FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 15



"Engga deh..."


Dara yang di gandeng menuju keluar pintu mansion tiba tiba terhenti,Lalu dia menolak untuk keluar makan malam bersama Frass dan memilih untuk memasak sendiri karna ini sudah malam.


"Dara masak aja sendiri"


"Besok besok aja makan di luar...Dara capek...Lagian ini udah malam Besok Dara ada kelas juga dan ada bimbingan buat Skripsi..."


Dara menjelaskan kenapa ia menolak untuk malam bersama Frass,Frass dengan muka galaknya ia merubah Masam.


"Kenapa..."


"emang kenapa kalo dara bisa masak...kakak mau makan di luar bareng Dara..."


"Mau ya..."


Dara yang melihat tingkah kakak sedikit menahan tawa,Karna wajah yang biasanya Dara lihat yang tadinya galak berubah menjadi menggemaskan saat sedang membujuknya.


"Iya...iya....Dara mau"Ucap Dara sambil tersenyum geli melihat kelakuan kakaknya yang begitu menggemaskan.


"Tapi jangan salahkan aku...Dara akan menghabiskan uang kakak hari ini...Aku takkan membiarkan uang kakak tersisa sedikitpun mengerti..."Ucap Dara dengan nada yang sedikit mengancam tetapi menggemaskan bagi Frass,Frass yabg mendengar omongan adiknya ia pun langsung berubah sikap menjadi pria yang berwibawa.


"Silahkan habiskan uang kakakmu ini...Uangku banyak..Jadiii...Manfaatkan lah aku semaumu...Aku takkan kekurangan hanya karna membelikanmu makanan.."Ucap Frass dengan nada sedikit sombong dan menata jas yang ia pakai.


"Idihh...Narsis banget kak Frass..."


Dara yang melihat tingkah kakak nya yang begitu narsis memasang wajah kikuk,Ia pun melihat kakak yang memakai setelan Jas lengkap dengan aksesoris di tubuhnya yang lengkap.Frass menarik lengan Dara untuk pergi,Tetapi Dara tak bergerak saat tangannya di tarik oleh Frass.


"Kenapa??...katanya mau makan??"Tanya Frass.


"Kakak yakin mau pakai baju kayak gini??...pakai Jas dan Aksesoris kakak yang norak begitu???"Ucap Dara.


Mendengar ucapan samg adik Frass langsung melihat pakaian yang ada di tubuhnya itu,Pakaian yang menurutnya rapi dan bagus ia pun langsung melihat balik pakaian Dara.


"Kenapa dngan bajuku???Ini bagus ko..."Melihat pakaian dara dari atas ke bawah yang hanya memakai Kaos dan celana Training.


"Kenapa ngeliatin Dara kayak gitu kak??...Kakak ganti baju biasa aja...Dara takut kalo jadi pusat perhatian kalo pakaian kakak kayak gini..."Ucap Dara laku berjalan ke arah belakang tubuh kakaknya dan mendorong pelan kakaknya.


"Ttapi....!!!Kenapa??..."Ucap Frass yang bingung dengan tingkah adiknya.


"Udah...engga ada tapi tapian...kakak ganti baju biasa saja...Dara mau ajak kakak ke Tempat makan yang Dara mau...cepet sana.."Ucap Dara.


Frass pergi ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya karena ingin mengikuti kemauan sang adik dan langsung pergi ke kamarnya, Dara yang saat itu di ruang tamu ia duduk di atas sofa ia mengambil ponselnya dan memeriksanya Ia mendapatkan beberapa pesan dan panggilan dari Aiden.


"Aiden ngirimiku pesan banyak sekali ada ada 10 kali lebih panggilan...Tunggu...!!!"


"Sekarang kan aku ada janji dengan nya kan??...Oh my god....aku lupa pantas saja dia menelfon...Haruskan aku menghubungi nya kembali??"Ucap Dara sambil merebahkan dirinya di sofa.


Di saat itu Frass sudah selesai mengganti bajunya ia turun dari Tangga danmendekat ke arah Dara,Dara yang tadinya memegangi ponselnya ia langsung meletakkannya dan melihat ke aras Kakaknya Frass.


"Gimana??...udah puas??...udah ganti baju nih...ini baju paling sederhana yang aku punya...Dan ini baru pertama kali setelah lulus kuliah aku pake baju kayak gini lagi.."Ucap Frass dngan nada sedikit frustasi,namun apa boleh buat demi Adik kesayangan nya yang baru ia temui itu.


"Udah udah...engga apa apa...Ayok sekarang berangkat...Dara udah laper banget Dara ingin makan di suatu Restoran..."Ucap Dara dengan Antusias lalu menggandeng lengan Tangan Frass menuju keluar rumah.


Frass hanya bisa pasrah saat di seret sang adik menuju mobilnya,Namun di sisi lain Frass juga bahagia merasakan momennya saat ini yang sering ia dambakan dulu.


Di Tempat lain terlihat seseorang pria sedang berjalan sedang mencari suatu alamat rumah dan berakhir di deoan rumah Dara lalu ia mengetuk mengetuk pintu rumah Dara dengan wajah yang kesal,Dia adalah Aiden ia terus mencari keberadaan Dara mulai dari tempatnya bekerja kampus sampai alamat rumah Dara yang ia dapat dari data yang ia temukan namun Aiden tak kunjung menemukannya.Seorang Pria remaja yang sekitar berumur 18 tahun lewat dan berhenti di depan Rumah Dara dan Pria itu menemukan Aiden berdiri di depan pintu rumah Dara,Pria itu mematikan rokok yang saat itu ia pegang dan bertanya apa yang di lakukan Aiden.


"Mas..???...Nyari siapa..???Malam malam ko disini...masnya bukan orang sini ya...saya belom pernah lihat masnya disini..."Ucap Seseorang itu.


Aiden yang mendengar suara seseorang sedang bertanya kepadanya pun ia langsung berbalik Arah,dan melihat seseorang itu lalu sembari menjawab pertanya orang tadi.


"Itu...Saya Aiden temannya Dara...Ini benar rumahnya Dara kan ini alamat yang saya dapet masnya boleh cek in ini bener engga..??"Ucap Aiden sambil memberikan selembar kertas kecil di tangannya.


Pria itu menerika secarik kertas yang di berikan Aiden dan langsung membacanya,Aiden yang menunggu jawaban pun bertanya pada pria itu.


"Jadi Giamana mas??... benar mas ini rumahnya??...apa Daranya ada??..Dari tadi saya ketok pintunya engga di buka in pintu..dan saya telfon juga engga dia angkat...saya cari dia di kampus sama tepat kerjanya engga ada disana..kalo boleh tau Dara kemana ya ??"Tanya Aiden yang melipat tangannya lalu menghampiri seseorang itu.


"Ohhh....Cari Dara... sebentar ya saya tanya ibu saya dulu mungkin dia tahu dia dimana..."Ucap seseorang itu yang pergi kerumah yang dekat di samping Dara.


Melihat seseorang itu pergi Aiden menggaruk tengkuknya yang tidak gatal namun karna merasa heran siapa seorang pria tadi.


"Dia kenal Dara??...ada hubungan apa sama Dara ko dia manggilnya santai banget...Pacarnya???Engga mungkin tampilannya kayak anak SMA...tapi ngerokok??"Anak jaman sekarang..."Ucap Aiden dalam batinnya.


Aiden terus membatin seorang pria tadi yang masuk ke dalam rumah samping rumah Dara,Hingga tak butuh waktu lama Seseorang itu kembali dengan seorang wanita paruh baya di sampingnya.


"Cari siapa mas??..."Ucap wanita itu??


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...