa.
"Phhh begitu pantes aja eku engga inget...ingatan pertawa aku yang aku ingat itu bareng Ayah dan paman...Oh iya bi pamas dimana apa dia tidak ikut dengan Bibi??.."Ucap Dara sembari ia memijat telapak tangan Bibinya itu.
Dara yang bertanya di mana sang paman pada Bibinya ,Sang Bibi terdiam beberapa saat tanpa membalas saatia mendengar pertanyaan Dara.Dara yang nelihat sang bibi yang tadu tersenyum dan tiba tiba melamun ia menepuk pundak sang Bibi.
"Bi??...Kenapa ??...Jangan melamun terus la..."Ucap Dara.
"Aaaa??...Maaf in Bibi malah ngekaum haha...Paman kamu kemaren sebenarnya ia dia akan ikut bersama bibi...tapi pas udah ada di bandara malah ada urursan mendadak jadi dja engga bisa ikut..mungkin ia akan kesini itu 10 hari lagi ping cepet....Ucap sang Bibi untuk memberitahu alasan sang paman tak ikut dengannya kemarin.
"Ohhh begituu....kirain engga kangen Dara...hihi"Ucap Dara denga ia tertawa.
Melijat tingkah Dara yang seperti itu membuat sang Bibi pun tertawa hingga beberaoa saat,Karna hari sudah malam Dan kesehatana bibi yang kurang bagus Dara bertanya sesuatu pada sang bibi.
"Bi disi udah malam...Bibi tidur di sini aja sama Dara biar engga naik turun lift itung itung untuk mengehemat listruk kan heheh..."Ucap Dara sembari ia tertertawa.
"Bibi mau tidur disini engga bareng Dara...Dara kesepian..pengem tidur sama Bi bi mau kan..."
Dara mengajak sang bibi untuk menemaninya tidur di kamarnya itu zemoat memikirkan jawaban dengan ekspresi san nada yang mengejek.
"Emmmm...gimana yaaa...hmmmm"Ucal Bibi sembaei meletakkan antara jari teluntuk dan sempol ke dagunya.
"Mau dong mana sama Dara engga mau gimana sjh Bi.ck..ck...ckk...parah banget sih Bibi kalo engga mau nemenin Dara malam ini.....Ck..ckk..ck"Ucap Dara sambil memnggeleng gelengkan kepalanya.
Dara pun langsung turun dan menutup pintu kamarnya tapi ia tidak menguncinya,Setelah menutuo ointu Dara kembali ke tempat tidur dan membantu bibinya untuk berbaring dan memakai selimut.Setelah membantu sang bibi memakai selimut untuk tidur,Dara berbaring di samping sang bibi dan dangn wajah mereka saling bertatapan.Dan lagi lagi sang bibi Arumi melijat mata Dara yang habis menangis tadi dan menanyakannya sekali lagi*.
"Dara..."
"Iya Bi ada apa?? bini mau minum kah???"Ucap Dara sambil ia membuka matanya yang hampir tertidur.
"Bukan...Bibi hanya ingi tahu kenapa kamu pas pulang taci habis nangis,Jangan bohong ke Bibi..bisa???..."Ucap Bibi sembari ia tadi ia berbaring lalu Bibi arumi melihat Yang sudah tidur.
"Apa secepat itu ia tidur??..Atau dia lelah...aku kasian dan prihatin terhadap kamu Dara.."
Ucap Bibi Arumi sembari ia mengusap usap rambut yang Dara yang tertidur dan perlahan karna efek ibat yang ua minum sebelun menemui Dara ia pun juga perlahan ikut tertidur , Setelah keadaan sunyi dan kamar yang keadaan cahanya remang remang itu Dara pun membuka matanya dan bangun melihat sang bibi yang tertidur pulas lalu ia mengatakan suatu hal.
"Maaf ya Bibi...Bukan maksud Dara untuk menghindar atau tak menjawab pertanyaan sang bibi..."
"Tapiii mm.."
"Memang Dara yang enggan buat cerita ke Orang lain karna Dara engga tau harus memulai dari mana....."
"Sekali lagi Dara minta maaf ya Bi..."
Ucap Dara pada sang Bibi lalu ia pun ikut todur di samping sang Bibi,Waktu malam itu berlalu cukup lama dan waktu pun berpindah yang tadinya malam berubah menjadi pagi hari di penuhi udara segar.Namun tidak dengan Aiden dan Jia yang tengah sudah bersiap pergi ke sekolah tetapu waktu sedikut nepet hingga kemudian ia menuruh Aiden untuk mengantarkannya,Aiden yang mendengarnya pun ia langsung turun dan memanaskan mobil nya di depan rumah.
"Jia buruan ini udah hampir jam 8...Keburu gembang sekolah kamu di tutup.
"Iya Kak...Jia turun sekaramg sebentar ya..."Ucap Jia sembari ia berteriak dari Jendela Apartemennya.
Semua orang yang mendengar suara Jia dari jendela apetemennya membuat semua orang melihat kearah mereka,Aiden yang malu karna di lihatin terus itu akhirnya ia masuk ke dalam mobilnya.
"Bukan Adek gw...Kenapa Jia lama banget...apa sih yang di lakuin sampe lama banget..???"
"Cewe emang lama banget ya dandannya??...Untung adik sendiri..."
...****************...
...----------------...
*SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya*...
...----------------...
...****************...