
Kara yang melihat Restika bersama dengan seorang pria itu sedikit twrtegun dengan hal itu,Sedangkan Rstika dirinya hanya menatap dingin Kara dengan pria yang ada di samping Kara yang ia temui tempo hari.
"Iya aku disini"Jawab Dingin Restika.
"Kenapa sekarang dia dingin padaku??Kemarin dia tak begini sama aku"Batin Kara.
Kara hanya meresponnya dengan senyuman, Sedangkan Frass yang melihat pasangan itu mengenal Restika dirinya hanya bingung lalu bertanya.
"Kalian berdua ini siapanya Restika ya kalau boleh tahu??" Tanya Frass.
Kara yang nendengar Frass bertanya seperti itu dirinya pun menarik pria yang ada di samping itu.
"Saya Kara dan ini Suami saya dia Akbar"Ucap Kara sembari dirinya memperkenalkan suaminya.
"Saya Akbar"Ucap Akbar.
"Senang bertemu dengan kalian,Saya calon tunangan dari Restika" Jawab Frass.
Kara hanya membalasnya dengan snyuman dan kembali melihat Restika yang menataonya dingin.
"Kenapa tatapannya berubah"Batin Restika.
"Senang bertemu dengan anda tuan,Saya seneng bertemu dengan calon suami teman istri saya"Ucap Akbar.
"Waahhh,Saya merasa tersangjung dengan hak itu saya juga senang bertemu dengan kalian berdua.Jadi kalian berdua dengan aoa di hotel ini??apa disini temoat tinggal kalian berdua?" Tanya Frass.
"Kenaoa Frass nanyain hal itu sih,Cepat bawa aku pwegi aku tak ingin melihat mereka apalagi Kara sekarang"Batin Restika.
"Kami berdua sedang liburan tuan,Istri saya sedang mengidap karna hamil jadi saya mengajaknya untuk berlibur sekarang" Beritahu Akbar.
Mendengar hak itupjn Kara sedikit mencubit pinggang sang suami, Restika yang mendengar itupun menunduk kan keoalanya sedang tetapi tidak dengan Frass yang malah memberinya jawabatan tangannya.
"Waahhhh...Selamat untukanda tuan Akbar atas kehamilan istri anda "Ucap Frass yang memberikan selamat pada keduanya.
"Dia hamil sekarang??Dia bener bener melupakan ku sekarang ya,Kenapa sakit sekali rasanya" Batin Restika.
"Terimakasih kembali tuan atas ucaoannya,Dan kalau boleh tau tuan Frass dan Restika kenapa bisa ada disini??Apa ada sesuatu"Tanya Frass.
Restika yang melihat mereka berdua itu masih menahan sakit di dada nya itu apalagi di tambah Frass yang sok dekat dengan mereka membuatnya khawatir, Restika yang takut akan Frass yang mengetahui rahasianya itu dirinya pun menarik lengan Frass.
"Saya kesini karna Restika sedang-"Ucap Frass yang terpotong.
"Frass ayo pergi,Kepala ku sakit sekarang aku ingin segera tidur"Potong Restika.
Mendengar Restika yang mengatakan hal itu,Kara dan Akbar yang disana melihat ke arah Restika begitu juga Frass yang berubah menjadi khawatir terhadap Restika.
"Oh??Kambuh kah sebentar ya"
"Kamu tahan sebentarnya,Mari tuan Akbar dan Nyonya kami bedua pergi dulu karna Restika sedang tidak enak badan"Pamit Frass.
"Ohh iya tak apa bawa saja dia pergi"Ucap Akbar.
Frass pun dengan hati hati dirinya menuntun Restika untuk pergi ke kamar mereka,Sedangkan dari kejauhan itu Kara dan suaminya akbar melihatnya kedekatan keduanya.
"Lihatnya dia sudah ounya tunangan sekarang"Ucap Akbar.
"Ya baguslah,dengan begitu dia tak akan mengejarku kan.Apa kamu takut kalo aku kembali padanya??Kamu tenang saja aku kan sudah berulang kali bilang padamu tak akan mengkhianati mu"Jawab Kara.
"Iya iya aku tahu,Kamu sensitif sekali sejak hamil ini cara bicaramu jauh lebih pedas" Ungkap Frass.
"Memangnya aku cabe ya"Ucap Kara dengan nada kesal.
"Engga dong kamu istriku yang cantik dan baik mana ada cabe" Bujuk Akbar.
"Hmm kalau begitu ayok sekarang kamu pergi carikan aku mangga muda sekarang,Aku ingin makan itu aku akan kembali ke kamar sekarang tak jadi ikut denganmu"Suruh Kara.
Kara pun pergi dari tempatnya itu dan masuk ke kamar hiteknya itu,Sedangkan Akbar yang melihat istrinya meminta padanya mencari mangga muda wajahnya tampak bingung.
"Kenapa sekarang??"
"Ini udah malam,Lagian dimana aku nyari mangga muda padahal bukan musimnya Hah??" Gumam Akbar.
Akbar pun mengangjat kedua tangannya utu dan menatao pintu kamar hotelnya itu,Tak lama Kara pun menbuka pintunya itu dan melihat Akbar disana.
"Buruan pergi,Kalo kamu engga dapat mangganya jangan harao kamu bisa tidur di kasur"Teriak Kara lalu dirinya pun pintu hotelnya itu.
Mendengar apa yang di katakan sang istri itu,Akbar sedikit mengusap kasar keoalanya itu karna frustasi.
"Sudahlah cari saja demi anakku,Walau nanti dapet apa engga" Gerutu Akbar.
****
Sedangkan tempat kembali ke Restika yang matanya itu menitihkan air mata,Karna air mata itulah yang membuat dirinya tersadar akan lamunannya itu.Dirinya pun mengusap air matanya itu.
"Dia bener bener berubah sekarang dan menerima pria itu sebagai suaminya dan bahkan kara sekarang hamil"
"Apa aku bisa berubah juga??"Gumam Restika.
Perlahan Restika pun menoleh ke arah kamar mandi yamg di dalam sana ada Frass yang tengah mandi.
"laki laki itu bilang dia menyukaiku kan??"
"Apa perlu aku mencoba membuka hati untuk Frass sekarang dan mulai melupakan Kara??Apa dengan hak ini ayah bisa lebih bersikap lembut dan perhatian seperti dulu lagi???"Gumam Restika.
Restika pun perlahan menyentuh perutnya yang kram itu,Di samping itu juga Frass juga keluar dari kamar mandi yang.
"Kamu sedang apa Res??Sudah minum obatnya??"Tanya Frass.
Restika pun menoleh ke arah Frass yang baru keluar dari kamar mandi itu dengan sebuah kimono, Sedangkan Frass yang meluhat wajah Restika yang bingung itu sedikit mengerutkan keningnya.
"Kamu mikiran apa sekarang??Kayak serius banget mau cerita ke aku??" Tawar Frass.
Restika menghiraukan apa yang di katakan Frass itu.
"Aku ngelakuin ini demi ayah saja,Demi kasih sayang ayah kan agar ayah memperlakukanku seperti putri kecilnya dulu,Aku hatu bisa mrlakukannya kenanagan Kara itu aku aku menghapus nya"Batin Restika.
Frass yang melihat Restika terdiam saja tak membalas apa yang dirinya katakan itu pun menghampiri dan Menepuk pundak Restika.
"Restika??"Panggil Frass.
Restika pun dirinya langsung tersadar akan lamunannya itu dan melihat Frass di depannya, Di depannya itu Restika melihat Frass yang menatap nya begitu dalam.Melihat tatapan Frass itu pun Restika bediri dari duduknya itu dan langsung menyerang Frass.
Cuppppppp
Restika langsung mencium tepat di bibir Frass dengan agresif,Sedangkan Frass yang tekejut melihatnya dirinya pun bingung dengan sikap Restika dirinya pun sedikit mendorongnya pelan.
"Apa yang kamu lakukan,Kamu sedang sakit kamu engga apa apa kam??"Tanya Frass.
"Mau atau tidak,Aku tak apa sekarang dan tidak datang bulan hanya masih di fase Kram" Jawab Restika dengan tataoan dan nada dingin melihat ke arah Frass.
Mendengar pertanyaan dari Restika itu membuat Frass kaget apa maksudnya,Sedangkan Restika dirinya kembali mencium bibir Frass dan sedikit **********.
"Aku tak tahu apa maksudmu ini tapi ku harap ini benar benar murni kemaumanmu tak ada paksaan atau dorongan dari hal lain"
"Kamu melakukan nya terlebih dulu,Aku juga seorang pria dewasa yang normal"Batin Frass.
Frass pun perlahan dirinya membalas ciuman dari Restika itu dan sedikit mengangkat Restika,Frass mengangkat Restika dan membaringkannya di ranjang hotel itu tanpa melepaskan tautan bibir mereka itu.
"Demi kebahagiaan ayah,Aku akan nerima dia dan lakuin ini demi orang orang di dekatku yang semulanya kecewa"
"Mereka akan menerimaku kembali"Batin Restika.
Beberapa mereka bergelut dengan ciumanpanas di ranjang mereka itu,Hingga menghasilkan suara yang cukup keras berbunyi.Saat itulah Frass melepaskanciumannya itu dan menatap surai Restika yang durinya tindih itu.
"Kamu yang ingin melakukannya terlebih dahulu dan memancingku"
"Aku seorang pria dewasa dan normal,Apa kamu akan menyesal telah melakukan hal ini??" Tanya Frass.
Reatika pun menggelengkan kepalanya itu di saat Frass bertanya dengan hal itu.
"Aku tak menyesal,Lakukan atau tidak sama sekali"Jawab Restika.
Mendengar hal itu pun Frass langsung mengukung Restika dan menciumi tubub Restika,Tangan Frass menyentuh bagian bagian sensitif dari Restika itu yang otomatis membuat Restika menggeliat.
Ahhhhhhhh
Medengar suara ******* dari Restika itu membuat Frass semakin bersemangat melakukannya, Frass mulai nelepaskan satu per satu pakaian dari Restika itu hingga tanoa sehelai kain.Frass mun memjamkan matanya utu dan dengan seksama melihat tubuh Restika,Melihat hak Itupun Frass menelan ludahnya dan langsung melepaskan kimono yang dirinya pakai itu.
"Maaf kan aku telah memanfaatkan mu,Aku tahu ini salah tapi mungkindengan hak ini ayah mau berbiacara denganku"
"Aku harus bisa menahan hal ini"Batin Restika.
Restika dengan menahan desahannya Itu saat Frass memegang dadanya itu,Beberpa kali frass menekan dan mereka dada Restika itu.Hingga pada akhirnya Frass mulai mengarahkan Rudal amerikanya pada Restika,Tatapi sebelum itu sekali lagi dirinya dengan mata sayu bertanya pada Restika untuk memastikan.
"Kita akan benar benar melakukannya lebih awal,Aku ingin memastikannya sekali lagi kamu benar ingi lakukan hal ini"Tanya frass dengan tatapan mata yang sayu.
Restika yang mendengar hal itupun dirinya menatap ke arah Frass yang wajahnya sudah memerah dengan Tatapan yang sayu.
"Lakukan,Aku akan menahannya bukan kah hal ini yang di tunggu pria??"Ucap Restika.
Frass pun mulai mulai tersenyum lalu perlahan dirinya memasukkan rudalnya itu,Sedangkan Restika yang merasakan hal itu menahan rasa sakitnya itu dengan menutuo mulutnya.
Frass yang melihat nya pun menarik tangan Restika dari mulutnya itu.
"Jangan di tahan,Keluarkan saja suaramu itu"Ucap Frass.
Restika pun menganggukan keoalanya itu,Sedangkan Frass mulai memasukkan kembali Rudalnya itu dengan sempurna.Perlahan lahan di menggerakkan kan dan membuat Restika sedikit menggeliat,Seperti itulah hak yang mereka lakukan untuk melewati malam itu.Pasangan yang bahkan bekum melakukan acara pertunangan melakukan hal yang tak seharusnya di lakukan.
Temoat Pun berpindah pada Dara yang baru samoai di depan rumahnya itu dengan diantarkan oleh Aiden,Dara pun mengambil tas nya itu dan membuka pintu mobilnya.
"Makasih ya udah ajak jalan jalan sama makananya,Walau kamu cabul dan mesum dengan bodoh aku masih mau ikut kamu" Ucap Dara.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...
...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...