
Pagi hari datang Di dalam kamarnya Dara masih tertidur dengan lelap dan nyenyak hingga saat Alarmnya berbunyi menunjukkan Pukul 7 pagi.Dara mematikan Alarmnya dan ia meneriksa ponselnya untuk melihat jadwal Materi yang harus ia bawa nanti saat ke kampus nya.
"Hah materi hari ini sangat lah sulit...semsemogari ini baik baik saja..."
Dara bangun dari tidur nya ia langsung membersihkan dan merapikan kembali tempat tidurnya,Setelah itu ia menuju ke kamar mandi dan membersihkan kan dirinya.Keluar Dari kamar mandi membuat Dara segar dan kembali hidup,Saat Dara ingin menganti baju namun ia lupa kini ia berada di dalam Apartemen Aiden.
"Gimana nih aku engga bawa baju ganti,Aku pinjem baju Aiden aja gimana ya??...dia bakal ngasih engga ya...au ah pinjem aja dulu..."
Dara membuka pintu dan melihat kanan kiri ia tak melihat siapapun di luar Dara hanya memakasi jubah mandi dari kamar mandi,Karna pintu kamarnya sebelahan dengan pintu kamar Aiden Dara memberanikan dirinya untuk mengetuk pintu itu.
"Ahhhh...siapa sih yang ngetukin pintu jam segini...masih pagi juga..."
TOK TOK TOK TOK
"Arrrggghhh...sialan..."
Ketukan pintu itu yang tak berhenti henti itu membangunkan Aiden yang masih Tidur,Aiden yang tak tahan mendengar ketukan pintu itu bangun dan membuka pintu.Namun saat membuka pintu ia tak melihat siapapun ia ingin menutup pintu kamarnya,Dara memanggilnya dari belakang pintu.
"Eh...jangan di tutup pintunya..."Tahan Dara dengan Tangannya yang di luar.
"Kenapa lo bangunin orang tau enggak pagi pagi...!!"jawab Aiden dengan wajah yang mengantuk dan rambut Acak acakan.
"pinjem baju ama celana dong...aku engga bawa gantikemarin kamu kan yang narik aku kesini"Pinta Dara peda Aiden.
"Oh baju...iya bentar aku ambilin"Ucap Aiden setengah Sadar.
Aiden masuk ke dalam Kamarnya dan membuka lemarinya untuk mengambil baju,Saat melihat Cermin Aiden sadar ia tak memakai baju saat keluar membukakan pintu.Aiden pun merasa malu dan mengusap wajah nya dengan kasar,lalu memakai bajunya untuk menutupi tubuhnya.
Aiden mengambil baju dan celana Olahraga nya lalu ia berjalan keluar ia memberikan bajunya kepada Dara yang masih di belakang pintu dengan jubah mandinya itu.Di dalam otak Aiden ada sedikit fikiran jahat untuk menggoda Dara.Dia berjalan ke arah kursi yang berada di meja dapur dekat pintu kamar mereka.
"Nih...ambil sendiri mau engga??"Suruh Aiden sambil menunjukkan baju nya kearah Dara.
"Aku engga bisa keluar...tolong jangan mempermainkan ku di pagi hari ku mohon!!"ucap Dara kepada Aiden.
"Kamu mau ganti baju kan nih ambil sendiribAtau kamu pakai baju kotormu lagi atau juga kamu keluar rumah pakai saja jubah mandi mu itu saja akan lebih menarik dan menggoda kamu akan terlihat sexy dengan itu"Ucap Aiden sembari menggoda Dara.
"Hah Dari pedofil kamu beralih ke cabul sekarang??"Ucap Dara dengan menghela Nafasnya.
"Mau engga Om lagi nunggu loh ini"Menggoyang goyang nya bajunya lalu di letakkan di atas meja.
Dara mulai kesal di pagi hari ia sudah di ajak bertengkar,Dara yang memang ingin segera berganti baju karna ia kedinginan ia membuka pintu dan segera ke luar pintu untuk mengambil Baju yang Aiden ambilkan.
"Sini bajunya "
Dara mengambil bajunya lalu ingin masuk lagi ke dalam kamar untuk mengganti bajunya.
Aiden melihat Dara keluar mengambil baju yang ia ambilkan dengan hanya memakai jubah mandi yang hanya sampai lutut nya dan rambut Dara yang masih basah,Aiden terpesona melihat Dara sampai ia tak berkedip saat menuju ke arahnya.Sampai Aiden pun tak menyadari tujuannya yang membiarkan Dara mengambil baju itu untuk menggodanya namun tak jadi karna Dara langsung lari Aiden tak sempat menarik tangan Dara.
"Ssshhhhh...Dagis itu membohongku dan sepertinya aku mulai lengah hmm"Gerutu Aiden.
Aiden memalingkan wajah nya dan sedikit tersenyum,Melihat dirinya yang salah tingkat di menepuk pelan pipinya agar tak menyukai Dara.Aiden masuk kembali ke kamarnya dan bercermin menatap dirinya sendiri yang berada di depan cermin,Aiden melihat dirinya sendiri dan tersenyum sendiri selesai itu ia mengambil handuk dan menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya agar terlihat lebih segar.
"Dasar om om pedofil bin cabul bisa bisa aku kejebak sama tu orang"
Dara melihat dapur yang bersih dan tertata rapi sedikit kagum melihatnya,Melihat Kulkas di samping westafel Dara membuka nya dan seketika kaget melihat isi dalam kulkas itu.
"Wahhhh...Dapurnya gede banget..!!"
"Rapi dan bersih banget lagi...kira kira bakal betah sih aku kalo disini dengan dapur segede ini...ck..ck..ck"Ucap Dara sambil berdecak kagum melihat isi Dapur.
"Kulkas nya mana ya??"Melihat kanan kiri.
"Ah itu...."
*cklekkkkkk....
"What...???Dapur segede ini and kulkas segede ini cuma ada air sama telor doang...Cuma ada 3 lagi telor nya???"
"Nih...Aiden ikan kali ya kagak makan cuma minum doang..!!"Menganga sambil menaikkan alisnya.
Melihat isi kulkas yang hampir di penuhi air tanpa ada bahan makanan,Dara membuka lemari lemari yang ada di atas westafel.Dara hanya menemukan beberapa bahan saja seperti Tepung,beras dan jamur kering,Melihat Bahan bahan makanan yang sedikit Dara berpikir ia ingin membuat sarapan apa.
"Masak apa nih???....cuma ada ini...tapi bumbu nya lumayan lengkap sih..."Batin Dara melihat beberpaa bahan itu dan menaruh tangannya di pinggang.
"Buat Soup aja kali ya...lumayan kan buat ganjel perut...masak nasi dulu lah..."
Dara memutuskan untuk pergi memasak soup,Setengah jam berlalu Dara masih sibuk di dapur dan Aiden masih di kamarnya.Dikamr nya Aiden baru selesai mandi dan ingin memakai pakaian,Aiden berkaca sembari mengoleskan beberapa skincare di wajahnya dan selesai.Aiden Keluar Kamar melihat Dara Sibuk menyiapkan Sarapan,Aiden melihat nya dari deoan pintu kamarnya dan senyum.
"Kayak lagi ngelihat istri nyiapin Sarapan buat suami hahah...Mending kemarin aku ajuin aja ya istri kontrak kenapa harus kekasih sih"Ucap dalam Aiden sembari menutup pintu kamar nya yang sedikit membuat suara.
Ceklekkkk.
Dara mendengar suara pintu itu dan menoleh ke belakang,Dara melihat Aiden yang baru datang dengan rambut basah yang wangi membuat nya sedikit bengong dan segera sadar dengan benhong nya.Aiden berjalan menuju dapur dan duduk di kursi meja dapur,Dara melihat Aiden menghampiri nya dan duduk di kursi sebelah meja.
"Om pedofil udah bangun ya..."Tanya Dara pada Aiden.
"Iya sudah...sedang apa kau dan apa yang kamu buat???"Tanya Aiden sambil mendongakkan kepala karna ingin melihat masakan yang di buat Dara.
"Kamu mau sarapan...tunggu sebentar ya"Suruh Dara pada Aiden dan mengambil beberapa alat makan lalu menaruhnya di meja.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...----------------...
...SAMPAI DI SINI DULU YA GUYS...
...Terimasih ya udah baca ,Jangan lupa untuk Kontar ya author bakal semangat kalau kalian komentar jangan lupa like favorit and share...
...Muach...Muach...Muach Cium jauh ya...
...----------------...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...