FIVE PROMISES

FIVE PROMISES
Series 68



"Apa yang kau katakan???...Tunggu kenapa kau ingin aku yang menolak nya??Bukan kau bisa lebih dulu menolak pertunangan diantara kita??..Lalu kenapa harus aku??"Ujar Frass.


Rsstika yang mendengar itu,Ia langsung sedikit menjauh dari Frass dan berdiri di dekat jendela.Raut wajah Restika nampak ingin menjelaskan,Akan tetapi sangat sulit untuk Restika katakan.


"Aku tak bisa menolak pertunangan ini...Kecuali.."Rintih Restika.


"Kecuali apa??..Katakan!!"Potong Frass,Padahal Restika belum selesai dengan perkataan nya.


Restika membalikkan tubuhnya,Lalu ia terkejut dengan Frass yang sudah di berdiri dari belakangnya.Restika mengangkat Kepalanya dan menatap Frass,Frass yang memperlihatkan wajah tegasnya itu membuat Restika sedikit menunduk.


"Kenapa??Beri aku alasan...kenaoa kau ingin aku menolakmu??.."Ucap Frass dengan lirih.


"Aku tak bisa..karna aku.."Jelas Restika.


"Aku menyukaimu.."Lontar Frass.


Mendengar itu Frass yang mengatakan perasaan sukanya itu,Membuat Restika tertegun dan perlahan menaikkan pandangannya menatap wajah Frass.


"Maksud kamu??.."Tanya Restika.


"Iya itu benar aku menyukai...tapi mungkin aku juga mencintai mu sekarang...Ya aku tahu kita baru bertemu yang ke 3 kali...tapi ini aneh...entah kenapaa sangat tertarik padamu aku ingin mengajakmu berbicara tapi aku tak memiliki kesempatan untuk itu...dan.."Ungkap Frass.


Mendengar penjelasan dari Frass itu,Membuat Restika menatap dalam Frass dan perlahan mengangkat tangan dan menaruh jarinya ke bibir frass dan membuat frass berhenti berbicara.


"Kau menyukaiku dan mencintaiku??..."


"Atau juga hanya menyukai wajahku saja??.."Tanya Restika sambil menatap mata Frass.


Frass yang mendengar sekaligus melihat Restika di depannya itu,Ia hanya menngangguk anggukkan kepala nya saja.Restika yang melihat Reaksi dari Frass itu, ia hanya tersenyum kecut,Lalu ia melepaskan tangannya dari bibir Frass.


"Apa kau yakin dengan perasaanmu itu???...Atau itu hanya perasaan semestara??"Ucap Restika.


"Apa yang kau katakan??...Aku serius.."ucap Frass.


"Hanya dengan 3 kali pertemuan saja??..Itu pun hanya dengan beberapa kata saja kita bicara dan hanya sebentar.."Ucap Restika.


"Aku yakin dengan perasaan ku...itu tak mungkin perasaan semestara..kenapa kau mengatakan hal itu apa ada yang salah??"Jawab Frass.


"Tak ada..Baiklah untuk ini kita selesai..setelah mendengar yang kamu katakan aku memang tak terlalu yakin..tapi jika kau menerima pertunangan itu bisakah kau memberikan waktu selama 3 bulan?? untuk kita saling mengenal saja??"Ungkap Restika sambil ia pergi ke arah pintu.


"Kenapa...apa ada alasannya??"Tanya Frass.


"Hmmm Ada aku belum mengenalmu sepenuhnya walau kau kakak Dara...akan agak sulit untuk menerima orang baru dalam hidupku...apa lagi aku adalah seseorang yang menyukai pelangi...Aku belum bisa menyingkirkan kenangan mantan kekasih ku jadi kuharap kamu mengerti"Ungkap Restika lalu ia membuka pintu ruangan itu dan ia pergi meninggalkan Frass.


Frass hanya terdiam saja di sana memikirkan perkataan Restika.


"Jadi hubungan dia baru saja berakhir dengan kekasihnya??Apa hubungannya dengan ku??


"Apa ada yang salah??...Kok engga lancar sih kayak di cerita cerita gitu??..Ko rumit banget..??"Ucap Frass dalam batinnya.


Frass sempat terdiam saja di ruangan iti,Lalu ia pun ikut pergi dan segera menyusul Restika pergi.Namun karna ia terlalu lama di ruangan itu,Ia sudah melihat Restika yang sudah duduk kembali bersama keluarganya di ruang tamu.


"Cepat sekali dia berjalan.."Batin Frass sambil melihat Restika di bawah.


Di bawah sana Restika melihat Frass dari bawah,Ia pun membalasnya dengan senyuman,Melihat itu Frass pun membalasnya dengan senyuman balik lalu ia turun ke bawah menyusul Restika.


Semua orang yang melihat Restika dan Frass sudah kembali,Mereka pun meneruskan pembahasan yang menjadi inti dari acara itu.


"Kau sudah kembali nak??..Jadi bagaimana??"Ucap ibu Frass.


"Iya ma.."Jawab Frass dengan senyuman.


"Jadi bagaimana nak??Apa kau setuju dengan pertunanganmu dengan Restika..?"Tanya Ibu Restika.


Frass yang mendengar pertanyaan dari ibu Restika itu,Ia melihat sekilas Restika yang menatapnya itu.


"Iya Tan...karna ini juga permintaan mama juga..Jadi Frass menerimanya.."Ucap Frass dengan tersenyum dan menyampaikan apa yang mama inginkan.


"Baiklah..kami senang mendengar apa yang kamu katakan ahahha.."Ungkap ayah Frass dengan sedikit tawaan.


"Tapi saya ingin meminta sesuatu Om..."Pinta Frass.


"Jangan panggil Om...Panggil saya Papa atau ayah..kamu adalah calon menantuku...Jadi apa yang ingin kamu Katakan mm?"ucap Ayah Restika.


"Jadi setelah saya dan Restika bertunangan nanti..untuk jarak menikah apakah boleh 3 bulan lagi??"Ucap Frass.


Semua orang yang ada disana sedikut terkejut dengan apa yang dikatakan Frass termasuk juga dengan ayah dan ibunya,Tetapi berbeda dengan Restika yang perasaan nya sedikit senang dan sedikut tersenyum ke arah Frass.


"Kau melakukannya??..."Batin Restika.


"Frass apa yang kamu katakan??...kenapa kamu bilang begitu??.."Ucap Ayah Frass.


"Kak??...Kenaoa diundur??"Tanya Dara.


Keluarga Bibi Mirna hanya diam memperhatikan saja, karna memang mereka memilih untuk tak ikut campur.


"Engga apa apa Pa...Frass hanya ingjn lebih mengenal bagaimana Restika..jadi Frass ingin mengundur pernikahannya.."Jelas Frass.


"Tapi apa itu tak terlalu lama??.."Ucap Ibu Frass.


"Engga ma..3 Bulan hanya 100 hari dan itu akan cepat berlalu...Dan lagi pula Mama tidak menyebut Frass tidak boleh mengundur pernikahannya kan.."Ucap Frass.


"Tapi kenapa harus 3 bulan??.."Ucap Mama Frass.


"Ya karna Frass ingin saja..lagi pula Frass juga ada beberapa pekerjaan yang lumayan panjang di perusahaan...Frass tidak ingin ada pekerjaan yang tergantung saat pernikahan dan bulan madu..Ya kan om tante ..."Ucap Frass dengan senyuman di wajahnya sembari ia bertanya pada kedua orang tua Restika,Lalu ia pun menatao Restika dengan senyuman.


"Jadi bagaimana Om??Tante??.."Uvap Frass.


"Kami tak bisa memutuskannya...itu pilihan dari Restika tanya Restika saja.."Suruh Ibu Restika.


Frass pun tersenyum dingin mebghadao Restika.


"Jadi bagaimana calon tunangan ku..??"Tanya Frass.


"Ck...pasti dia sengaja..."Decak kesal Restika.


Restika menatap Frass dengan menyipitkan matanya itu seperti Tatapan curiga.


"Baiklah...Lagi pula aku juga ada beberpaa pekerjaan..Jika itu yang kamu mau...aku akan lakukan.."Ucap Restika dengan sedikit mengangkat tangan dan bahunya.


"Anak ini Playing victim ternyata...tadi dia yang menyuruhku untuk mintaku memberikannya waktu cih...Akan ada kejutan di akhir.."Batin Frass.


"Tapi Untuk pertunangan aku ingin minggu ini dilakukan...bagaiaman Om tante...kalian setuju??."Tanya Frass.


"Kami sih boleh boleh saja..lebih ceoat lebih baik..haha"Jawab Ibu Restika.


Mendengar yang dikatakan Frass dan dan jawaban dari ibunya itu,Restika hanya bisa ternyum paksa dan melihat Frass dengan senyum kecut.


"Bunglon...kenapa harus secepat itu...cih.."Batin Restika.


"Wahhh...Kalau begitu selamat untuk kalian"Ucap Orang tua Restika dan Frass secara bersamaan.


Semua irang yang ada disana senang jawaban Restika dan Frass,Walau pernikahan nya masih lama tapi untuk pertunangan akan cepat dilakukan.Ibu Frass begitu senang akan kabar pernikahan dan pertunangan anaknya yang telah lama ia impikan itu,Ia memeluk suaminya dan gantian ia mengusap pundak putranya yang ada di sampingnya itu.


"Katanya engga mau..."bisik ibu Frass.


"Ya abisnya cantik mom...kan mama juga yang maksa kan hmm"balas Frass.


"Iahhh...kamu itu...tapi kenapa pernikhannya harus lama mama kan pengen cepat punya menantu.."Tanya Ibu Frass.


"Sabar...calon dulu maaaa..."Ucap Frass.


Ibu Frass itu hanya tersenyum pada Frass sambil sedikit mencubitnya.


"Jadi bagaimana pak..Mari kita makan malam sekarang tidak enak menunggu lagi takutnya akan terlalu malam"


"Mari mari..."Ucap Ayah Frass,Sembari ia mengajak keluarga Restika mengajak makan malam.


Mendengar ajakan dari Ayah Frass itu,Seluruh keluarga yang berkumpul itu pun berdiri dan berlaih ke tempat makan termasuk juga Paman dan Bibi Dara serta Alan.


Di ruang tamu itu hanya tersisa Frass dan Restika,Restika masih duduk di sofa itu.Frass yang melihat nya ia menghampirinya,Lalu ia duduk di samping Restika.


"Ada apa kau kemari??...Biarkan aku sendiri di sini"Tanya Restika.


"Aku hanya ingin bicara dengan mu memang kenapa??ada yang salah kah..??hmm...Jadi bagaimana???..Kau suka dan setuju dengan apa yang aku katakan tadi??"


"Sepertinya itu keputusan yang baik...Tunangan di minggu ini dan menikah 3 bulan kemudian..Itu ide yang sangat bagus kau tahu..."Ucap Frass.


Mendengar jawaban Frass itu Reatika menoleh ke arah Frass dengan tatapan kesal.


"Kenapa harus tiga bulan??..Harusnya kau mengatakan 6 bulan lagi...aku masih belum ingin menikah...kamu ini"Kesal Restika lalu ia pergi meninggalkan Frass sendirian dan pergi menyusul keluarganya untuk pergi ke meja makan.


Frass yang melibat kepergian Reatika yang meninggalkannya 2 kali itu ia pun di buat bingung kembali.


"Kenapa aku selalu di tinggal sih??..."


"Sabar demi calon Istri...akan aku buat kamu jatuh cinta dengan ku..hmm"Ucap Frass dalam batinnya dengan Girang,Lalu ia pergi untuk menyusul keluarga dan Calon mertuanya di meja makan.


"Kenapa kamu baru datang???...Kamu duduk lah di sebelah Restika...sana"Suruh Ayah Frass.


"Ck...kenpa pria nafsuan ini duduk di sebelahku.."Batin Rsstika dengan nada kesal.


"Aku??."Tunjuk Frass dengan dirinya sendiri.


"Kalau bukan kau siapa lagi...kau pria dewasa kenapa harus bertanya lagi.."Ucap Ayah Frass.


"Dengan senang hati...."Ucap Frass lalu ia pergi dan duduk di sebelah Restika,Frass yang telah berada di samping Reatika itu ia menatap Restika yang sudah memansang wajah yang kesal.


"Kau kenapa??.."Tanya Frasss.


"Diam kau...kenapa kau sangat cerewet sebagai laki laki.."Ucap Restika.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...----------------...


...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...


...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk dukung ya author bakal semangat kalau kalian suka...


...KOMENTAR jangan lupa lIKE,FAVORIT and VOTE...


...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...


...----------------...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...