FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 18



Mendengar suara itu Dara dan Restika langsung menghadap ke arah suara,Dara melihat bahwa asal suara itu ia langsung tersenyum dan sedikit terkekeh.Frass yang melihat reaksi Dara hanya terkekeh dan mengucapkan apapun ia pun bertanya kembali.


"kamu kerja Ra disini??....sejak kapan??"Ucap Frass dengan wajah yang bingung.


"iya kak Dara kerja disini...udah hampir 3 tahun sih...Dara bingung mau ngapain di rumah...jadi dara kerja deh di resto ini..."Ucap Dara dengan menunjukkan seluruh ruangan di Resto itu.


"Apaaa??!!.."Ucap Frass dengan nada yang sedikut keras.


Teriakan Frass yang sedikit keras membuat seluruh pelanggan yang sedang makan di resto itu menoleh ke arah mereka,Dara yang merasa menjadi pusat perhatian dan merasa para pelanggan terganggu ia dan Restika pun meminta maaf atas kesalahan yabg di buat Frass.


"Maaf...Maaf...silahkan di lanjut makannya..."Ucap Dara sambil sedikut membungkuk.


"Maaf atas gangguan nya...maaf sekali lagi...Dan Dara bawa kakak kamu ke belakang aja bicarain baik baik sama dia..."Ucap Restika sembari membungkuk meminta maaf.


"Iya Kak Resti....Ayo kak ikut Dara sekarang.."Ucap Dara.


Dara menyeret Frass ke belakang dan membawanya ke ruangan Loker yang dimana iyu temoat menyimpanan barang barang para karyawan Resto,Frass yang di bawa adiknya ke belakang itu melihat keadaan rungan itu sedikit berantakan ia merasa bersalah karna ia membiarkan Dara bekerja di sebuah Restoran.


"Dara...???"Ucap Frass.


"apa ??..."Ucap Dara dengan melipat ke dua tangannya di Dada.


"Maafin kakak ya...gara gara kakak engga nemuin kamu...kamu jadi kerja di tempat kumuh kayak gini...kamu jadi capek gara gara kakak ga nemuin kamu...padahal kamu kalo sama kakak dari dulu kamu hanya perlu belajar dan engga perlu kerja kayak gini...maaf-"Ucap Frass.


Dara menutup mulut kakaknya dengan tangan hal itu membuat ucapan yang ingin di katakan Frass terpotong,Frass sekilas melihat wajah adiknya Dara yang tersenyum namun matanya sedikut berkaca kaca.


"Dara...??kamu..."Ucap Frass dengan sedikit terbata bata.


"Engga apa apa kak...yang penting kakak sekarang sama Dara kan...kakak enggak perlu sedih kayak gini ya...kakak engga perlu minta maaf lagian kerja disini pilihan Dara kok karna Dara engga tau mau ngapain sehabis pulang Kuliah..hahah"Ucap Dara dengan mengusap dan sedikit menepuk pelan lengan kakaknya.


"Kakak kira kamu kerja disini kamu kekurangan uang untuk membayar uang kuliah kamu Dara.."Ucap Frass dengan nada mengejek.


"Ohhh itu...ibu Dara ngirim uang tiap 3 bulan kak lumayan juga uang nya...entah ibu kerja apa sampe uang yang di kasih Dara itu gede banget...tapi uang itu engga dara pake Dara simpen aja...lagian uang kuliah Dara...Ddara kan dapet beasiswa dari kampus..."Ucap Dara dengan wajahnya yang menghadap ke bawah.


"Salah ngomong keknya aku ya Dar...maaf lagi yah..."Ucap Frass.


"Ehh engga...Kakak kok minta maaf lagi sih...kalo aku denger kakak minta maaf lagi aku bakal marah ke kakak...lagian itu cuma masa lalu doang kan...udah lah ayo keluar Dara mau ketmu boss...Dara mau Resign.."Ucap Dara.


"Kamu mau Riesign kenapa Dar...??kakak baru tau kamu kerja...eh tau tau mau Resign aja..??"Ucap Frass.


"Ohh itu...Dara mau Resign karna kuliah Dara tinggal 1 semester...Dara mau fokus sama Skripsi aja dulu "Ucao Dara.


Mendengar ucapan sang adik Frass hanya mengangguk ngangguk menandakan bahwa ia paham apa yang di katakan oleh Dara,Dara yang merasa bahwa ia sudah menjelaskan apa yang di tanya kan kakaknya itu pun ia mengajaknya keluar dari tempat mereka berada sekarang.Dara menyuruh kakaknya duduk kembali ke tempatnya di mana ia duduk tadi dan menyuruh nya memesan makanan untuk makan malam,Sementara Dara pergi untuk menemui bossnya di ruangannya untuk memberitahukan alasannya untuk Resign dari Restoran.


"Iya Pak...Saya yakin untuk Resign...Saya ingin Fokus ke Skripsi saya pak kali ini dan terimakasih ya pak selama ini bapak telah baik sama saya udaj di kasih kerjaan disini drngan gaji yang lumayan.."Ucap Dara dengan mengangguk anggukkan kepalanya lalu tersenyum.


"Baiklah jika itu yang kamu mau Dara...semoga Skripsi kamu lancar sampai selesai ya...dan jika kamu ingin bekerja lagi silahkan datamg kesini lagi...pintu Resto saya selalu terbuka untuk kamu ya..."Ucap Bos Dara yang menghampiri lalu menepuk pundaknya.


"Iya pak Arif...terima kasih atas doa dan dukungannya...saya permisi dulu ya..."Ucap Dara.


Dara Berjalan ke arah pintu dan keluar dari ruangan bosnya,Saat itu ia melihat kakanya yang duduk dengan ponsel di tangannya dan tangan yang satunya menyendok makanan.Dara yang melihat kakaknya hanya tersenyun tipis dan geleng geleng kepalanya,Ia pun menghampiri kakanya itu dan duduk di samping nya.


"Kalo makan itu...jangan sambil main ponsel nanti keselek..."Ucap Dara.


Karna Frass yang tengah sibuk dengan ponselnya tadi ia tak menyadari kehadiran Dara,Saat Dara tiba tiba di Sampingnya dan berbicara Frass pun sontak ia pun kaget dan tak sengaja tersedak.


"Uhuk...uhuk...uhuk...air...!!!"Ucap Frass yang meletakkan ponselnya lalu meminta air.


"Baru di bilangin juga kalo makan jangan sambil main ponsel...sekarang kejadian kan...ck..ck..ck"Ucap Dara sembari mengambilkan segelas air di dekatnya.


Dara langsung memberikan gelas berisi air itu kepada Frass,Frass langsung mengambilnya dan meminumnya dengan rakus hingga tenggorokannya merasa lega dan ia bisa bernafas lagi.


"Udah kan??...Gimana tenggorokan nya masih sakit??..."Ucap Dara.


"Kamu bisa engga sih Dara...jangan ngagetin kakak...Kamu liat tadi kakak hampur mati karna keselek..kamu mau kakak engga hidup ya.."Ucap Frass.


"kakak salah sendiri makan sambil main ponsel sampe engga nyadarin kalo Dara disini..."Ucap Dara sembari ia mengambil makanan yang ada di meja lalu memakannya.


"Haissss....iya iya...ayo kamu makan tadi yang ngajak kesini kamu kan.."Ucap Frass dengan Pasrah.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...